Dragon Hunter's Online

Dragon Hunter's Online
Game XV: Arisa Keyla



Chapter 2: Arisa Keyla


‘KRING!!’ Suara alarm jam weker milikku berbunyi, membuatku dengan cepat mematikan alarm tersebut dengan kondisi masih dalam setengah tidur. Kalian tahu, aku masih membutuhkan waktu untuk bisa segera bangun dari tempat tidurku yang nyaman ini. Saat ini aku sedang dalam kondisi duduk dan mulai meregangkan seluruh tubuhku, agar aku tidak akan mengalami hal yang buruk saat beraktifitas nantinya.


“Baiklah! Waktunya mandi!” ucapku dengan bersemangat dan segera menuju ke kamar mandi yang ada disebelah kamar yang aku tempati ketika tidur, maupun beristirahat.


Oh, hampir saja lupa! Namaku adalah Arisa, Arisa Keyla. Teman-temanku biasa memanggilku Risa, umurku saat ini 16 tahun dengan tinggi 139 cm. Hari ini aku akan mengikuti Masa Orientasi Siswa di SMA Negeri Tangerang Raya II. Benar! Karena itulah saat ini aku bukanlah lagi murid SMP, mulai hari ini aku adalah murid SMA lho!


“Eh, kalau tidak salah semua barang-barang yang telah kuperlukan sudah ku letakkan di tas deh?” ucapku melihat seluruh barang yang aku butuhkan untuk mengikuti MOS nanti.


“Yup! Karena semuanya suadah ada, waktunya berangkat!” ucapku lagi, tapi kali ini dengan segera keluar dari Apartemen yang kusewa dan mulai berlari pelan menuruni tangga. Beberapa tetangga menyapa diriku, dan tentu saja aku membalasnya dengan sapaan hangat serta senyuman.


Saat sedang menunggu Angkutan Umum, aku bertemu dengan teman-temanku dan kami pun mulai berbincang-bincang dengan santai sembari menunggu Angkutan Umum datang.


“Oh yah, Risa! Apa kamu sudah memutuskan ingin mengikuti ekskul apa nantinya?” tanya salah satu temanku, dia adalah Veronica Adelle dan biasa dipanggil Nica.


“Nica! Padahal kita baru saja masuk dan harus mengikuti MOS lebih dulu, tapi kenapa kamu malah langsung membahas ekskul?” sahut temanku yang lain, dia adalah Eliza Hana dan biasa dipanggil Hana.


“Hana sudahlah, lagipula aku sendiri sama sekali tidak tertarik dengan ekskul. Itu malah membuatku tidak akan bisa memainkan Dragon Hunter’s Online dengan serius,” balasku menenangkan Hana dan juga Nica.


Setelah beberapa hal yang kami bicarakan, akhirnya Angkutan Umum yang kami tunggu telah tiba. Tentu saja kami segera menaikinya dan didalam, kami pun berbincang agar menghilangkan rasa bosan selama perjalanan. Aku meraih Handphone disaku dan membuka sebuah aplikasi, yaitu DHO Character.


Name: Sari


HP: 3057000/3057000


MP: 5500000/5500000


Spirit Power: 600000/600000


LV: 110 [729149/2250000]


Class: Support


Specialize: Summoner


Tittle: Master of Servant!, Sword Master, Elementary Master, Mana Solution, Carry Team to Victory!


Squad: -


Arena Rank: 82


Global Rank: Global Arena Rank 3219, Global Squad Rank-, Global LV Rank 98


DPS: 155600 (+25000)/Second


Magic Point: 148200 (28000)


Phy. Defence: 10460 (+1000)


Mag. Defense: 16420 (+4200)


Crit. Chance: 8% (+0%)


Attack Speed: 40% (+5%)


Movement Spd: 10740 (+30%)


Attribute Point s: 0


STR: 720 (+1690)


VIT: 1120 (+1700)


AGI: 820 (+1730)


DEX: 670 (+1350)


INT: 1970 (+3240)


Name: Spirit Rune Sword (Magic Long Sword)


Evolution: [0/2] Gunakan Item dengan Rank yang sama untuk melakukan Evolution


LV Req (Specialize): 100 (Summoner)


Status Req: STR +620, AGI +600, DEX +540, INT +1000


DPS: 25000/Second


Magic Point: 18000


Spirit Power: 600000


Spirit: 6/6


Durability: 10302


Extra Attribute: STR (+320), AGI (+280), DEX (+300), INT (+420)


Rank Item: Unique


Passive Ability:


[Spirit Realm V


Memanggil Spirit yang telah melakukan kontrak, ataupun menggunakan kekuatan dari Spirit tersebut tanpa menggunakan Mana. Tapi sebagai gantinya akan menggunakan Spirit Power.]


