Don'T Leave Me Please

Don'T Leave Me Please
BAB 17



HAPPY READINg GUYS, Makasih udah mau mampir,


suara pintu dibuka membuat almeira berjengkit kaget, dan membuyarkan lamunannya, ternyata dion yg masuk, almeira menatap dion tajam, sedangkan dion berjalan masuk tanpa peduli sedikit pun, bahwa ada manusia yg tengan menatapnnya seakan akan ingin menghabisinnnya saat itu juga,


almeira memperhatikan setiap gerak gerik dion, membuat dion agak risih dibuatnnya


" kenapa menatapku seperti itu, " ucap dion agak ketus


" memangnnya kenapa, apa kau terganggu dengan itu, " balas almeira tak kalah ketus, (efek cemburu 😹)


" mei, kamu ini kenapa sih, dari tadi perasaan ketus mulu kalau ngomong, " dion mengalah, dan berbicara lembut pada almeira, lalu duduk bersebelahan diatas ranjang dengan almeira,dengan kaki menyentuh lantai😹


sedangkan almeira, ia duduk sila, melirik dion yg duduk disampingnnya dengan lirikan mata, lalu memutar bola matannya,


" biarin, " ucap almeira lirih, lalu menatap kearah lain,


dion menarik lembut dagu almeira, dan mengecupnnya sekilas, lalu menatap almeira dalam dalam,


" katakan padaku, ada apa ? tannya dion masih dalam posisi yg sama


" aku tidak suka saat melihatmu asyik bercengkrama dengan raina, " namun, kata kata ini hannya diucapkannya didalam hatinnnya,


" tidak,tidak ada apa apa " almeira memalingkan wajahnnya kesamping, dion mengecup pipi almeira, almeira menatap wajah dion, dan akhirnnya mereka melakukan hubungan yg biasannya dilakukan oleh suami istri,


" pagi ma, pa, nek, ris, " sapa dion dan almeira, dion sudah siap untuk berangkat kekantor, dion turun bersamaan dengan almeira


" pagi," sapa balik mereka, serempak saat berucap,


" biar aku saja ma, " almeira mengambilkan roti dan mengoleskan selai diatasnnya, lalu memberikannya pada dion, lalu ia melakukan hal yg sama dan memberikannya pada oma yana,


" beda ya kalau udah punnya istri, semuannya diurusin istrinnya, dulu mah apa apa diurusin mama, " sindir rasika, dan mereka yg diruang makan terkekeh pelan,


" makannya, kamu juga buruan nikah, biar nanti kamu bisa ngurusin kebutuhan suami, "timpal almeira, dan mereka semua tertawa, kecuali rasika,


" aku masih mau nerusin kuliah, trus kerja, entar kalau udah kerja beberapa bulan, baru deh cari pacar, atau nikah, " jawab rasika, dan mereka yg mendengar hannya tersenyum,


" mama udah nggk sabar mau nimang cucu, semoga cepet dapat momongan ya sayang, " ucap mama ani, dan mereka semua yg mendengar hannya mengaminkan saja,


"semoga rasika dibukakan pintu hatinnya dan cepetan nyusul," lanjut mama ani lalu tertawa,


" ayo pah, kita kekantor, udah siap kan " tannya dion berdiri, diikuti almeira yg pergi kekamar mengambil tas dion,


" iya, papa udah siap, " ucap papa, lalu berpamitan pada mama ani, dan pergi kegarasi,


" ini tas kamu mas, hati hati dijalan ya, " ucap almeira, lalu menyalami tangan dion,


" kamu juga ya, " jawab dion lalu berlalu


" kak, aku nanti kuliah siang, kak mei juga kan ? Tannya rasika,


" iya, nanti berangkat bareng ya, " ucap almeira, dan rasika mengagukkan kepalannya, lalu pergi kekamarnnya,


Almeira berjalan ke kamarnya, baru sampai tangga ketiga, tiba-tiba handphonenya berdering, saatnya melihat notifikasi, ia melihat nama raina di sana, dan saat membuka pesan, ternyata raina memintanya bertemu di sebuah kafe nanti jam 09.00,


Masih 2 jam lagi, pikirnnya


Lalu meneruskan jalannya, sampai dikamar ia meraih salah satu tasnnya, ia memiliki



Ruangan sendiri untuk beberapa koleksi tasnnya, berjalan kesalah satu tasnnya, dan mengambil yg terlihat sudah lama sekali, tasnnya sudah terlihat ketinggalan jaman, namun memiliki kejayaan saat jamannya dulu,


Mengambil tas tersebut, dan membukannya, dibagian depan, ia mengambil sebuah foto yg ada didalamnnya,


AINUR & ALMEIRA


Itulah tulisan dibalik foto tersebut, foto yg diambil 3 tahun yg lalu, seseorang memberikan tas ini beberapa bulan yg lalu, seseorang yg tidak almeira ketahui, namun foto foto yg ada didalamnnya, sangat sangat ia ketahui, bahkan, almeira sangat mengenalnnya,


Beberapa foto, dan ada video juga didalam tas itu,divideo itu menampilkan ada 2 orang didalam sana, satu orang wanita dan pria, yg masih kuliah, sedang berciuman didalam sana, tentu almeira sangat mengenal mereka, bahkan tidak menyangka mereka akan melakukan hal itu,


Almeira menghela nafas melihat semua itu ia hannya menitikan air matannya, tak menyangka mereka akan menghianati pasangan mereka,


Lalu menutup kembali, tas tersebut, meletakkan tas tersebut ditempat semula, berjalan kearah meja laci, menulis surat untuk seseorang


~ Sudahlah, biarkan saja, aku harap, dia mengetahui semuannya sendiri, walaupun aku ingin, aku ingin sekali memberitahu padannya kebenaran ini, namun aku takut kalau nantinnya, dia akan merasa sakit hati, patah hati, lebih baik, kita berpura pura tidak tau apa apa, menjalani hari hari seperti semula, menatap masa depan tanpa menoleh pada masa lalu, ikhlaskan dia, dia bukan orang yg baik untukmu, jika dia adalah orang yg baik untukmmu, maka dia tidak akan meninggalkanmu, bukan, maksudku, dia tidak akan pernah berselingkuh darimu, harusnnya di setia padamu, bukannya mengingkari janjinnya dan menjalin hubungan dengan wanita lain didelakangmu, dia bukan pria yg baik, lupakan dia, carilah pria, yg benar benar memcintaimu, ~


~ DARI SAHABATMU ALMEIRA KINARA AYUNDA 💞