Azur Lane: Silent Service

Azur Lane: Silent Service
Chapter 23 - Bisnis Scam



Satu malam yang panjang telah berlalu. Setelah melewati malam yang penuh semangat bersama Sofia, aku menyadari satu hal. Meluruskan kebiasaan yang salah sangat sulit dilakukan!


Ya, itu salahku juga. Memanjakan kecerdasan buatan yang memiliki tubuh fisik telah membawanya ke jalur yang salah. Bukan berarti aku menolak permintaan yang menguntungkan itu.


Hanya saja...


Melakukan kegiatan bersemangat hingga pagi hari.


Itu sudah berlebihan, bukan?


Tanpa makan dan tidur, tubuh fisikku akan sangat kelelahan. Untuk saat ini, aku membutuhkan makanan tambahan selain makanan darurat. Satu-satunya cara mendapatkan makanan seperti itu adalah membelinya. Jadi, aku memerlukan uang saku pribadi. Pemilik tubuh ini memiliki simpanan uang di Bank. Tetapi, itu adalah uang untuk kemewahan hari tua.


Yah, pemilik tubuh ini sangat perhitungan dengan detail kecil dari gajinya.


Untuk itu, aku membuat satu benda kecil yang bisa dijual dengan harga tinggi.


Prototype Smoke-Ship Grenade Launchers versi META.


Dalam pertempuran laut yang menggunakan taktik tabir asap. Pelaku dari pengasapan itu adalah kapal yang mampu bergerak cepat menyebarkan tabir asap. Secara umum, penggunaan tabir asap diperlukan untuk bersembunyi atau menciptakan tipuan. Sebuah taktik yang digunakan untuk mengacaukan persepsi musuh dalam menentukan pola serangan dan menutupi pergerakan kapal dalam formasi menyerang maupun bertahan.


Tabir asap dalam pertempuran laut sangat efektif. Namun, permainan berubah ketika teknologi radar ditemukan. Selain menampilkan posisi kapal di permukaan laut, radar bekerja secara optimal untuk mencari kapal permukaan dan memantau pergerakan kapal secara langsung.


Aku jadi teringat dengan Pertempuran Samar (Battle off Samar). Pertempuran laut yang tidak seimbang antara Amerika Serika dan Jepang. Pihak Amerika Serikat hanya memiliki 6 escort carriers, 3 destroyers, dan 4 destroyer escorts. Sedangkan di pihak Jepang memiliki 4 battleships, 6 heavy criusers, 2 light cruisers, dan 11 destroyers.




Secara statistik, kehadiran Jepang yang membawa kapal bersenjata berat menjadi jaminan keberhasilan dalam pertempuran tidak seimbang itu.


Sebagai catatan kecil, Jepang memiliki teknologi radar yang canggih dan satu divisi kapal yang mampu memukul rata pihak Amerika Serikat dalam pertempuran itu. Dengan kondisi pertempuran yang tidak menguntungkan satu pihak itu, Amerika Serikat bergerak mundur secara perlahan dan melakukan taktik agresif untuk menyebar tabir asap di rute pelarian mereka. Jepang mungkin memiliki radar yang canggih tetapi tidak didukung oleh FCS atau Fire-Control System sehingga setiap tembakan yang dilepas terpaku pada jarak pandang mereka. Tabir asap yang terjadi di hari itu menyelamatkan kapal-kapal Amerika Serikat dari kehancuran total. Doktrin militer Jepang yang menjunjung tradisi lama menjadi bumerang memalukan.


Meskipun ada beberapa korban jiwa dan kapal, itu bukanlah kekalahan jika menggunakan taktik mundur dengan gaya dan memberi kerusakan besar kepada musuh.


Di dunia Azur Lane, radar telah diciptakan dan secara umum digunakan oleh kapal-kapal Eagle Union. Salah satu kapal yang menggunakan radar sebagai skill adalah USS Helena.


Eh! Aku bisa mencium aroma uang haram dari penjualan bisnis ini!


Prototype yang sedang kubuat ini adalah bisnis scam dalam bidang senjata sekali pakai. Pengetahuan dari dunia lama dan teknologi META membawaku ke pembuatan senjata baru yang mungkin saja dibutuhkan dunia ini.


Prototype Smoke-Ship Grenade Launchers menggunakan pelontar yang terdiri dari 12 tabung silinder. Desain itu digunakan untuk menyebar dalam radius satu kilometer dan mengaktifkan jamming yang mengacaukan radar musuh. Selain itu, efek dari tabir asap ini adalah menambah jangkauan deteksi radar dari kapal yang tertutupi tabir asap. Tentu saja, efek yang besar ini sepadan dengan harga pembelian. Untuk tabir asap sekali pakai, bisnis ini sangat menguntungkan!


Masalahnya adalah bagaimana caraku menjualnya?


“Master, apa yang sedang kau lakukan?” di belakangku, Sofia memeluk erat tubuhku sebagai penopang tubuhnya.


“Sofia, kau sudah bangun?” tanyaku.


