
Hari ini Alea nampak sibuk dengan pekerjaannya,kini Albert dan Alea baru menyelesaikan meeting dengan salah satu klien
Rasa lelah menghampirinya,keduanya kini sudah kembali ke kantor
Dering ponsel Albert berbunyi menandakan ada panggilan masuk,ia pun segera mengangkat panggilannya
"Bagaimana? tanya Albert
(.....)
Albert mengernyit
"Kau selidiki terus wanita itu,mungkin saja bukan sebuah kebetulan",titahnya pada bawahannya
(......)
"Ingat jangan lengah sedikitpun,cari terus orang orang sekitarnya"
(......)
Albert mematikan panggilannya,ia memijit pelipisnya,rasa pusing memikirkan nasib saudaranya,di tambah lagi dengan pekerjaan di kantor membuat nampak sedikit frustasi
Ia menengadah melihat langit langit ruangan miliknya,tatapannya menerawang
"Mu**ngkinkah ada kaitannya dengan marylin,"batinnya
Ia pun mengingat kejadian saat masih kecil,saat terakhir ia tinggal di rumah Dave
flashback on
Saat itu setelah Laudya,bibinya Albert ibu dari Dave meninggal,Albert kecil yang berumur 5 tahunan menyendiri di dalam kamar,ia masih tinggal dengan keluarga Dave
Marylin pun resmi menjadi ibu tiri Dave,saat itu Dave masih berumur 2 bulan,
"Bibi,Albert sangat rindu,apakah bibi tidak rindu keponakanmu ini,"Albert menatap photo sang bibi yang sudah ia anggap ibunya sendiri
"Albert senang sekali sekarang tidak akan kesepian lagi,karena ada adik Dave di rumah ini".Albert berbicara pada photo yang dipegangnya
"Albert janji akan jadi kakak yang baik buat adik Dave,jadi bibi tidak usah khawatir,ia pun memeluk dan mencium photo dirinya dan sang bibi
Hingga pintu kamar terbuka,Marylin masuk, berjalan menghampiri Albert
"Hai,Albert,sedang apa nak?ucap Marylin seraya melihat sebuah photo
Raut mukanya berubah,Marylin pun mencoba menanyakan lagi sesuatu pada Albert
"Albert kenapa masih mengingat bibi,rindu ya?
"Sekarang kan sudah ada adik bayi Dave,apa Albert tidak merindukan papah,nak?"
"Papah Albert kan masih ada,bagaimana nanti kalau papah rindu sama Albert,gak ada temannya?tanya Marylin lagi,membuat Albert sedikit termenung
"Papah rindu sama Albert?ucap nya kembali pada Marylin
Marylin pun mengangguk,"seperti Albert sekarang rindu bibi,jadi kalau Albert tidak mau papah sedih dan gak ada temannya harusnya sekarang Albert tinggal bersama papah"ucapnya
Marylin melihat bagaimana reaksi anak itu
"Albert mau kan tinggal sama papah lagi,biar Papah gak kesepian,"ucapnya terus membujuk
"Albert mau tinggal sama papah,kasihan papah sendiri,ucap Albert seraya tersenyum
Marylin tak bisa menyembunyikan rasa senangnya,ia pun tersenyum dan memeluk anak itu
flashback of
Albert pun baru menyadari, jika ada sesuatu saat dulu ia tinggal bersama keluarga Albert
Ia pun menghubungi kembali bawahannya,ia kini yakin akan dugaannya
Segera ia mengirimkan photo wanita paruh baya ibu tiri Dave dan mengetik pesan
"Selidiki juga wanita ini"
Albert bersandar di kursi kerjanya,ia memejamkan mata sejenak,rasanya pekerjaan nya terasa menyiksanya,ia pun melihat kembali berkas berkas yang menumpuk di depannya
Melihat jam di pergelangan tangannya,waktu sudah menunjukkan siang hari dan waktunya jam istirahat kantor,ia pun menghubungi Alea untuk makan siang dan memberitahukan semuanya pada wanita itu
