Don'T Leave Me Please

Don'T Leave Me Please
BAB 13



Apa yg kau lakukan disitu ?


DEGHHH


jantung almeira rasannya mau copot mendengar suara itu, dia sudah menyerah, dia tidak mau bersembunyi lagi, almeira sudah mulai mau keluar dari bawah kolong meja, namun,


" aku, aku hannya mengambil air minum dari kulkas, itu saja, " jawaban dari wanita itu, membuat almeira mengurungkan niatnnya untuk keluar dari tempat persembunyiannya, yg bertannya tadi itu ternnyata dion, suaminnya,


" owh " dion hannya mengaguk agukkan kepalannya


" tuan, tadi aku melihat, eh, maksudku mendengar ada suara dari bawah kolong meja, aku takut tuan," wanita itu langsung memeluk lengan dion erat, seakan akan membutuhkan perlindungan,


Almira yang ada di bawah kolong meja menyembulkan sedikit kepalanya, lalu almeira memberikan isyarat kepada Dion untuk segera membawa Wanita itu pergi dari hadapannya, dan meminta agar dion berdiam diri dan tidak memberitahukan keberadaannya pada wanita itu,


meskipun di hati Almaira merasa terbakar dan cemburu karena melihat sang suami dekat dengan wanita lain namun apalah daya nya sekarang, dia harus tersembunyi jika tidak ingin pernikahannya diketahui oleh orang luar,


melihat sang suami yang berdekatan dengan seorang wanita membuatnya sakit hati, ingin sekali memisahkan mereka dan menjambak rambut wanita itu, Namun dia tidak bisa melakukan apapun sekarang, Dia hanya bisa menahan kekesalannya nya, walaupun hatinnya merasa sangat dongkol,


melihat kode dari istri kecilnya membuat dion langsung mengerti apa yang diinginkan oleh istrinya, lalu dion mengajak wanita itu pergi dari sana,


" ekhem, ayo kita pergi dari sini raina, mungkin ayah dan papamu sudah selesai berdiskusi, jadi, ayo keluar dari sini, " tatapan dion datar menatap raina,


oleh karena itu, jika ayahnnya memiliki pertemuan khusus dengan keluarga anggara, maka raina akan selalu bersemangat, bahkan harus menghabiskan waktu berjam jam hannya untuk membeli baju,


belum lagi perawatan tubuhnya, lalu ke salon,perawatan kuku dan masih banyak lagi lainnya hanya karena ingin bertemu dengan tuan muda dion, saat mendengar bahwa dion sudah memiliki kekasih,


maka itu tidak membuat seorang raina mundur, justru ia semakin tertarik untuk merebut dion dari ariestya, saat mendengar bahwa dion akan menikah dengan ariestya, itu membuatnya patah hati, dan itu sebabnya dia sangat kesal dengan almira juga,


saat dia tahu bahwa pernikahan dion dan ariestya gagal, karena ariestya pergi meninggalkan dion, itu membuat raina merasa bahwa dia masih memiliki kesempatan untuk menjadi istri dion, dan menjadi nyonya dion anggara,


namun harapannya pupus sudah, saat mendengar dari tante ani bahwa dion sudah menikah dengan orang lain, membuatnya sangat kesal, hingga dia tidak mendengarkan dengan siapa dion menikah, saat itu dan langsung pergi ke dapur mengambil air dingin untuk mencerahkan pikirannya, hingga semua kejadian itu terjadi


•••••


sebenarnya saat itu almira baru saja turun dari kamar, ia hendak pergi untuk jalan-jalan di taman belakang rumah sebentar, namun baru saja menginjak tangga ke 3, ia melihat sosok yang sangat tidak asing baginya, dialah raina sahabatnya, ia merasa bahwa ia tidak salah lihat, itu memang raina sahabatnya,


apa yg raina lakukan disini pagi pagi sekali ? tentu saja pertannyaan itu hannya berputar saja dikepalannya,


apa raina mengenal keluarga ini ? apa dia sangat dekat dengan keluarga ini ? itulah pertannyaan yg ada dikepalannya saat ini