Aku bisa mendengar rasa kantuk Sofia yang keluar dari berat tubuhnya yang menekanku. Itu seperti menekanku untuk melanjutkan kebutuhan kecilnya yang belum terpuaskan.


“Hmmng...” Sofia mengagguk dan memberi kecupan kecil di pipi kananku.


“Sepertinya Master membuat alat yang menarik. Bukankah itu pelontar asap untuk kapal?” tanya Sofia.


Tatapan Sofia kini teralihkan kepada detail kecil yang tertulis di cetak biru.


“Kau bisa memahaminya dari rancangan kasar cetak biru ini?”


“Secara teori yang tertulis di cetak biru, aku bisa memahaminya. Tetapi untuk mengacaukan radar musuh dan meningkatkan deteksi radar-”


“Bagaimana caranya?” aku memotong ucapan Sofia dan meletakkan jari telunjukku di bibir sebagai simbol untuk tidak menanyakan lebih lanjut.


“Rahasia perusahaan? Jika Master yang membuatnya, aku tidak akan bertanya lebih lanjut.”


Sifat Sofia yang pengertian ini sangat membantuku.


Dengan skill Weapons From Another World dan pengetahuan teknologi META yang telah kudapat. Menciptakan senjata seperti ini sangat mudah dilakukan.


Aku mengeluarkan Prototype Smoke-Ship Grenade Launchers yang ada di dalam kepalaku ke bentuk materialnya. Sebuah kotak panjang yang berisi 12 tabung silinder tabir asap siap untuk dijual. Sebagai penjual dan pencipta senjata ini, aku menaruh watermark kecil sebagai logo perusahaan.


“Terima kasih karena telah menciptakanku, Master.”


Sofia melepas pelukan eratnya dan berlutut di depanku.


“Sofia.”


“Ya, Master?”


“Setidaknya, cobalah untuk berpakaian sebelum melakukannya.”


“Eh? Bukankah Master lebih menyukai bentuk ini?” balas Sofia.


“Itu benar, aku memang menyukainya. Tetapi itu terasa aneh.”


“Un! Aku mengerti. Kalau begitu-“


Sebelum Sofia melanjutkan kata-katanya, aku memberinya pakaian baru yang lebih tertutup dari sebelumnya. Aku tidak ingin Sofia menjadi pusat tatapan aneh dari Admiral tempat ini.


“M-Master ... I-Iniii ...” Sofia menerima pakaian barunya dan mengendusnya.


“Pakaian baru yang dibuat oleh Master. Un! Aku akan membersihkan tubuhku sebelum memakainya!” ucap Sofia dengan semangat.


Sofia pergi meninggalkanku dengan bersenandung kecil dan senyuman bahagia di wajahnya. Sembari menunggu Sofia menyelesaikan urusannya, aku membuat variasi lain dari Prototype Smoke-Ship Grenade Launchers. Kapal kecil seperti destroyer dan kapal besar battleship memiliki dimensi ukuran yang berbeda. Untuk tipe kapal perusak, dua belas tabung silinder sudah cukup untuk satu kali pemakaian sedangkan untuk kapal penjelajah ringan diperlukan dua puluh tabung silinder.


Lalu, di mana bagian scam itu?


Fufu... Radius tabir asap itu sama tetapi berbeda durasinya.


Dengan menambah ukuran untuk tipe kapal yang memakainya. Aku menjual barang yang sama dengan harga berbeda, Fuhahaha!!


Perhitungan sederhana seperti itu sudah membuat dompetku menjadi tebal.


Skenario seperti penjualan senjata dan amunisi isi ulang ternyata sangat menggiurkan.


Hmm... Mengapa aku tidak memikirkan ini sebelumnya?


Sekarang...


Apakah pihak Azur Lane memerlukan barang yang seperti ini? Prinsip utama dalam penjualan barang adalah adanya kebutuhan untuk membelinya. Tanpa adanya kebutuhan yang mendesak untuk memilikinya, barang ini hanyalah pajangan tak berguna.


*Ngggggggguuuuuunnnnnngggg...


*Ngggggiiiiiiinggggg...


*Wooooooooommm...


Di pagi hari yang cerah ini. Telingaku secara jelas mendengar suara peringatan serangan udara yang bergema di markas utama Azur Lane.


*Braaaaak!!


“Master! Sirene peringatan serangan udara telah berbunyi!” Sofia kembali ke ruang kamar dengan terburu-buru. Aku bisa melihat kepanikannya melalui bilasan sabun yang tidak merata di tubuhnya.


“Tenanglah, Sofia. Aku akan mengurusnya.”


Aku mengucapkan kalimat itu untuk menenangkan Sofia.


“Eh? M-Master?”


“Aku memiliki firasat baik tentang ini, terutama...” pandanganku teralihkan kepada Prototype Smoke-Ship Grenade Launchers.


Yap! Promosi gratis dan menciptakan kebutuhan pasar!


Aku sangat bersemangat untuk yang satu ini!


Baiklah, waktunya beraksi Prototype Smoke-Ship Grenade Launchers!