Azur Lane: Silent Service

Azur Lane: Silent Service
Chapter 34 - Kebingungan Siren



Radar dan ESM kapal selamku mendeteksi adanya subjek asing yang mendekati pangkalan militer Azur Lane. Berdasarkan panjang gelombang yang terdeteksi radar permukaan, itu adalah barisan kapal selam milik Siren yang bersiap meluncur serangan kejutan di gelombang kedua.


Pintu keluar pangkalan militer Azur Lane dijaga ketat oleh Polisi Militer karena insiden perusakan kapal milik Royal Navy.


Jika keluar dari tempat ini tanpa alasan yang jelas, mereka akan menyerang kapal selamku tanpa pemberitahuan.


“Ugh.. Ini akan sangat merepotkan,” gerutu kecilku untuk memecah keheningan.


Sofia dan Jimmy Carter mempersiapkan jalur pencegatan kapal selam siren di layar Tactical Map Operation. Kedalaman laut dan suhu air laut sangat berpengaruh pada pertempuran kapal selam. Ada dua aturan yang harus diperhatikan untuk pertempuran kapal selam yaitu strategi penyerangan dan mekanisme pertahanan dari serangan. Mendeteksi kapal selam musuh dan menghindari deteksi kapal selam musuh merupakan pertempuran umum yang dialami kapal selam.


Hasil dari pertempuran itu terletak pada informasi laut yang menjadi medan pertempuran. Kesalahan menyelam dan kecerobohan kecil akan menjadi serangan yang fatal. Berbeda dengan kapal permukaan, kapal selam tidak dirangcang untuk menerima kerusakan fatal di titik vital kapal selam. Kerusakan yang kecil akan melebar dengan cepat karena tekanan air laut yang mengubah struktur rangka kapal selam.


Jadi, aku berencana untuk menghindari deteksi kapal selam siren dan menenggelamkan mereka sebelum mereka menyadari keberadaan kapal selamku.


*Beep..


*Tiiit..


Radar dan ESM kapal selamku menjadi hening. Titik-titik kecil yang terpantau di jangkauan radar telah menghilang sepenuhnya.


“Mereka telah mendapatkan data yang cukup untuk serangan kejutan dan kembali menyelam,” ucap Jimmy Carter dengan menandai posisi terakhir subjek asing yang terdeteksi di jangkauan radar permukaan pada layar Tactical Map Operation.


Aku merasakan sebuah firasat buruk mengenai pergerakan siren yang aneh itu. Pergerakan mereka yang meluncurkan unit kapal selam sebelum menyerang merupakan anomali aneh yang jarang terjadi pada invasi siren sebelumnya. Kekuatan siren terletak pada teknologi dan jumlah siren massal yang mendukung penyerangan. Teknik seperti mengumpulkan data dan mengirim unit kapal selam untuk melakukan aksi mata-mata merupakan hal yang baru bagi siren.


Kecuali.. Jika itu berhubungan dengan kematian Arbiter Temperance yang telah menjadi USS Jimmy Carter atau sesuatu yang mengubah tindakan mereka.


“Mungkinkah.. Ini ada hubungannya denganmu, Jimmy Carter?” tanyaku.


“Unng?” balas Jimmy Carter dengan ekspresi kebingungan.


Aku menatap wajah Jimmy Carter yang mengalir keringat tipis dan menghapus beberapa pilihan jalur pencegatan yang telah dibuat.


“Gerakan mereka terlihat sangat aneh, bukan?” ucapku sembari menatap Jimmy Carter.


“Strategi penyerangan kita akan berubah dari taktik sebelumnya, siren yang satu ini telah berkembang dari sebelumnya,” lanjut ucapku.


“Aku tidak bisa menyangkalnya. Pergerakan siren kali ini bergerak dengan penuh kehati-hatian. Kemungkinan besar, mereka menganggap jika USS Enterprise yang telah mengalahkanku sedang berada di pangkalan utama Azur Lane,” balas Jimmy Carter.


“Atau.. Sesuatu telah terjadi dan membuat pihak siren merasa kebingungan dengan situasi yang telah terjadi. Master.. beberapa jam lalu, frekuensi gelombang radio darurat milik Azur Lane mendapatkan sinyal darurat yang berasal dari USS Enterprise,” Sofia menjelaskan penemuannya itu dengan memutar suara yang berhasil direkam oleh kapal selamku.


Rekaman suara yang diputar oleh Sofia berasal dari Armada Eagle Union dengan Flagship USS Enterprise. Dalam perjalanan pulang mereka setelah melakukan patroli rutin di jarak 200 mil laut dari zona ekslusif perairan Azur Lane, mereka menemukan adanya aktivitas siren yang sangat aneh. Sejumlah produksi massal siren bergerak secara berkelompok dan membentuk formasi seperti untuk menyerang sesuatu. USS Enterprise mengambil tindakan khusus untuk mengikuti mereka dan menyadari jarak tempuh siren itu menuju pangkalan utama Azur Lane.


Pertempuran antara Armada Eagle Union yang dipimpin oleh USS Enterprise dan konvoi siren tidak bisa dihindari. Laporan terakhir dari transmisi radio USS Enterprise menjelaskan tentang tujuan penyerangan siren karena kegagalan salah satu Siren Elite untuk mencari sebuah benda yang disimpan oleh salah satu Admiral Azur Lane.


Setelah mendengarkan transmisi radio USS Enterprise yang berakhir dengan suara ledakan, sinyal darurat dikirimkan oleh USS Enterprise. Pihak Azur Lane yang memiliki masalah pada insiden sebelumnya membentuk Armada khusus untuk melakukan operasi penyelamatan. Itu merupakan celah besar bagiku untuk keluar dari tempat ini dan memburu kapal selam siren yang telah terdeteksi.


