Azur Lane: Silent Service

Azur Lane: Silent Service
Chapter 28 - Rencana Masa Depan



Di waktu luangku yang sangat berharga. Kegiatan tak berguna diriku diisi dengan membaca kertas laporan yang menumpuk di ruang komando Eagle Union. Kertas laporan itu berisi permintaan pelatihan penggunaan torpedo Mark-50 pada pertempuran anti-kapal selam. Pemilik dan pengembang senjata itu adalah perusahaan bayangan yang dikendalikan oleh teman masa kecilku. Aku hanyalah penyedia layanan barang yang menjualnya melalui teman masa kecilku.


Grafik angka yang tertera di kertas laporan itu menembus satuan angka yang telah ditentukan dan meroket ke atas.


Dengan kata lain, ide bisnis ini telah mengisi dompetku yang terisi angin menjadi sesak penuh uang.


Permintaan mengenai torpedo Mark-50 melonjak pesat setelah rekomendasi pembelian yang diberikan kepada kapal-kapal Eagle Union.


“Permisi, Komandan Altair. Ada surat yang ditujukan kepadamu.”


Tepat di sampingku, Helena memberikan surat resmi yang terukir lambang Azur Lane dengan pita biru sebagai segel surat.


“Siapa yang mengirimnya?” tanyaku.


“Salah satu kapal perusak dari fraksi Iron Blood memberikan surat itu kepadaku. Di balik surat itu terdapat nama penerima yang berasal dari fraksi Eagle Union. Sepertinya Komandan Altair menjadi sumber gosip panas untuk fraksi lain” balas Helena.


Aku memperhatikan sisi belakang surat itu. Penerima surat ini adalah diriku seperti yang dikatakan Helena.


*Sraaaak!!


Ketika aku membuka surat itu, sebuah tulisan tangan yang tersusun secara elegan memintaku untuk mengisi salah satu mata pelajaran yang membahas pertempuran anti-kapal selam. Kelas khusus itu terletak di Lecture Hall pada pulau utama Azur Lane.


“Bukankah kalian memiliki taktik perburuan kapal selam tersendiri?” ucapku sembari meremas surat itu menjadi gumpalan bola kertas dan melemparnya ke tempat sampah.


“Altair, mereka hanya ingin kita berbagi taktik ke sesama aliansi Azur Lane” ucap teman masa kecilku.


“Rencana yang bagus, tetapi itu akan menghancurkan semua rencana yang sedang kubuat.”


“Kau benar-benar ingin melakukan itu?” tanya teman masa kecilku dengan nada kecil yang meragukan rencanaku.


“Tentu saja! Aku tidak ingin bekerja sebagai boneka penelitian mereka!” seruku.


Yah, itu hanyalah omong kosong belaka. Masa lalu yang dialami tubuh ini bukanlah hal penting untuk diriku. Aku hanyalah jiwa pengelana yang secara kebetulan merasuki tubuh ini. Melepas beban hidup yang mengikat tubuh ini bagaikan pembersihan jiwa baru pada tubuh baru! Karena tubuh ini sudah menjadi milikku!


“Secara teori.. Itu bisa dilakukan. Tetapi, kau harus melakukannya secara sempurna untuk menipu mereka. Petinggi Eagle Union akan mengirim unit khusus untuk mencari keberadaan kapal selam Seawolf dan bangkai tubuhmu.”


“Aku tahu itu, untuk itulah aku menggunakan perairan laut yang memiliki kedalaman tak menentu dengan kondisi cuaca ekstrem di sekelilingnya.”


“Aah.. Aku paham dengan rencanamu itu, Barents Sea, bukan? Jarak antara pangkalan utama Azur Lane dan Barents Sea sangat jauh! Tidak bisakah kau memikirkan tempat yang lebih dekat untuk pemakaman dirimu?”


“Barents Sea adalah habitat yang cocok untuk kapal selam! Dengan lapisan es yang berada di permukaannya menjadi perlindungan efektif yang memantulkan suara kembali ke lautan. Tempat terbaik untuk menghilang dan melarikan diri bagi kapal selam.”


“Aku tahu itu, tetapi kedalaman laut di tempat ini sudah cukup untuk mengubur kapal selam Seawolf dan kematian tragismu. Aku telah menyiapkan rekening cadangan dan identitas palsu jika diperlukan.”


“K-Kau sangat ingin melihatku mati, huh?” ucapku dengan nada sinis.