[Spirit Dance Art’s VI


Mendapatkan seluruh Unique Series Skill dari Spirit Dance Art’s, Magic Damage yang dihasilkan akan meningkat 60%.]


Active Ability:


[Spirit Energy V


Mengumpulkan kembali Spirit Power yang telah hilang sebesar 3% selama 20 detik, tidak bisa bergerak saat mengumpulkannya. Menggunakannya akan mengkonsumsi 30000 Mana, Cooldown 60 detik.]


[Spirit Executor V


Melakukan tusukan tajam yang akan memberikan 10000+((35% DPS + 60% Magic Point)*Level Ability) Magic Damage. Menggunakannya akan mengkonsumsi 120000 Mana, Cooldown 270 detik.]


[Spirit Slash X


Melakukan tebasan vertical yang akan memberikan 40000+((10% DPS + 30% Magic Point)*Level Ability) Magic Damage. Menggunakannya akan mengkonsumsi 60000 Mana, Cooldown 10 detik.]


Name: Spirit Box (Other)


LV Req (Specialize): 80 (Summoner)


Status Req: INT +1300


Magic Point: 10000


Durability: 9273


Extra Attribute: INT (+650)


Rank Item: Epic


LV Req (Specialize): 90 (Summoner)


Status Req: VIT + 900, INT +1000


HP: 120000


MP: 340000


Physical Defence: 400


Magical Defence: 2400


Durability: 8593


Extra Attribute: VIT (+450), INT (+500)


Rank Item: Unique


Passive Ability:


[Spirit Absorb III


Menyerap 50% dari Total Magic Damage yang mengarah kepada pengguna, Passive ini akan aktif setiap 30 detik.]


Name: Tiara Spirit’s (Helmet)


LV Req (Specialize): 0 (Summoner)


Status Req: VIT +400, INT +400


HP: 50000


MP: 120000


Physical Defence: 750


Magical Defence: 2500


Durability: 7251


Extra Attribute: VIT (+200), INT (+200)


Rank Item: Epic


Active Ability:


[Spirit Aura IV


Setelah mengaktifkan Ability ini, mengeluarkan sebuah Aura dengan warna seperti pelangi yang akan meningkatkan 40% Status selama 300 detik. Menggunakannya akan mengkonsumsi 20% Mana saat ini dan 4000 Spirit Power, Cooldown 600 detik.]


Name: Moonlight Neckakle (Accesoris)


LV Req (Specialize): 100 (-)


Status Req: -


Durability: 9218


Extra Attribute: All Attribute (+800)


Rank Item: Legendary


Passive Ability:


[Moonlight Aura III


Meningkatkan 30% Attribute saat HP berada dibawah 15%.]


Active Ability:


[Moonlight Blessing II


Setiap orang yang berada disekitar pengguna dengan jarak 20 meter akan mendapatkan peningkatan Status sebesar 40% selama 1800 detik. Menggunakannya akan mengkonsumsi 1% Mana/10 detik, Coodown 3600 detik.]


Name: Moonlight Boots (-)


LV Req (Specialize): 0 (-)


Status Req: AGI +300, INT +200


Movement Speed: 30%


Durability: 9173


Extra Attribute: AGI (+200), INT (+100)


Rank Item: Unique


[Master of Servant/C]


Description: Penguasaan terhadap para Spirit yang mengikat kontrak akan meningkat, saat meminjam ataupun memanggil Spirit seluruh Status akan meningkat 10%. Mendapatkan peningkatan All Attribute (+50), setiap kenaikan LV All Attribute +40 ketika dipasang.


[Sword Master/B]


Description: Menggunakan pedang sebagai Main Weapon walaupun tidak menggunakan Class Warrior, meningkatkan Attack Speed (+5%) saat menggunakan senjata pedang. Mendapatkan peningkatan STR (+320), AGI (+200), setiap kenaikan 5 LV STR +100, AGI +120 ketika dipasang.


