
lena di antar masuk ke ruangan ketua guild sihir magic house.
resepsionis tersebut mempersilahkan lena masuk.
saat lena memasuki ruangan.ia melihat sang ketua guild seorang wanita cantik dengan tubuh ramping.kulit putih seputih susu.ia mengenakan topi panjang penyihir sepertinya.
ia memandang kedatangan lena,"oh,akhirnya kau datang lena!"ujarnya sembari tersenyum.
ia berdiri dari tempat duduknya dan meminta lena untuk duduk.
di meja sudah tersedia beberapa camolan seperti teh dan juga biskuit.
"tak perlu memakai topeng,rahasia identitasmu di jaga oleh guild kami"ujarnya.
lena pun duduk di kursi panjang dengan bantalan empuk sebagai penopang.ia melepas topengnya.
wanita itu sempat terpesona sesaat melihat kecantikaj lena beserta keunikannya.
"kau benar-benar cantik ya"pujinya..
"nona juga cantik kok"puji balik lena.
wanita cantik ini yaitu ketua guild magic house bernama merlina von mags.
"mags?...apakah nona merlin adalah..."ujar lena menebak latar belakang keluarga merlina.
"kau pasti tahukan,kepala sekolah academy avalor adalah ayahku dirvon"ujarnya tersenyum manis.
lena terkejut bukan maen.
merek sempat bercanda sebentar,sesudahnya topik berubah menjadi serius.
"aku sudah dapat surat rekomendasi dari wakil ketua jacob,ia bilang kau memiliki bakat sebagai magic hunter,selain itu kau juga pandai memberi buff pada jacob.benar bukan?"
lena mengganguk.
merlina tersenyum."baiklah untuk bisa bergabung menjadi magic hunter,aku harus menstimulasi manamu terlebih dahulu,mengecek apakah kau benar-benar mempunyai mana atau tidak"tanya merlina.
merlina menyentuh kepalaku.ia mnegganguk."sepertinya jacob tidak berbohong soal anak ini"
"baiklah yang kedua aku akn mengukur kapasitas manamu"
merlina menunjuk jari telunjuknya,dari laci kerjanya terbang sebuah bola kristal bersinar kebiruan.
merlina pun menunjuk ke arah meja,seakan mengikuti kemana telunjuk merlina mengarah.bola kristal tersebut mendarat di meja.
lena menuruti perkataan merlina,ia menyentuh bola kristal itu.
bola krital bersinar terang setelah lena menyentuhnya.
[tingkat mana lena letoile adalah rank A]
kedua alis merlina terangkat.
"rank A!!"terkejut merlina melihat peringkat sihir lena.
"jacob benar-benar membawa sebuah kejutan yang langka!"pikir merlina.
raut mukanya tetap biasa walaupun ia sangat terkejut dengan peringkat lena.
"jadi...apakah saya lulus?"tanya lena yang tidak tahu system peringkat.
"tentu saja kau lulus anakku,selamat datang di guild!"sambut ramah tamah merlina.
"terima kasih"
"oh ya,apa kau ingin memberikan identitas baru selama kau menjadi magic hunter?"tanya merlina.mengingat jacoblah yang memintanya membuat identitas palsu.
lena tersenyum,ia sudah memikirkan sebuah nama yang ia temukan semalam.
"bagaimana kalau white lady?"ujar lena memberikan pendapatnya.
kening lena berkerut,"white lady ya....."
"nama yang keren!!"ujar merlina dengan antusias.memang sesuai dengan ciri fisik lena yang mempunyai rambut perak dan kulit seputih salju.
merlina berdiri dari tempat duduknya."sekali lagi selamat datang di guild,white lady"ujarnya mengulurkan tangannya.ia tersenyum lebar memperlihaykan gigirnya uang rapi dan putih.
lena pun ikut berdiri dan menjabat tangan merlina."senang bertemu dengan anda,ketua!"ujar lena semangat.
mulai saat ini juga magic hunter wanita akan mulai di kenal luas oleh seluruh kota.
hunter wanita dengan paras cantik,berambut perak dengan mata amethysnya.kulit seputih salju.
di luar jendela,seekor burung gagak telah mendengar dan melihat semua pembicaraan merlina dan lena.
ia terbang tinggi kembali ke majikannya.
yah,kalian tahulah siapa pemilik burung gagak itukan.