“Bukankah itu permintaanmu?” balas teman masa kecilku.


Yap, itu adalah permintaanku berdasarkan Quest yang kuterima.


Sampai saat ini, Quest yang kujalani tetap berjalan tanpa batasan waktu. Sembari menjalankan prosesi pemakaman USS Seawolf, aku mengembangkan rancangan kapal selam pengganti. Kapal selam generasi ketiga dari Seawolf-class dan Ohio-class, berdasarkan teori yang ada di dalam kepalaku itu adalah perpaduan dari tipe kapal selam SSBN dan SSGN. Dari segi persenjataan, aku bisa menggunakan rudal balistik atau rudal perusak berat untuk melawan kapal permukaan. Sebelum menjadi kapal selam bertipe SSGN, Ohio-class menggunakan Vertical Lauching System yang berisi Trident I atau Trident II. Setelah mengalami perubahan pada tipe kapal selamnya, Ohio-class bertipe SSGN mengganti senjata utamanya menjadi Tomahawk Cruise Missiles. Satu rudal balistik yang diganti dengan tujuh Tomahawk Cruise Missiles dan jika ditotal berdasarkan jumlah Vertical Launching System miliknya menjadi 154 Tomahawk Cruise Missiles untuk satu kapal selam tipe SSGN.


Satu kapal selam yang mengangkut persenjataan berat seperti itu.


Terasa sangat Over Power, bukan?


“Jawab pertanyaan kecilku, Altair. Setelah kau mati, bagaimana caraku untuk menghubungimu? Apakah kau akan pergi menghilang seperti unit Seawolf yang lain?” pertanyaan penting itu dilontarkan dari teman masa kecilku.


Menanggapi pertanyaan itu, aku merebahkan tubuhku di sofa dan berpikir keras untuk menjawabnya. Tujuanku di dunia ini bukanlah memusnahkan siren atau bekerja bagaikan kuda dalam pacuan melainkan hasrat terpendamku untuk melihat gadis kapal dari dekat.


Maksudku, ini adalah dunia yang sempurna bagi maniak kapal sepertiku. Terdapat beberapa kapal yang masih belum tersentuh dan memiliki tampilan luar anak kecil yang legal.


Tunggu! Di dunia ini belum ada FBI, kan? Ini masih relatif aman, bukan?


Secara umur, mereka kapal yang sudah tua!


Itu artinya.. Aku memiliki kesempatan besar untuk memuaskan hasrat terpendamku ke gadis-gadis kapal. Terlebih, ada beberapa kapal besar yang menarik perhatianku. Asset besar mereka yang terekspos seperti mempersilahkanku untuk menyentuhnya. Sebagai pria dewasa yang sehat, aku harus mendapatkan asset besar itu di genggaman tanganku!


Ambisi ini..


Entah mengapa terasa dejavu.


Kapan terakhir kalinya aku seperti ini?


Ah, benar! Ambisi yang sama untuk mengumpulkan uang sebelum mati tenggelam di lautan.


Kuuh! Andai saja aku tidak memenuhi ambisi besarku itu. Mungkin, aku masih menjadi NEET yang menatap layar Live 2D Waifu tercinta.


Tetapi, berkat kematian itu. Aku memasuki dunia Azur Lane yang berisi kapal-kapal kawaii.


Kukuku.. Tidak buruk juga untuk hidup kembali dan merasuki tubuh orang lain. Terlebih, bentuk torpedo tubuh ini lebih besar dari sebelumnya. NTR akan terasa lebih mudah dan menyenangkan dengan serangan torpedoku.


Tidak ada kapal yang aman untuk serangan torpedo!


Kurasa, sudah waktunya aku memikirkan langkah kedepannya. Untuk itu, aku akan menetapkan tujuan pribadiku di atas segalanya!


“A-Apa yang sedang kau rencanakan, Altair?” suara keraguan terdengar dari mulut teman masa kecilku.


“Apakah aku terlihat seperti seseorang yang memiliki rencana?” balas singkatku.


“K-Kau tahu, orang sepertimu sangat sulit untuk ditebak! Laporan mengenai tindakanmu yang melanggar aturan Eagle Union menjadi makanan sehari-hari! Kau sudah merepotkan rantai komando Eagle Union tanpa henti!”


“Untuk itulah aku ingin pergi dari fraksi Eagle Union. Kalian tidak akan kerepotan lagi.”


“Kau benar-benar ingin meninggalkan fraksi Eagle Union, huh?”


