
Frost Dragon (Epic)
LV: 100
HP: 9000000/9000000
MP: 8200000/8200000
Phy. Defence: 60000
Mag. Defence: 60000
“Frost Dragon? Aku sama sekali tidak tahu tentang monster ini?” ucap VerHaz yang bingung saat melihat nama monster tersebut.
“Sepertinya dia hanya ditemukan di Dungeon ini saja! Semuanya bersiap!” perintah ThunDer pada kami. Frost Dragon mengepakkan sayapnya, membuat angina dingin menerpa kami. Tanpa sadar tubuh kami tidak bisa digerakkan.
“Freeze?” ucapku saat mengetahui Debuff yang kuterima. Liza tidak diam saja, dia pun menggunakan salah satu skill miliknya yang bisa menghilangkan Debuff, Devour itulah nama skillnya.
“Sepertinya ini akan sedikit sulit, Adel! Berikan Debuff padanya!” pinta ChroNoze.
Namun jawabannya tidak sesuai harapannya. “Percuma! Dia tidak sedang berada dalam jangkauan skill milikku!”
“Apa boleh buat, ThunDer! Kita serang dia!”
“Baiklah, ayo maju Sari!”
ThunDer dan aku menggunakan Skill kami secara bergantian. ”Unique Series Skill-Storm Slash!”
Aku berlari kencang menuju kearahnya dan menyiapkan skill yang akan kugunakan. “Spirit Skill-Aerial, Aero Blade! Aero Thrust!!”
[Player ThunDer memberikan 473890 Damage!]
[Aerial, Aero Thrust (Spirit Skill)
Skill LV : I (Skill ini tidak bisa ditingkatkan!)
Cost : 50000 Spirit Power
Cooldown : 180 detik
Memberikan sebuah tusukan yang setara dengan 200% Magic Point.]
[Memberikan 353280 Magic Damage, Title Master of Servant aktif! Saat memanggil ataupun meminjam kekuatan Spirit yang telah melakukan kontrak, meningkatkan 10% seluruh Status. Title Elementary Master aktif! Penggunaan terhadap unsur Element meningkat 30%!]
[Passive milik Frost Dragon terpicu! Saat mendapatkan serangan, serangan berikutnya akan berkurang 70%]
[Memberikan 137779 Magic Damage!]
“Eh! Pengurangan Damage?” Aku sangat terkejut saat tahu Damage yang kuberikan sangat kecil.
“Kalau begitu, serahkan padaku! Skill-Thunder Fist!” VerHaz menghentakkan kakinya, sesaat kemudian dia sudah berada dihadapan Frost Dragon. Pukulan pertama memberikan Damage yang cukup besar, tapi pukulan kedua…
[Player VerHaz memberikan 252960 Magic Damage]
[Passive milik Frost Dragon terpicu! Saat mendapatkan serangan, serangan berikutnya akan berkurang 70%]
[Player VerHaz memberikan 75888 Magic Damage]
“Passive yang menyebalkan! Sepertinya setiap serangan genap yang akan dilancarkan dikurangi Damagenya dengan cara menutupi tubuhnya menggunakan sayap!” jelas VerHaz.
ThunDer bertanya apakah ada yang memiliki ide untuk menghadapinya, aku pun angkat suara dan menjelaskannya pada mereka.
“Eh!? Kamu ingin aku menggunakan Light Arrow?” tanya Liza padaku, sepertinya dia terkejut saat mendengarkan ide ku.
“Yah, itu benar. Kau hanya perlu menyerangnya setelah serangan kami,”
“Jadi maksudmu, kalian bertiga akan menyerang bersama kemudian berganti dengan serangan Light Arrow milik Liza begitu?”
“Tepat sekali! Kau mudah memahaminya yah, ChroNoze. Jadi usahakan untuk menarik perhatiannya agar mendekati jarak jangkauan dari Adel, mengerti?” jelasku dan mereka hanya mengangguk pelan.
“Baiklah, ayo kita coba! Skill-Taunt! Berpencar!” ChroNoze pun memukul perisainya dengan pedang agar Agro milik Frost Dragon mengarah padanya, benar saja sesaat berikutnya Frost Dragon menggunakan skill type AoE, Ice Shower. Membuat kami segera berpencar sesuai dengan rencana.
