
lena dan riana menjadi sahabat di sekolah.
lena merasa senang mempunyai teman saat di tempat barunya.
riana mengenalkan apa saja yang ada di kota avalaon beserta tempat yang enak untuk di kunjungi.
tapi siapa sangka ada rasa kebencian saat sesosok itu melihat kebersamaan mereka.
gigi nya menggeram begitu juga tanganya,ia sangat membenci kebersamaan mereka,terutama si anak culun riana.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
kegiatan di sekolah avalon berjalan seperti sekolah pada umumnya.lena menunjukan prestasi yang luar biasa bahkan melebihi murid yang berprestasi sebelumnya.
semakin banyak murid yang mengagumi dirinya dan juga semakin banyak juga fansboynya.
riana dan lena semakin akrab,kadang kala saat lena tidak tahu tentang kota riana selalu dapat diandalkan dengan pengetahuannya tentang kota,sebaliknya saat riana masih belum memahami pelajaran lena selalu membantu riana memahami materi tersebut.
hingga tanpa alasan yang jelas,sekolahnya di liburkan selama sehari.
seluruh murid sekolah avalor di liburkan,semua orang mulai berkemas terkecuali lena.
ia tak punya rumah untuk berpulang,karena rumahnya berada di tempat laij.lebih tepatnya dunia lain.
sampai saat ini ia masih mencari cara supaya bisa pulang dan bertemu kekasihnya.
di saat waktu luang pun ia selalu berada di perpustakaan sekolah untuk mencari cara untuk bisa pulang.
lena menyandarkan kepalanya di lembaran buku.
"ternyata dunia ini benar-benar berbeda dari duniaku,dari segi sejarah,segi ilmu pengetahuan,dan segi teknologi terlalu jauh."
lena mulai tidak yakin apakah ia akan bisa kembali ke dunia nya.
tapi mengingat janji tuan pahlawan membuatnya kembali bersemangat.
tapi di samping itu,untuk mencari petunjuk bagaimana kembali ke dunianya.
ia membutuhkan kebutuhan untuk hidup sementara di dunia ini.
pertama,tempat tinggal✅
kedua,pangan✅
tapi itu bisa di kesampingkan karena jika bajunya kotor ia bisa menggunakan sihir pencuci.
tapi....
lena juga butuh uang karena ia tak bisa terus bergantung pada makanan sekolah.ia bosan dengan makanan sekolah yang itu-itu saja.dan juga ia ingin membeli barang-barang lainnya.
oleh karena itu ia berusaha mencari pekerjaan.
lena pun menghabiskan seharian berkeliling kota untuk mencari pekerjaan.
menawarkan jasanya.
matahari mulai menyinarkan cahay orangenya.,lena pulang menuju asramanya degan lesuh
"dari sekian banyaknya pekerjaan yang bisa ku terima...hanyalah menjadi tukang mencuci dan...."
lena menggepal tangannya"wanita penghibur!😡"
"aku hanya mendapatkan 3 penny karena jasa mencucinya....yah setidaknya ia bisa makan makanan enak"
tapi lena masih belum puas dengan hanya pekerjaan mencuci.ia ingin menjadi seorang penyihir yang melawan kejahatan dan mosnter jahat.
bukan mencuci pakaian kotor.
lena terus mengomel pada dirinya sendiri.tanpa ia sadari hari telah berganti malam.
yang artinya,malam berburu telah di mulai.
lena melihat sekelilingnya.
lampu jalan mulai menyala.memancarkan cahay yang menerangi jalan.
seperti biasa,semua warga kota segera memasuki rumah mereka dan menutup seluruh akses masuk.
lena mulai teringat akan lelaki brengsek yang menyelamatkannya saat pertama kali ia datang ke kota avalon ini.ia juga orang pertama yang menyambutnya.walaupun ngeselin.
"apakah malam ini ia akan berburu lagi?"pikir lena mempertanyakan tentang lelaki bernama abraham itu.
saat sadar tentang apa yang ia pikirkan,membuat wajahnya sedikit memerah tanpa sadar.
"apa yang ku pikirkan..harusnya aku merindukan tuan pahlawan bukanya lelaki brengsek itu"