
“Baiklah, sebaiknya aku juga harus cepat!” Aku dengan cepat membuka sebuah menu yang membuat sebuah portal muncul dihadapanku, aku pun memasuki portal tersebut. Kini aku telah berada di Snowflaz City. Lebih tepatnya, di alun-alun kota.
Aku mengganti Title Arena Master dan Spirit Dancer dengan Title Mana Solution dan Carry Team to Victory. Setelah melakukannya aku pun membuka pesan dari ThunDer dan memasukkan titik kordinat kedalam Area Map, hal ini membuat sebuah tanda titik berwarna merah muncul dan aku pun tidak percaya kalau jaraknya lumayan dekat dari Snowflaz City, yaitu sekitar 1200 Meter dari lokasi ku berdiri saat ini. Aku pun segera berlari menuju kordinat tersebut, hanya butuh sekitar 12 menit agar aku sampai disana.
Saat jarak ku sudah dekat, aku melihat lima orang berada disana. Salah satu dari mereka melambaikan tangannya, dia adalah Liza. Aku pun segera menyapa mereka, “Maaf, apa aku terlambat?”
“Tidak, kau tepat waktu! Kami juga harus menyiapkan beberapa hal yang harus dilakukan,” sahut ChroNoze.
“Jadi, apa rencana kalian?” tanya ku pada mereka. ChroNoze pun menjelaskan strategi yang akan kami gunakan.
ChroNoze menjelaskan kalau mereka akan menggunakan strategi anak panah. ThunDer dan aku akan berada disamping dengan ChroNoze yang berada ditengah sebagai tumpunya. Untuk Liza karena mengambil Specialize Priest, dia akan berada ditengah yang akan dilindungi oleh ChroNoze, ThunDer, VerHaz, dan aku. Sedangkan Adel berada dibelakang VerHaz, ini bertujuan agar Adel dapat lebih fokus untuk memberikan Debuff kepada monster yang akan kami hadapi. Jika ada monster yang menyerang dirinya, VerHaz yang memiliki reflex yang bagus akan segera melindunginya.
“Kalian siap? Aku buka yah,” tanya ChroNoze kepada kami. Melihat kami semua mengangguk pelan, dia pun membuka pintu Dungeon tersebut. Membuat sebuah panel notifikasi muncul dihadapan kami.
[Kalian memasuki Five Star Dungeon, Snowflaz Freezing Dungeon!]
[Level Requirements 100! Level telah memenuhi persyaratan!]
[Karena belum terjamah, kalian hanya akan memainkan Normal Mode!]
[Bonus Rewards akan dikirim jika kalian berhasil menyelesaikan Dungeon!]
“Eh?”
“Ada apa Sari?” tanya Adel padaku yang terlihat sedikit terkejut.
“Aku ingin memastikan ini, berapa level kalian saat ini, Liza, Adel?” tanyaku. Jawaban yang kudapatkan sangat mengejutkan, bagaimana tidak? Saat ini level Liza sudah menyentuh level 100, sedangkan Adel sudah menyentuh level 102. Karena kurang yakin, aku pun mengidentifikasi mereka.
Name: Liza (Support/Priest)
Gender: Female
LV: 100
HP: 2891000/2891000
MP: 4829150/4829150
Name: Adel (Support/Enchanter)
Gender: Female
LV: 102
HP: 1890500/1890500
MP: 5982600/5982600
“Wah, benar!” gumamku setelah melihat status mereka. Aku menatap ThunDer sesaat dan meminta Party Leader diserahkan padaku. Namun jawabannya sangat menyebalkan.
“Tidak! Kali ini aku yang akan menjadi Party Leadernya! Kau sudah terlalu sering menjadi Party Leader bukan? Sekarang gentian aku yang menjadi Party Leadernya!”
“Cih~” Aku menggembungkan pipiku karena kesal. Karena tidak mendapatkan Buff dari Title Carry Team to Victory, akupun menggantinya dengan Title lain yaitu Savior.
[Savior/S+]
Description: Anda adalah seorang penyelamat! Saat HP salah satu rekan Party kritis dan akan menerima Damage, anda akan menggantikannya dan dalam kondisi ini, Damage yang diterima hanya 50% dari Total Damage.
Walaupun tidak memberikan peningkatan attribute, efek yang dimiliki sangatlah berguna. Setidaknya jika salah satu dari mereka dalam kondisi kritis dan monster menyerangnya, aku bisa melindungi mereka walaupun terkena 50% dari Total Damage.
“Ada yang datang!” peringat VerHaz. Hal itu membuat kami waspada, tidak lama kemudian sekelompok Blizzara muncul dihadapan kami.
