Don'T Leave Me Please

Don'T Leave Me Please
Flashback#merawat tuan muda



Pagi kini menyapa,seorang wanita yang terlelap perlahan membuka kelopak matanya,rasa hangat kini ia rasakan dari pancaran sinar matahari yang menembus gorden kamarnya


Alea menggeliat,mata yang masih sembab akibat tangisan semalam masih membekas,ia segera bangun untuk membersihkan diri,lalu bersiap untuk ke pemakaman ibu dari kekasihnya


Ia akan berangkat bersama Albert,karena Albert juga selalu berkunjung,sekaligus mengunjungi makam ibunya yang terletak bersebelahan dengan bibi dan pamannya


Ibu kandung Dave merupakan bibi sekaligus ibu pengganti setelah ibunya meninggal dunia,ia sempat di asuh,karena sang bibi belum mempunyai keturunan,lalu setelah mengandung dan melahirkan Dave,ia kembali lagi dengan ayahnya,dan Dave dirawat oleh ibu tirinya,yaitu Marylin


Kini Alea sudah bersiap,ia pun menuang secangkir coklat hangat dan roti isi untuk memulai sarapan


Hingga terdengar bel pintu berbunyi,ia lalu bergegas melihat siapa yang datang,ketika tahu siapa orangnya segera ia membuka pintu


Wajah yang tampan,tersenyum dihadapannya sekarang ,dengan membawa 2 buket bunga lily untuk sang ibu dan bibinya


"Albert," ucap Alea tersenyum kembali mempersilahkan Albert untuk masuk


"Sepertinya kau sedang sarapan,boleh kan aku ikut sarapan,kebetulan aku belum sarapan",ucapnya seraya mengedarkan pandangannya melihat sajian di meja


"Oh,ya...mm...tapi cuma ada roti isi saja,"Alea takut Albert kurang suka,karena cuma itu yang tersisa di dalam kulkas,ia belum sempat mengisi bahan bahan makanan


"Tak masalah,aku juga suka",jawab Albert ia pun duduk menunggu Alea menyiapkan sarapannya


Matanya tak lepas ia menatap Alea yang sedang membuat sarapan untuknya


Rasa kagum dan suka perlahan menghampirinya terus menerus setiap hari,rasanya semakin besar hasrat ingin memiliki


"Ya tuhan,kenapa jantung ku berdebar setiap dekat dengannya,rasanya ingin selalu dekat terus dengannya,apa aku sudah mulai gila,terus menerus memikirkannya,apakah aku jatuh cinta padanya?batin Albert


Ia pun segera menepis pikiran yang terlintas di otaknya,ia pun segera menetralkan perasaannya


"Ayo kita sarapan,roti isinya sudah jadi,silahkan dinikmati,"ucap Alea tersenyum lebar,ia memberikan satu piring berisi roti isi dan coklat hangat


Albert melihat senyum Alea,ia begitu senang melihat wajah cantik dan senyum Alea,baginya Alea begitu menggemaskan


"Terima kasih"ucap Albert tersenyum


dan mereka pun sarapan bersama


****


Kini Albert dan Alea berangkat menuju ke pemakaman,Albert dapat kabar bahwa Dave sedang berada di pemakaman juga


Ia pun memutuskan memberhentikan mobilnya agak jauh dari tempat pemakaman


Alea pun mengangguk,kini keduanya menunggu di dalam mobil hingga Dave keluar dari area pemakaman


Deg


Alea merasakan sakit melihat kekasih hatinya,berada di kursi roda,hatinya begitu teriris,ia tak tega melihat kondisi Dave saat ini,


Sudah cukup lama ia tidak bisa bersama dengan orang yang dicintainya itu,rasa rindu yang menyiksa,ia tidak bisa memeluk sang kekasih


Dave...lirihnya


Tes


Air mata lolos begitu saja,rasanya ingin ia berlari dan memeluk pujaan hatinya saat ini juga


Albert pun melihat raut muka Alea yang nampak sedih,membuatnya tanpa sadar menghapus air mata di pipi mulus Alea


"Jangan menangis Alea",Albert menjeda kalimatnya


"A..aku tidak suka melihat air matamu,tiba tiba Albert tersadar ia segera menarik tangannya yang mengusap air mata Alea,dan ia benar benar sangat gugup


"Apa yang ku lakukan,batin Albert


Setelah Dave pergi,Albert pun segera melajukan mobilnya ke area pemakaman


Kini Albert dan Alea berada dihadapan makam dari ibunya Albert dan Dave dan sebelahnya makam daddy nya Dave


"Mah,Albert datang,kenalkan ini Alea,teman Albert sekarang",Albert pun meletakan bunga lily di makam ibunya


"Oh ya bi,ini Alea kekasihnya Dave,tapi bibi tahu sendiri sekarang Dave mengalami kecelakaan,dan koma,beruntung ia sekarang sudah pulih


"Hai mommy,Alea datang,semoga mommy tenang di sana"ucapnya


Alea sudah terbiasa memanggil sebutan mommy,seperti yang selalu Dave lakukan


"Albert harap bibi jangan sedih,karena Aku akan selalu menjaga dan melindungi Dave,Albert sayang kalian semua"ucapnya


Albert pun mencium nisan keduanya,nampak bunga lily pemberian Dave pun berada di makam bibinya,dan ia pun meletakan bunga kedua di makam daddy nya Dave


"Paman....Aku akan mengungkap semua yang menimpa keluarga kita,dan akan terus berusaha menemukan siapa dalang dari semuanya"


I love you All....lirih nya