Don'T Leave Me Please

Don'T Leave Me Please
Kenyataan pahit



Flashback on


Albert mengemudikan kendaraannya untuk menjemput Alea


Matanya mengernyit melihat mobil pick up berhenti di hadapan Alea dan seketika matanya terbelalak melihat Alea di bekap dari belakang,belum sempat ia menolong,para penculik melaju membawa Alea


Albert pun mengikutinya,ia harus menyelamatkan Alea


Hingga ia tahu di mana tempat Alea di sekap,rasa marah mulai menjalar saat ia tahu markas yang digunakan untuk menculik Alea adalah milik Dave


Ia pun turun dari mobil yang terparkir jauh dari markas,ia tidak ingin ada yang tahu dan menyelusup masuk ke dalam markas tempat Alea di sekap


Hingga ia berhenti,dan bersembunyi di salah satu pilar bangunan, ia melihat seseorang yang ia kenal berjalan menuju ruangan tempat penyekapan


"Dave,kau keterlaluan,jika terjadi sesuatu pada Alea aku bersumpah akan membuatmu menderita,"batin Albert


Ia terus bersembunyi sembari mendekat menuju ruang penyekapan,setelah beberapa menit menunggu ia melihat orang pria masuk


Mengernyit heran,"apa rencana dave sebenarnya,batinnya


Kini ia merasa was was,ia sudah tidak sabar untuk masuk,tapi ia harus tahan dulu sebelum Dave dan orangnya keluar


Kemudian ia kembali melihat Dave keluar,tapi ia terkejut dengan jeritan Alea dan lima pria tadi yang masih di dalam ruangan


Jantungnya berdegup kencang,ia takut terjadi sesuatu pada Alea ,bergegas ia untuk masuk dan ...


Brak


Betapa terkejutnya ia melihat bagaimana Alea bersimbah darah pada bagian perutnya dan terkulai di lantai


Albert dengan amarah memuncak menghajar ke lima pria tersebut dengan sangat murka,membuat pria pria itu babak belur dan keluar dari ruangan


POV(Alea)


"Lepaskan...aku ...tolong..


" Ya tuhan apa yang harus ku lakukan,Dave kenapa kau tidak pernah mempercayaiku,aku takan pernah memaafkan mu,ini adalah luka yang tidak akan pernah aku lupakan


"Aku tidak bisa menghentikan mu,sungguh sakit...


lebih baik aku mati daripada hidupku hancur,dan harus selalu kau ingat aku melakukan semuanya untuk melindungi mu....


"Biarlah suatu hari nanti kau tahu kebenarannya,betapa aku mencintaimu lebih dari diriku sendiri...batinnya


Alea melirik ke samping pisau yang digunakan para pria tadi untuk membuka ikatannya


Secepat kilat ia mengambil pisau itu,dan menusuk perutnya sendiri


Selamat tinggal dave....


Rasa dingin menjalar ke setiap tubuhnya,ia


terkulai dan pandangan yang mulai mengabur


***


Dave sungguh kacau,ia sangat sakit melihat kenyataan pahit ini,ternyata ia hidup dalam sebuah kebohongan


a tak menyangka Marylin memiliki dendam dengan keluarganya,orang yang dari dulu merawatnya dan ia menganggap malaikat,kini terkuak sudah,bertahun tahun Marylin menutupi semuanya


Kematian kedua orang tuanya,kecelakaan dirinya,dan kehadiran Yasmin semua itu skenarionya


Dave mengepalkan tangannya,menahan amarah yang berkecamuk,dengan napas yang tercekat


"Kau tahu,kenapa Alea meninggalkanmu?"tanya Albert,ia pun melanjutkan ucapannya


"Ia tidak ingin melihatmu mati dalam kecelakaan itu,Marylin ibu tiri mu yang licik itu selalu mengancamnya


Dave kembali tersentak ia memejamkan matanya,rasa bersalah menghampirinya


"Ke mana kau membawa Alea,aku harus menemuinya..."ucap Dave pelan memohon kepada Albert dengan wajah sendu


Belum sempat Albert menjawab,dering ponsel Felix terdengar memotong percakapannya


