
Seperti biasa Author tidak suka konflik yang berat dan lebih memilih konflik biasa biasa aja seperti dalam kehidupan sehari hari😂
~Skip
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pagi ini, Alin sudah berseragam rapi, dia tidak ingin terlambat lagi. Meskipun dia bukan murid yang terlalu pintar disekolah, tapi dia sangat disiplin waktu.
"Ros, mau berangkat bersama?" tanya Roshela yang sudah siap pergi.
"tidak kakak, aku naik bus, dah!"
Cup!
Alin langsung saja pergi setelah meninggalkan ciuman singkat dipipinya.
Ah dia bahagia melihat adiknya bahagia, Roshela fikir Alin tidak akan sanggup menerima kenyataan jika orang tuanya pergi untuk selama lamanya, namun ternyata Alin lah yang paling tegar dibanding dirinya yang kadang masih menangis saat mengingat hal itu.
Setibanya disekolah, Alin sudah dihadapkan beberapa siswa yang menghadangnya didepan gerbang sekolah.
"em maaf, aku mau masuk!" ucapnya sopan. Namun mereka tetap diam dan menatapnya dengan tatapan yang mengintimidasi.
"jadi kau yang namanya Alin?" tanya siswi berbadan tinggi dengan rambut bergelombang itu.
"iya, kenapa? kalian punya urusan denganku?" ucapnya terdengar menantang.
"Jangan menikung!!" tegasnya langsung saja pergi.
Aneh!
Alin mengedikkan bahunya tidak peduli, dan langsung saja berjalan menuju kelasnya.
"ada apa dengan wajahmu? bingung banget kelihatannya!" sahut Regita begitu ia duduk dibangkunya.
Alin tak segera menjawab, dia melihat keluar jendela, dimana siswi tadi tengah melewat ke kelasnya.
"siapa siswi itu?"
Regita dan Meilani melirik kearah jendela.
"Keysha Firly, sahabat karibnya Natasya!"
Natasya? ah dia baru saja ingat kalau akan membantu Rainan untuk berpacaran dengannya.
"dia cantik ya!" bisik Adrien ikut nimbrung.
"apasih?" dengusnya.
"tapi tidak ada gadis yang semenarik dirimu nona aduhaiku!" ucapnya teedengar menggoda.
Astaga, Semenjak kehadiran Adrien di kelasnya, kelas ini selalu ramai dengan gadis gadis. Dan tatapan mereka jadi menatapnya tidak suka karna Adrien terlalu dekat dengannya.
...****************...
Jam istirahat sudah tiba, Alin tidak ikut bergabung bersama sahabat sahabatnya, dia pergi ke kelas atas untuk menemui orang yang hanya kenal nama saja. Yaitu Natasya.
"permisi! apa kau bisa panggilkan Natasya untukku?" sapanya pada seorag gadis yang hendak keluar.
Ah benar, anak osis!
Alin mun memutar arahnya dan berjalan menuju ruang osis, dimana para siswa disana sibuk dengan persiapan mereka.
"permisi! ada Natasya?" tanyanya membuat seluruh perhatian tertuju padanya dalam sesaat.
siswi cantik berambut pirang itu datang menghampirinya dengan senyum ramah, disusul oleh Keysha, gadis aneh didepan gerbang tadi.
"kau mencariku?" tanyanya lembut.
Sungguh bak bidadari, dia sangat cantik, anggun, dan elegean, jangankan para pria yang menyukainya, Alin saja tidak ingin berkedip saat menatapnya.
"emm iya, bisa kita bicara berdua saja?"
Natasya menggangguk dan mereka segera menjauh dari ruang osis.
"ada apa?"
Alin menatapnya, ada rasa iri karna sahabatnya menyukai dia. Namun dia tidak boleh egois, jika ia sahabatnya, ia harus berkorban sesuatu untuknya.
"aku ingin kau jadi temanku!" pintanya namun terdengar angkuh.
"boleh saja, kau Alin kan? anak kelas 11 IPS 5?"
eh? apa dia cukup terkenal? yah tidak aneh sih, kalau dia terkenal karna anugrah terindah yang diberikan tuhan padanya itu.
"bagus kalau kau tahu!" senyumnya masih terlihat angkuh.
Namun Alin segera menyadari sesuatu, jika dia ingin berteman dekat dengannya, tentu saja ia harus bisa membeli hatinya.
"ah yang aku dengar kau pintar matematika, apa kau bisa mengajariku? aku ada ulangan harian minggu depan"
gadis itu terdiam dan tampak mempertimbangkannya lagi. Tapi setelah itu dia tersenyum dan menyetujuinya.
"aku duluan yah, masih ada kerjaan!" pamitnya langsung saja pergi.
Keysha yang memperhatikan langsung menghampiri Natasya.
"apa yang kalian bicarakan?" tanyanya penasaran.
"tidak ada, dia hanya ingin menjadi temanku!"
"jangan terlalu dekat, dia gadis yang licik!" ucapnya.
Mendengar itu Natasya hanya terkekeh. "jangan menilai buruk orang sebelum kau mengenalnya!"
...****************...
...----------------...
......................
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...