[Elementary Master/A]


Description: Penggunaan terhadap unsur Element meningkat 30%. Mendapatkan peningkatan All Attribute (+200), setiap kenaikan 10 LV All Attribute +150 ketika dipasang.


[Mana Solution/A+]


Description: Penggunaan Mana saat menggunakan Skill akan berkurang sebesar 40%. Mendapatkan peningkatan INT (+500), setiap kenaikan 10 LV All Attribute +100 ketika dipasang.


[Carry Team to Victory/B]


Description: Saat menjadi Party Leader, meningkatkan seluruh Attribute sebesar 30%. Mendapatkan peningkatan All Attribute (+320) saat menjadi Party Leader ketika dipasang.


“Wah! Jika begini kami mungkin akan tertinggal jauh oleh kamu Risa!” ucap Hana mengejutkanku, setelah melihat Status Character milikku.


“Summoner itu salah satu Specialize terkuat sekaligus tersulit bukan? Saat pertama kali tahu jika Specialize kamu Summoner, itu membuat aku terkejut lho!” sahut Nica.


“Maafkan aku yah, bukannya maksud aku tidak ingin mengajak kalian. Tapi, aku diharuskan untuk menyelesaikan semua itu sendiri. Sekali lagi maaf,” balasku meminta maaf pada kedua sahabatku.


Itu benar! Saat ini aku tengah menyelesaikan Quest yang diberikan oleh Spiritku. Quest mungkin tidak terlalu tepat, jadi anggap saja itu adalah tugas seorang Master dari setiap Spirit yang melakukan kontrak dengannya. Hal ini kulakukan untuk meningkatkan kemampuan Spirit yang melakukan kontrak denganku, jika tidak kulakukan maka kemampuan mereka akan selalu berada jauh dibawahku.


Summoner adalah salah satu Specialize terkuat yang ada di Dragon Hunter’s Online, selain menjadi yang terkuat diantara Specialize lainnya, ini membuatnya menjadi Specialize tersulit. Sebenarnya aku mengambil Specialize tersebut karena saran salah satu temanku dulu, walaupun dia sendiri sepertinya membenciku sih. Karena hal tersebutlah yang membuatku menggunakan Specialize ini, bahkan para player lain memberikanku julukan “Princess of Spirit” karena keahlianku menggunakan kemampuan Spirit. Ngomong-ngomong, Nica dan Hana juga mengambil Class Support lho! Nica menggunakan akun bernama Adel dengan Specialize Enchanter dan berlevel 94, sedangkan Hana menggunakan akun bernama Liza dengan Specialize Priest dan berlevel 97. Kami bertiga selalu melakukan perjalanan bersama didunia Dragon Hunter’s Online, tapi karena aku harus mengerjakan sesuatu jadinya kami tidak bisa berpetualang bersama lagi deh. Hal ini membuat Nica dan Hana sangat kesulitan walaupun menggunakan kombo terbaik mereka. Tapi aku tidak terlalu khawatir lagi, itu karena mereka tengah bersama dengan teman laki-laki yang aku kenal. Mereka menggunakan Specialize Guardian, Blader, dan Warlock, jadi mereka bisa diandalkan.


Tanpa disadari, akhirnya kami pun telah sampai ditujuan. Saat turun dari Angkutan Umum, kami disuguhkan dengan pemandangan gedung sekolah berlantai tiga serta halaman yang cukup luas. Kami pun berjalan memasuki sekolah sembari berbincang, terkadang teman-temanku yang dari SMP maupun SD menyapaku.


“Sekolah ini benar-benar luas yah!” ucap Hana.


“Yup, kudengar ada tujuh lapangan di sekolah ini lho! Sepakbola, Voli, Basket, Badminton, Futsal, Atletik, serta Lapangan Upacara.” Sahutku menjelaskan informasi yang kudapatkan.


“Wah~ kamu benar-benar mempelajari sekolah ini yah, Risa!” puji Nica.


“Tidak kok, bukankah dibrosur yang diberikan waktu itu ada penjelasannya? Selain itu ada denah lokasinya juga lho disana.” Aku menunjuk kearah sebuah papan yang ada disebelah Hana, dia terlihat terkejut dengan papan tersebut dan itu membuat kami berdua tertawa karenanya.