Felix langsung memberikannya pada Dave


"Tuan ampuni kami,wanita itu telah bunuh diri sebelum kami menyentuhnya",terdengar nada takut dari bawahannya


Deg


Ponsel di tangan nya jatuh,Dave merasakan napasnya tercekat,sakit yang menggerogoti hatinya,dunia nya benar benar runtuh


Aaaa....dave tersungkur menjambak rambutnya frustasi,air mata berderai tak tertahan lagi


"Ya tuhan apa yang telah kulakukan,kenapa aku tidak menyadarinya",Dave menangis tersedu sedu


"A..aku telah membunuhnya,aku pembunuh....aku pembunuh......hiks....hiks


"Alea.........maafkan...aku....


Ia pun bangkit dan memandang Albert,memejamkan mata,dengan suara tercekat


"Aku harus melihatnya,tolong di mana sekarang kau membawanya,aku harus memastikannya sendiri,aku mohon.....ucap Dave


Tersenyum sinis Albert,melihat penyesalan Dave


"Dia sudah meninggal Dave,tidak ada lagi yang harus kau perjuangkan,ucap Albert


Dave histeris mendengar apa yang di sampaikan Albert kepadanya,dunia seakan runtuh,kini ia telah hancur,ia sangat menyesal tidak pernah mempercayai kekasihnya itu


Kemudian Albert memberikan lagi bukti rekaman kejahatan ibu tiri dan Yasmin


"Kau lihatlah sekarang apa yang sedang Marylin,Yasmin,dan seorang pria paruh baya lakukan,aku sudah meretasnya,semua bukti sudah ku dapat untuk mereka masuk jeruji besi"


Albert berucap sembari pergi meninggalkan ruangan Dave


Tangan dave bergetar membuka rekaman yang membuatnya tidak ingin melihat kenyataan pahit ini


Ha.. ha ha....seorang pria paruh baya tertawa puas melihat semua rencana nya berjalan mulus


Dua orang wanita yang sedang memanjakan tubuhnya,begitu agresif dan liar,bermain panas dengan keringat bercucuran


S**ang wanita yang umurnya sama dengannya yaitu Marylin tersenyum puas**


"S**ebentar lagi aku akan menguasai seluruh hartanya,setidaknya itu yang ku dapatkan karena aku tidak bisa memiliki hati ayahnya,aku sudah melakukan semuanya,sampai rela merawat anak sial*"" itu,bertahun tahun aku sudah muak harus berpura pura menjadi malaikat,padahal setiap detik ingin rasanya melenyapkannya,ucap Marylin**


"T**enanglah sayang,sebentar lagi kita semua akan berkuasa,pria itu kini menyentuh perut Y**asmin yang sedang menikmati sentuhannya,karena bayiku ini akan mewarisi semuanya,


S**enyum yasmin terukir,"ingat aku yang mengandung anakmu jadi aku juga berhak mendapatkan bagian**,


M**ereka bertiga pun kembali menikmati adegan panas yang menjijikan**


Napas yang memburu dan tangan yang terkepal, Dave sudah sangat murka,ia meninju tangannya ke dinding sampai berdarah


"Kenapa aku begitu bodoh,aku memang bodoh,bajingan,a..ku memang brengsek!!


Felix begitu sedih melihat tuannya menangis pilu,ia segera membawa tuanya untuk di obati,melihat luka di tangan terus mengeluarkan darah


"Felix,a...aku telah membunuh orang yang ku cintai,aku telah membunuhnya....Dave menangis berucap menyadari kesalahannya


"Tuan,tenanglah",hanya itu yang bisa Felix katakan untuk membuat tuannya tenang


"Aku bersumpah besok akan menjadi hari yang kalian tunggu akan ku buat menjadi neraka",ucap Dave


Ia tidak akan tinggal diam setelah melihat kenyataan pahit ini,ia akan membuat rencana besar,untuk menjebloskan para ke tiga iblis itu ke penjara


...Hai,jangan lupa favorit,like dan komentarnya karena itu sangat membantu othor nya semangat untuk terus update,maaf ya kalau ceritanya membosankan,happy reading...


.