Ia tidak mengerti rasanya ingin selalu berada dekat dengan wanita itu
"Wa**jah yang cantik dengan senyumannya,kenapa aku selalu senang melihatnya,ya tuhan jantungku kian berdebar jika dekat dengannya,aku tidak bisa menghentikan perasaan ini,batinnya
"Tuan"...ucap Alea menyadarkan lamunan Albert,ia gelagapan dan salah tingkah
"Ehemm...Albert berdehem menetralkan rasa canggungnya
"Ayo kita makan siang Alea,sekalian aku mau menyampaikan sesuatu,"ucap Albert seraya bangkit,di ikuti Alea dari belakang
****
Cafetaria
Kini keduanya berada disebuah cafe yang tak jauh dari kantor,keduanya duduk di pojok cafe
Albert memesankan makanan untuk keduanya,kini keduanya pun makan siang bersama
"Alea,aku ingin mengatakan sesuatu,tapi ini masih dugaan ku saja",Albert memberitahukan maksudnya
Alea sedikit mengernyit"dugaan seperti apa?tanya nya pada Albert
"Tadi orang ku mengirimkan kabar dari Dave,ada seorang wanita yang bernama Yasmin hampir tertabrak oleh mobil yang tumpangi Dave saat perjalanan pulang kemarin dari pemakaman"ucap Albert
Kemudian ia melanjutkan ucapannya lagi
"Kini wanita itu bekerja merawat Dave,dan Marylin yang memintanya"
"Apakah menurutmu ini terlalu aneh?tanya Albert
"Kenapa Marylin dengan mudah mempekerjakan seseorang yang belum di kenalnya"ucapnya kembali
Alea sedikit terkejut,apakah tuannya ini mencurigai ibu tiri dari kekasihnya
"Apa tuan,...maksudku kau mencurigai Marylin?tanya Alea dan di anggguki oleh Albert
Mengambil napas pelan,Alea tidak pernah berfikiran ke situ,dan ia hanya bisa menyayangkan jika dugaan Albert benar
"Dave sangat menyayangi Marylin,ucap Alea
"Aku tahu ,jawab cepat Albert
"Dan pasti sangat sulit meyakinkan Dave,ucap Alea kembali mengingatkan Albert
"Maka kita harus mencari bukti,aku yakin itu,dan aku akan berusaha,papah ku akan membantu penuh dengan rencana yang ku buat"
"Setelah Dave pulih,kita akan menjalin kerja sama dengan perusahaannya,agar kita bisa lebih mudah masuk dan leluasa mencari kesempatan"ucap Albert,ucapnya untuk rencana kedepannya
Alea hanya bisa menuruti semuanya,karena ia yakin Albert orang yang tepat untuk menyelamatkan kekasihnya,ia akan berusaha sebisa mungkin untuk membantu
"Baiklah,saya akan membantu semuanya,apa yang harus saya lakukan dan mencari celah untuk mencari bukti,ucap Alea
"Bagus Alea,kita lihat lagi kedepannya saat Dave kembali lagi ke perusahaan,ucap Albert menimpali
****
"Albert yakin dengan dugaan itu,pah,"ucap Albert pada David sang ayah
"Kita harus meretas semuanya,papah akan mencari semua data dan kau harus mencari lagi sesuatu yang mungkin untuk di jadikan bukti yang kuat"
"Tapi sepertinya ada yang seseorang yang mengunci sistem pertahannya,ucap David curiga
Kini Albert dan David bersama di ruang khusus perusahaan Lexcorp
Tempat di mana ia bisa meretas data,dan mendapatkan semua informasi keamanan perusahaan
Sistem yang dibuat dengan begitu kuat,menunjang setiap data yang sulit di tembus untuk lebih mudah di bobol
David memandang ke arah putranya seraya berkata
"Saatnya kita membongkar kedok mereka, dan melindungi saudaramu satu satunya ....
...Mohon dukungannya favorit dan like komentarnya,happy reading...