Blizzara (Elite)
LV: 60
HP: 500000/500000
MP: 420000/420000
Phy. Defence: 2000
Mag. Defence: 18000
Dengan cepat aku menggunakan Spirit Skill-Aerial, Air Analisyst. Setelah menggunaknnya aku pun memberitahu jumlah mereka, “Jumlah mereka ada lima kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari dua puluh!”
“Setidaknya sisakan sedikit untukku!” kesal ku yang sudah bersiap dengan senjataku.
“Ah, maaf. Sepertinya aku terlalu bersemangat tadi, hehe.”
“Sudah, sudah, lebih baik kita lanjutkan saja!” perintah ChroNoze yang mulai berjalan, kami pun melanjutkan penjelajahan Dungeon.
Monster yang kami hadapi saat ini hanya Blizzara dengan Rank Elite dan level 60, walaupun terkadang Blizzara dengan Rank Epic yang memiliki level 80. Kami tidak terlalu kesulitan menghadapi mereka, namun semakin kedalam jumlah mereka semakin banyak. Karena hal ini lah terkadang kami sedikit kewalahan oleh jumlah mereka yang terus bertambah seiring kami masuk lebih jauh kedalam Dungeon.
“Level mereka tidak terlalu masalah, tapi…”
“Jumlah mereka yang kelewatan, bukan?” sahut VerHaz ketika mendengar keluhan ThunDer.
“ChroNoze, apa masih jauh ruangan boss yang akan kita hadapi?” tanya Adel.
“Aku tidak tahu, karena Dungeon ini sama sekali belum terjamah, itulah yang membuat kita harus menjelajahinya,” jawab ChroNoze.
“Teman-teman, berhenti!” ucapku menghentikan langkah. Mereka bingung kenapa aku menghentikan langkah mereka, itu wajar karena aku sekilas mendengar suara langkah yang mendekat.
Liza bertanya padaku kenapa aku menghentikan mereka. Aku pun menjawabnya setelah mengeluarkan pedang, “Ada yang mendekat! Bersiap semuanya!”
Seekor Naga yang memiliki tubuh seperti es muncul dihadapan kami, membuat kami waspada dan memeriksa status monster dihadapan kami.
Frost Dragon (Epic)
LV: 100
HP: 9000000/9000000
MP: 8200000/8200000
Phy. Defense: 60000
Mag. Defense: 60000
“Frost Dragon? Aku sama sekali tidak tahu tentang monster ini?” ucap VerHaz yang bingung saat melihat nama monster tersebut.
“Sepertinya dia hanya ditemukan di Dungeon ini saja! Semuanya bersiap!” perintah ThunDer pada kami. Frost Dragon mengepakkan sayapnya, membuat angin dingin menerpa kami. Tanpa sadar tubuh kami tidak bisa digerakkan.
“Freeze?” ucapku saat mengetahui Debuff yang kuterima. Liza tidak diam saja, dia pun menggunakan salah satu skill miliknya yang bisa menghilangkan Debuff, Devour itulah nama skillnya.
“Sepertinya ini akan sedikit sulit, Adel! Berikan Debuff padanya!” pinta ChroNoze.
Namun jawabannya tidak sesuai harapannya. “Percuma! Dia tidak sedang berada dalam jangkauan skill milikku!”
“Apa boleh buat, ThunDer! Kita serang dia!”
“Baiklah, ayo maju Sari!”
ThunDer dan aku menggunakan Skill kami secara bergantian. ”Unique Series Skill-Storm Slash!”
Aku berlari kencang menuju kearahnya dan menyiapkan skill yang akan kugunakan. “Spirit Skill-Aerial, Aero Blade! Aero Thrust!!”
[Player ThunDer memberikan 473890 Damage!]
[Aerial, Aero Thrust (Spirit Skill)
Skill LV : I (Skill ini tidak bisa ditingkatkan!)
Cost : 50000 Spirit Power
Cooldown : 180 detik
Memberikan sebuah tusukan yang setara dengan 200% Magic Point.]
[Memberikan 353280 Magic Damage, Title Master of Servant aktif! Saat memanggil ataupun meminjam kekuatan Spirit yang telah melakukan kontrak, meningkatkan 10% seluruh Status. Title Elementary Master aktif! Penggunaan terhadap unsur Element meningkat 30%!]
[Passive milik Frost Dragon terpicu! Saat mendapatkan serangan, serangan berikutnya akan berkurang 70%]
[Memberikan 137779 Magic Damage!]
“Eh! Pengurangan Damage?”