“Kerja yang bagus, Sofia!” aku memuji Sofia dan membelai rambutnya.


Sofia menerima belaian tangaku dengan senyuman lebar dan sorotan mata yang seolah mengejek Jimmy Carter.


Api kecil dan semburan listrik terjadi di antara mereka..


Tetapi, ruangan ini terasa panas dengan kesunyian yang saling menatap satu sama lain.


“Umm.. M-Master.. Aku menemukan petunjuk kecil mengenai serangan yang akan dilakukan oleh kapal selam siren. Jika mereka menggunakan taktik lama yang diperbaharui secara tiba-tiba, ada kemungkinan mengenai Siren Elite memberi instruksi penyerangan di belakang layar. Kapal selam siren akan melakukan penyerangan secara kelompok sesuai dengan arahan Siren Elite melalui transmisi digital. Kita perlu menangkap transmisi digital yang digunakan oleh kapal selam siren untuk mendapatkan titik lokasi mereka,” penjelasan yang diucapkan Jimmy Carter terdengar masuk akal.


Kapal selam bukanlah tipe unit penyendiri dalam melakukan serangan yang melibatkan target besar. Dalam sejarah penyerangan kapal selam yang menembus pertahanan musuh dengan serangan tiba-tiba, pergerakan mereka melibatkan sekelompok kapal selam untuk menyerang dalam satu waktu. Contoh nyata dari penyerangan itu diterapkan oleh kapal selam milik Jerman Nazi, mereka mengembangkan unit kapal selam yang bergerak dalam formasi “Wolfpack”.


Namun, untuk kapal selam di era modern. Menggunakan formasi Wolfpack adalah kesalahan yang fatal karena tingkat kebisingan dan rentan terdeteksi jika bergerak dalam kelompok. Perkembangan kapal selam yang mengandalkan fungsi senyap dan deteksi bawah air melahirkan sebuah mesin pembunuh bawah air yang sangat efektif untuk mengacaukan konvoi kapal permukaan. Tetapi, itu tidak menjadikan kapal selam sebagai unit penyendiri karena keterbatasan tertentu yang dialami kapal selam.


Jimmy Carter menunjukkan celah kecil dari pergerakan kapal selam siren, layar Tactical Map Operation dan radar permukaanku menunjukkan titik-titik merah di kedalaman laut yang cukup dangkal.


Melihat data yang ditunjukkan oleh Jimmy Carter, aku memahami celah kecil yang dimasud olehnya.


“Jadi begitu, aku paham sekarang. Mereka tidak bisa menyelam lebih dari seratus meter?” tanyaku.


“Itu benar, Master. Teknologi siren untuk kapal selam yang diproduksi secara massal hanya mampu menyelam hingga kedalaman 50 meter. Tetapi, untuk Siren Elite yang memiliki sistem kapal selam siren. Ugh.. Aku tidak ingin bertemu mereka terutama dengan keadaan seperti ini.”


“Eh? Ada apa dengan Siren Elite yang menggunakan sistem kapal selam?” tanya Sofia.


“Mereka sangat merepotkan. Kemampuan untuk menyelam dan bergerak di bawah permukaan air laut sangat berbeda dengan kapal selam siren yang diproduksi secara massal. Kita memerlukan peledak bawah air yang banyak untuk memancingnya keluar dari permukaan air laut,” jawab Jimmy Carter.


“...”


“...”


Aku dan Sofia tertegun setelah mendengar penjelasan itu.


Perlahan.. Kami tertawa kecil dan menatap Jimmy Carter dengan senyuman tipis.


“Eh?” melihat kami yang tertawa kecil. Ekspresi wajah Jimmy Carter dipenuhi rasa penasaran dan pertanyaan kecil yang ingin dilontarkan.


“Jimmy Carter.. Perhatikan baik-baik.. Kapal selam kita memiliki teknologi yang hampir sama dengan Siren Elite. USS Seawolf dirancang untuk bergerak cepat untuk menyerang target, memiliki jangkauan jarak tidak terbatas, mampu menyelam di bawah permukaan laut tanpa muncul ke permukaan selama berbulan-bulan, dan satu-satunya yang membatasi kapal selam ini adalah..” aku menghentikan kata-kataku dengan mengehala napas panjang.


“Persediaan makanan..” lanjut perkataanku.


Setelah aku mengucapkan kalimat itu, suara perut yang nyaring terdengar dari perut Jimmy Carter.


“Dan aturan pertama setelah menjadi gadis kapal adalah kebutuhan perut yang harus diperhatikan terutama sebagai seorang gadis yang lembut dan polos,” ucapku.


Mendengar ucapanku, wajah Jimmy Carter tertunduk lesu setelah perutnya berbunyi dengan nyaring. Kemampuan adaptasi Jimmy Carter terbilang cukup cepat tetapi memiliki batasan pada insting umum yang dimiliki manusia. Hal sepele seperti makan, tidur, dan membersihkan diri merupakan hal yang asing bagi Jimmy Carter.


Untuk itulah.. Aku dan Sofia mengajarinya hingga dia bisa berbaur dengan gadis-gadis lain.


Yah, pekerjaanku terus bertambah dan kebutuhanku untuk mengurus mereka terus meningkat.


Terutama dengan bentuk tubuh yang dimiliki Jimmy Carter, aku sangat khawatir jika ada predator liar yang mengincar tubuhnya.


Well.. Apakah aku perlu mengajarinya cara menghilangkan jejak mayat manusia?


Aku hanya bisa berharap jika kejadian yang seperti itu tidak akan terjadi.