Tidak ingin membiarkan Liza dan Adel terluka, ChroNoze pun menggunakan skill lain miliknya, Air Shield yang memunculkan sebuah perisai transparan pada orang sekitarnya.
“Pertama, serang bersama-sama!” pintaku.
“Okay!” sahut mereka.
“Skill-Fire Fist! Charge!” Sebuah kobaran api muncul ditangan VerHaz dan bersiap melepaskannya saat Charge telah selesai.
“Unique Series Skill-Storm Slash! Charge!” Sama seperti sebelumnya, pedang miliknya dilapisi petir namun semakin lama semakin besar.
Tidak ingin kalah, aku pun juga menggunakan Spirit Synchro Skill-Blazing Sword. “Spirit Skill-Ignite, Burning Sword! Spirit Synchro Skill-Blazing Sword! Blazing Dance! Blazing Strike! Charge!” Kobaran api menyelimuti pedangku dan perlahan kobaran api tersebut semakin menyala. Kami bertiga pun melepaskan skill kami bersama-sama.
[Serangan mengenai Target! Menggandakan Damage!]
[Memberikan 209568 Magic Damage, Efek dari Blazing Dance meningkatkan Magic Damage sebesar 20%! Blazing Sword meningkatkan Magic Damage 2X lipat! Title Master of Servant aktif! Saat memanggil ataupun meminjam kekuatan Spirit yang telah melakukan kontrak, meningkatkan 10% seluruh Status. Title Elementary Master aktif! Penggunaan terhadap unsur Element meningkat 30%!]
[Memberikan 653853 Magic Damage!]
[Player ThunDer memberikan 947780 Damage!]
[Player VerHaz memberikan 578340 Magic Damage!]
Seperti rencana, Frost Dragon mengabaikan serangan kami dan mengejar ChroNoze. Saat sampai dijangkauan Adel, dia pun segera menggunakan skill miliknya.
“Debuff: Break Armor!”
Frost Dragon (Epic)
LV: 100
MP: 7685000/8200000
Phy. Defence: 24000
Mag. Defence: 24000
“Bagus, dengan ini kita bisa mengalahkannya! Liza!” teriak ThunDer.
Liza pun menggunakan skill miliknya, Light Arrow.
[Player Liza memberikan 120930 Magic Damage!]
[Passive milik Frost Dragon terpicu! Saat mendapatkan serangan, serangan berikutnya akan berkurang 70%]
[Player Liza memberikan 36279 Magic Damage!]
Kami pun terus mengulang pola serangan kami dan berhasil mengalahkannya setelah 2 menit.
“Benar-benar merepotkan!” ucapku menghela nafas panjang.
“Ini baru Normal lho! Aku sama sekali tidak bisa membayangkan apa kita bisa menyelesaikan tingkat kesulitan Expert,” sahut Adel.
“Jangankan Expert, aku rasa kita tidak akan bisa menyelesaikan tingkat kesulitan Hard.” ThunDer memukul pelan kepala Adel setelah mengatakan hal itu. Tentu saja Adel marah dan menggembungkan pipinya, hal ini membuat kami tertawa setelah melihat tingkah mereka berdua.
“Aku akan memulihkan kalian sekarang. Skill-Healing Area!” Lingkaran sihir terbentuk dibawah kami, perlahan HP yang kami miliki pulih. Aku pun melempar MP potion pada mereka, setelah meminumnya kami pun melanjutkan penjelajahan.
“Sepertinya ini pintu menuju Boss Dungeon,” ucap ChroNoze setelah memeriksa dengan pasti pintu yang ada dihadapan kami. Kami berhasil menemukannya setelah 30 menit berjalan tanpa diganggu oleh monster yang ada didalam Dungeon.
“Jadi, kita akan masuk?”
“Kau benar Liza, akan lebih baik jika kita segera masuk kedalam. Karena itu, Leader! Tolong buka pintunya yah!” sahutku dengan sedikit tersenyum pada ThunDer.
