Don'T Leave Me Please

Don'T Leave Me Please
BAB 10



Hari ini cuaca sangat cerah, seperti biasannya, almeira akan membantu para pelayan didapur, menyiapkan keperluan sang suami, dan lain sebagainnya,


hari hari pun berlalu dengan cepat, saat ini, almeira, dan rasika mulai masuk kuliah, dion, sibuk dikantor, papa nino juga sibuk dengan pekerjaannya, hannya oma dan mama ani yg sedang santai santai ditaman belakang,


" mama, aku sangat senang, mama mau menemaniku mengobrol disin, " ucapa ani, dengan senyuman hangat yg ia tunjukkan pada sang mama mertuannya itu


" tentu sayang, mana mungkin mama menolak ajakanmu, sebisa mungkin mama akan sering sering mengobrol denganmu, mama kesepian, mama sudah tua, mama hannya ingin duduk dirumah, " ucap yana lirih, memandang tumbuhan yg dulunnya ia rawat dengan apik di depan sana


" iya ma, aku juga akan sering sering menemani mama, " ucap ani, menatap cangkir yg sedang dipegangnnya, hening beberapa saat, lalu ani mencoba membuka kembali rahasia masa lalu mereka,


" ma, bagaimana kalau ada seseorang yg mengetahui tentang kejadian itu, ? tannya ani khawatir, hening beberapa saat sebelum yana menjawab pertannyaan sang menantu keaayangannya,


" kamu tenang aja an, semua akan baik baik saja, " jawab naya, lalu menyuruh para maid yg ada disekitar mereka untuk pergi meninggalkan mereka, agar mereka bisa mengobrol dengan leluasa,


" tapi ma,.." kata ani terputus, menatap sendu sang ibu mertua


" ani..dengarkan mama, dulu kita bisa menyembunyikan fakta ini, sampai sampai semua orang tidak ada yg mengetahuinnya, hannya mama dan kamu saja yg tau tentang ini, jadi tenang saja, tidak akan terjadi apapun, mama pastikan semuannya tetap akan tertutup secara rapi, " kata yana


" tapi ma..bagaimana kalau suaminnya masih mencari tau sampai saat ini " ucap ani khawatir, yana menatap sang menatu kesal


" sudah mama katakan ani, jangan khawatir, semua akan baik baik saja, suaminnya juga dulu sudah mencari tau, tapi apa, tidak berhasilkan, alias gagal, kita menyembunyikan jejak dengan sangat baik, sampai sampai, tidak ada bukti apapun yg tertinggal, saksi ? tidak ada saksi, karena saat itu jalanan sangat sepi, tidak akan ada yg melihat kejadian itu, " ucap yana


" mama mungkin benar, bahwa kita tidak akan tertangkap karena kita berhasil menyembunyikan jejak dengan sangat baik, namun, rasa bersalah menggerogoti relung hatiku, aku merasa bersalah ma " ucap ani menelisik kededaunan, seolah olah sedang menerawang kemasa lalu, sambil meminum teh hijau yg ada di tangannya


" hahhh, jangan diingat lagi kejadian itu, lebih baik jangan membahasnnya lagi, mama tidak suka, " ucap yana ketus


" baiklah ma, ani tidak akan membahas ini lagi didepan mama " ucap ani lirih, oma yana hannya berdehem pelan, lalu mereka mengobrol lagi, namun membahas hal yg lainnya, bukan membahas apa yg terjadi belasan tahun yg lalu, beberapa jam mereka habiskan untuk mengobtol bersama, sudah saatnnya oma yana untuk istirahat, dibantu oleh sang pelayan pribadi, oma yana bersiap untuk pergi kekamarnnya


mungkin mama benar, **bahwa aku tidak seharusnnya mengingat masa lalu, namun aku merasa bersalah jika mengingat wajahnnya ma, dia sangat mirip dengannya, aku, aku merasa bersalah, mau sampai kapan kita menyembunyikan semua rahasia ini, sampai kapan ma, suatu saat, bangkai yg kita tutupi, pasti baunnya akan tercium juga, aku takut suamiku akan kecewa, aku takut kehilangan segalannya, sampai sampai aku melupakan bahwa aku bersalah, aku seharusnnya masuk kejeruji besi untuk mempertanggung jawabkan tindakanku dimasa lalu,


mungkin saat ini kita bisa tenang, namun suatu saat, semuannya pasti akan terkuak, rahasia masa laluku**,


ucap ani didalam hati, menatap kepergian, sang mertua


Jika ditempat tadi mama ani dan oma yana sedang membahas masa lalu, maka beda lagi disini, disini seseorang sedang jatuh cinta pada pandangan pertama


" hai, **bolehkah aku bergabung dengan kalian disini ? tannya seorang pemuda, lalu duduk dikursi kosong depan kami, setelah dipersilahkan untuk duduk


" perkenalkan, namaku gio ardiannsyah, siapa nama kalian " ucapnnya mengulurkan tangan kanannya, seakan akan mau berjabat tangan


" namaku almeira kinara anggara, kau bisa memanggilku almeira, " jawabku, menjabat tangannya sekilas, lalu rasika juga menjabat tangannya


" ekhem " aku berdehem pelan, lalu mereka terlihat salah tingkah dan segera melepas tangan keduannya dengan canggung**,


" emm maaf, " ucap gio melirik kearah kiri, sepertinnya menghindari kontak mata dengan rasika, sambil mengelus elus tengkuknnya


" eh tidak apa apa " jawab rasika cepat, kami sedang makan siang saat ini, mungkin aku mengganggu mereka, yasudah, aku langsung pergi saja dari tempat itu setelah berpamitan dengan mereka


" aku pergi dulu ya, ada urusan mendadak " kataku sambil berdiri


" yasudah hati hati ya, " ucap rasika lalu aku mengagguk


" maaf gio, aku harus pergi, kau makan dengan rasika saja tidak apa apa kan ? ucap ku mengangkat sebelah alisku


" iya tidak apa apa, " katannya lalu aku pergi meninggalkan mereka,


seorang wanita cantik, bersurai kuning, dengan kaos yg menampilkan perutnnya, dan rok pendek diatas lutut, tampak dari wajahnnya sepertinnya bule, dia berjalan dengan anggun, melangkah kearah dua sejoli yg sedang bercengkrama, lalu bergelayut manja dileher sang pria, mengecup sekilas pria yg tengah bersenda gurau dengan seorang wanita bersurai kecoklatan


gadis bersurai kecoklatan itu nampak risih dengan perlakuan sang wanita bersurai kunig tersebut, lalu sang gadis secepatnnya pamit, dari tempat itu, karena menganggap bahwa dirinyya hanyalah seekor nyamuk, diantara pasangan yg sedang menampilkan kemesraannya, dimana sang wanita bersurai kung tersebut nampak bergelayut.manja dilengan kekar sang pria muda tersebut,


πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’ž


***Jadi guys, gimana nih ? siapa wanita bersurai kuning ?


siapa gadis bersurai kecoklatan ?


siapa juga pria itu ya ?


kemana perginnya almeira ?


urusan mendadak apa yg dimaksud almeira ?


menurut kalian, entar si gio sukannya ama siapa ?


jangan lupa tinggalkan jejak ya guys, author sangat berterima kasih untuk kalian para readers yg udah mau nyempetin waktu kalian ke cerita author, sekali lagi makasih ya, love love deh buat kalian😹😹


jangan lupa, like, vote, and coment, minta likennya ya guys, like aja deh, like ya guysπŸ˜ΉπŸ’žπŸ’ž


HAPPY READING GUYS ~ πŸ’ž***