“Ya, Admiral! Mau sampai kapan kau mempertanyakan jawaban sejelas itu?”


“Kau tidak ingin mengubah pikiranmu? Bukankah jabatan yang ditawarkan Admirality Code sangat menggiurkan?”


“Jabatan yang seperti itu tidak cocok untuk diriku.”


“Baiklah, aku mengerti keinginanmu. Hanya saja..”


“Yap, aku tahu. Kau harus mengurus laporan insidenku secara natural tanpa rekayasa. Kau juga harus berlatih, Helena.”


“Eh? A-Aku?” ucap Helena dengan terbata-bata.


“Kebohongan akan cepat terbongkar jika ada dua laporan yang saling mematahkan urutan kejadian. Jadi, kuserahkan semuanya kepadamu!” ucapku sembari berjalan menuju pintu keluar.


*Ctaaaaak!


Setelah menutup pintu ruang komando Eagle Union, aku berjalan kecil menyusuri bangunan Eagle Union dan berhenti di jendela kaca yang terbuka lebar. Angin yang berhembus keluar dan terpaan tirai yang melambai-lambai itu menampilkan sehelai rambut putih panjang yang tersangkut di sela-sela jendela kaca.


Rambut ini..


Bukankah ini..


Seketika itu juga, aku merasakan adanya aroma teh yang terbang terbawa angin dan kehadiran seseorang di belakangku..


“Apa yang sedang kau lakukan, Belfast? Oh! Perlukah aku menyebut nama lengkapmu saat sedang bertugas, HMS Belfast?” ucapku sembari menarik rambut putih yang tersangkut di jendela kaca.


Di belakangku, terdengar suara langkah kaki yang mendekatiku. Dari pantulan kaca jendela, aku melihat sosok gadis Maid yang mengenakan masker di wajahnya.


“Kurasa, benda ini tidak berguna lagi” ucap sang gadis sembari membuka masker wajahnya.


“Tuan Altair, anda mendapatkan undangan makan malam bersama Ratu Elizabeth. Apakah Tuan Altair memiliki waktu luang untuk menghadirinya?”


Maid yang ada di depanku merupakan istri pertamaku saat memiliki cincin pertama di game Azur Lane. Bentuk tubuhnya yang spesial dan seragam Maid merupakan kombinasi mematikan untuk diriku.


Jadi, dengan cincin gratis yang diberikan oleh Yostar. Aku tanpa berpikir panjang menikahi gadis ini sebelum Yostar mengeluarkan Maid-Maid lainnya yang membuatku ketagihan menikahi Maid.


Hmm.. Jika aku bergabung ke fraksi Royal Navy. Itu artinya aku memiliki kerajaan Maid yang selalu melayani Masternya?


Apa ini? Mengapa ada yang berdiri tetapi bukan keadilan?


Aku tidak ingin membuang kesempatan besar ini dan..


“Boleh aku menyentuh dadamu?”


“Eh?”


Uppss.. Sepertinya aku terlalu bersemangat dan mengatakan niat tersembunyiku.


“Maafkan saya, Tuan Altair. Tetapi itu adalah tindakan yang kurang sopan untuk dilakukan di ruang publik. Jika Tuan Altair ingin melakukannya, saya siap melayani kebutuhan itu di kamar pribadi.”


What The HELL!!


Aku mendapatkan lampu hijau untuk ini?!


Terima Kasih Istri Pertamaku!!


Tanpa berpikir lebih panjang lagi, aku menarik tangan Belfast dan membawanya ke kamar pribadiku. Untuk alasan yang tidak ingin kuceritakan, kami hanya membicarakan hubungan bisnis di dalam kamar pribadiku.


Yap, bisnis kerjasama antara diriku dengan fraksi Royal Navy.


B-Bukan berarti kami melakukan adegan ekstrem yang menguras tenaga atau semacamnya.


Kami hanya bercanda dengan napas berat yang menghiasi ruang pribadiku.


Berbicara tentang ruang pribadi, Sofia menawarkan diri untuk ikut dalam pertempuran kecil ini. Kami bekerjasama mengalahkan kapal penjelajah ringan milik Royal Navy dengan hasil yang sangat memuaskan.


Setelah pertempuran kecil itu, aku menyadari jika Belfast memiliki pengaman yang belum dirusak oleh Admiralnya. Itu artinya.. Istriku terlalu setia menunggu kedatangan suaminya?



...(HMS Belfast, illustrated by @ka_gu_ya_3)...