“Aku tahu!” balasnya dengan ketus. Tidak lama setelah itu, dia pun mendekat kearah pintu. “Aku buka lho yah,” ucapnya dan membuka pintu dihadapan kami. Pintu pun perlahan terbuka dan kami memasuki ruangan itu bersama-sama.
“Baiklah, apa yang akan kita lawan kali ini?” ucap VerHaz penasaran.
10 detik kemudian pintu kembali tertutup, 5 detik setelahnya tidak terjadi apapun.
“Aneh, tidak terjadi apapun? Dimana Boss yang akan kita lawan?”
“Tetap waspada ThunDer, kita tidak tahu apa yang--“
“Datang!” Aku segera memasang kuda-kuda siaga, setelah memotong pembicaraan mereka. Mereka semua terkesiap mendengar peringatan dariku.
Sosok berwujud perempuan yang dikelilingi seekor Naga Air membuatnya terlihat cukup tangguh, kami pun memeriksa Status miliknya dengan seksama.
Aquaios: Water of Sage Dragon (Dungeon Boss)
LV: 200
HP: 60000000/60000000
MP: 43500000/43500000
Phy. Defense: 60000
Mag. Defense: 60000
“Aquaios!!” Kami terkejut bukan main saat mengetahui apa yang akan kami hadapi.
Dragon Hunter’s Online memiliki 6 pertapa naga yang menyebar diseluruh penjuru benua. Blazrios: Fire of Sage Dragon, Tregoise: Wind of Sage Dragon, Groudios: Earth of Sage Dragon, Aquaios: Water of Sage Dragon, Solios: Light of Sage Dragon dan terakhir Chaios: Dark of Sage Dragon. Saat ini baru ada 3 pertapa naga yang berhasil ditemukan yaitu, Blazrios pada Four Star Dungeon Molterous Mountain, Tregoise pada Two Star Dungeon Aerozion Cave, Groudios pada One Star Dungeon Vlosodka Cave. Kini kami menemukan salah satu dari mereka? Aquaios pada Dungeon Five Star Snowflaz Freezing Dungeon.
“Cih, kenapa harus kita sih?” keluh ThunDer.
Tidak lama setelah dia muncul, gumpalan air keluar dari tanah tempatnya berdiri. Dalam sekejap gumpalan tersebut pecah dan mengakibatkan tanah dipenuhi air. Menyadari apa yang ingin ia lakukan aku menyuruh mereka segera melompat. Tentu saja mereka melakukannya.
”Kau piker aku akan membiarkanmu menguasai tempat ini dengan Water Field milikmu hah? Spirit Skill-Frostier, Ice Fields!” Aku menancapkan pedangku ke tanah, seketika air yang ada disana berganti dengan es. Aku mengarahkan tanganku kearah depan, membuat Ice Fields dengan segera mengurung pergerakan milik Aquaios.
[Ice Fields (Spirit Skill
Skill LV: I (Skill ini tidak bisa ditingkatkan!)
Cost: 1000 Spirit Power
Cooldown: 60 detik
Mengubah daratan menjadi es dan bisa dikendalikan sesuai yang diinginkan pengguna.]
“Sari!” Mereka berlari menghampiri diriku, namun saat ini aku sedang terpaku dengan apa yang terjadi dihadapanku.
“Mustahil, dia... sama sekali tidak terpengaruh Freeze?” ucapku mmembuat mereka semua menatap heran dan memeriksa status Aquaios, yang berakhir dengan ekspresi sama denganku.
—————————————————————
Yahoo~
Saat ini saya akan sedikit menjelaskan sedikit informasi dari Dragon Hunter's Online.
Karena game ini baru dirilis, itulah yang membuat sistem perhitungan menjadi sangat tidak masuk akal. Damage yang dihasilkan menjadi cukup besar karena hal tersebut. Karena itulah setelah Volume 1 ini berakhir, pada Volume berikutnya akan menggunakan sistem yang sama dengan Game penerusnya, Arcane Fantasy Online.
Hanya segitu saja dan terimakasih karena telah mendukung Author. Sayonara~