
lena akhirnya memutuskan pekerjaan yang akan ia ambil sebagai penopang hidupnya di kota ini
"magic hunter"
tok..tok...tok.
terdengar suara ketokan dari arah jendela kamarnya.
saat lena menoleh ia terkejut hingga terjungkal kebelakang.melihat seekor gagak berdiri di depan jendela kacanya.
lena familiar dengan gagak itu.
"kau kan burung gagak yang bertengger di bahu lelaki itu"
lena dengan cepat membuka jendela.ia melihat gulungan surat kecil yang tertempel di kaki kirinya.
lena pun mengambil gulingan kecil tersebut,setelah selesai mengambil.crowen kembali terbang ke tempat majikannya berasal.
lena pun berterima kasih dengan suara pelan.kemudian ia menutup jendelanya kembali.
ia duduk di meja belajarnya,dan mulai membaca isi gulungan tersebut.
untuk gadis cantik,lena letoile.
aku terkesan dengan seni bertarungmu yang lumayan.kau pandai memberikan buff pada rekan-rekan mu.
sesuai janjiku,aku telah merekomendasikanmu ke salah satu guild khusus magic hunter,magic house guild.berikanlah gulungan ini pada resepsionis ia akan tahu apa yang haru di lakukan.
aku akan menantikan mu di guild.
salam dari wakil ketua guild house of future.jacob von shade.
note:disarankan untukmu gadis kecil,lebih baik kau menggunakan penyamaran untuk menyembunyikan identitasmu.akan menjadi masalah besar jika semua anggota guild mengetahui identitasmu sebagai murid.
lena merasa senang akhirnya ia bisa merasakan perasaan adrenaline itu lagi.
sekaligus ia akan mencari informasi tentang dunia ini.di kegelapan pasti akan ada cahaya,di setiap cahaya pasti akan ada kegelapan.
itu pun juga sama dengan dalam keputusasaan pasti akan ada harapan.
ia percaya bahwa tuan pahlawan masih hidup sama sepertinya yang hanya berpindah dunia saja.
tapi...
dengan menggunakan apa ia menyembunyikan wajahnya.
lena mulai berpikir keras mencari solusi tentang itu.
tok..tok...tok..
sang burung gagak milik jacok,crowen.mengetuk jendela kamar sekali lagi.
lena lin mengambilnya dan mengetahui bahwa ada sebuah surat kecil di balik topeng itu.
aku khawatir bahwa kau tidak punya topeng,jadi aku berikan topengku yang yang dulu pernah kugunakan.
jangan khawatir,aku sudah mencucinya sampai bersih hingga tak bersisa.
kau bisa datang besok jika kau mau.sekolah akan mengijinkanmu untun tidak masuk kelas semaumu.hehehe.
bibir lena terangkat ke atas.jacob ternyata jauh lebih peduli dengannya di banding abraham brengsek itu.
karena kelelahan.lena pun menaruj topengnya di meja,menutup jendela dan berbaring di ranjang.
esoknya....
seorang wanita cantik tengah berjalan memasuki gedung guild magic house.
ia bermata amethys dengan rambut peraknya,kulitnya putih.dengan tubuh ramping.ia mengenakan topeng logam untuk menutupi sebagian wajahnya.
"permisi.."
salam masuknya di pintu masuk gedung.semua orang yang berada di ruang tamu seperti melihat seorang bidadari.walaupun wajahnya tertutpi topeng tapi mereka bisa menebak wajah secantik apa yang bersembuyni di balik topeng.
wanita itu berjalan menuju resepsionis.
"permisi aku ingin mendaftar menjadi magic hunter?"
lena menyerahkan gulungan yang diberikan jacob.
"ba-baik,silahkan tunggu sebentar.."katanya dengan sedikit panik.
ia mengambil gulungan kecil tersebut dan dengan cepat berlari ke tempat lain.
sembari menunggu lena masih di tatap oleh para anggota guild.membuatnya merasa sedikit tidak nyaman.
"baiklah nona,anda telah di tunggu di ruangan ketua guild.silahkan ikuti saya"ujarnya bersikao profesional.
ia menuntun dirinya ke ruangan ketua guild.
NT:halo reader.
karena mood author lagi bagus di tambah dukungan dari teman-teman author jadi authir cazy up sampe 3 eps.
semoga kalian betah ya.
merci.