Avalon Mystery

Avalon Mystery
assasins?



lena tanpa membuang banyak waktu segera meminum potion berisi mana.


setelah meminum semua isi potion tanpa tersisa,tubuhnya seakan teraliri oleh energi mana.


dengan senyum manisnya ia mengangkat tongkatnya.


ia membidik tongkatnya mengarah ke segerombolan nigth monster yang sedang sibuk bertarung dengan lelaki tersebut.ia berputar menganyunkan pedang bilah melengkung bewarna hitam.


gaya bertarungnya yang cepat dan lincah mengingatkan lena pada salah seorang rekan lena yang ber-job assasins.


lena merapal sihir bersifat buff.


'acceleration'


kecepatan lelaki bertudung itu tiba-tiba meningkat.ia sadar bahwa gadis perak itu lah yang memberikan sihir itu padanya.


ia melihat lena sekilas."menarik..."


lelaki bertudung dan lena saling bekerja sama satu sama lain.


dan yang tersisa dari semua serigala yang mereka berdua basmi adalah serigala besar bertanduk.


"gadis cantik,apakah kau masih memiliki mana yang tersisa?"tanya lelaki bertudung.


"iya,aku masih punya beberapa energi mana,mungkin cukup untuk merapal mantra tingkat menengah!"jawab lena.


"bagus pertahankan itu gadis kecil!"ujar lelaki bertudung itu.


"aku bukan gadis kecil,umurku itu 15 tahun tahu!"ujar jengkel lena.ia jengkel kenapa semua orang memanggilnya gadis kecil.padahal di dunianya anak yang berumur 15 tahun saja dianggap sudah dewasa.


lelaki bertudung itu menyeringai."aku suka semangatmu!"


lelaki bertudung itu meluncur menuju serigala bertanduk.


sementara lena melakukan serangan jarak jauh dengan skala kecil.sembari memberi buff pada lelaki bertudung itu.


hanya butuh waktu 2 menit mereka berhasil membunuh nigth monster tersebut.


lelaki itu mendongah ke langit.melihat bulan sudah kembali ke bentuk semulanya.


"jauh lebih cepat dari dugaan ya.."gumam nya.


ia berjalan maju,menguliti tubuh monster tersebut.


lena hanya terdiam mematung.


lelaki tersebut menusuk dalam mayat mosnter itu,ia menggerakkan tangannya ke sana kemari dari dalam.


seakan mencari sesuatu.


saat menemukan barang yang di carinya,ia mencabutnya ke luar.


sebuah kristal berukuran 6 cm berwarna kehijauhan tua.


ia mematahkannya menjadi dua sehingga masing-masing menjadi 3 cm.


ia melemparnya ke lena.dengan cepat lena berusaha menangkapnya.


tapi karena ukurannya yang kecil membuatnya meleset dan jatuh ke tanah.


lelaki itu tertawa kecil,sementara lena hanya diam menahan rasa malu.


"hey gadis kecil,apa kau ingin mencari pekerjaan?"tanya lelaki itu.


"sudah ku bilang aku buka-"kata-katanya yang awalnya jengkel berubahnmenjadi tertarik.


"pekerjaan apa?"


"pekerjaan untuk memburu para nigth monster!,kau akan mendapat banyak uang dari memburu monster ini"jelasnya.


"apa maksudmu magic hunter?"tanya lena menebak pekerjaan apa itu.


"pintar!"ujar lelaki itu sembari menepuk kedua tangannya.


"kau itu gadis yang menarik,kau pandai menggunakan sihir.dan keahlian tempurmu pun juga lumayan....jadi apakah kau ingin bergabung?"


lena terdiam sejenak,ia memikirkan tawaran pekerjaan yang di tawari lelaki bertudung tersebut.


"dari apa yang ku lihat,para hunter memburu monster yang muncul setiap malam yang di sebut nigth monster.yang artinya pekerjaan magic hunter hampir sama seperti menjadi seorang mage!"pkkir lena mempertimbangkan tawarannya.


"baiklah aku terima tawaranmu!...tapi apakah aku akan menjadi magic hunter secara langsung?"tanya lena.


"benar sekali,mulai besok.burung gagak ku crowen akan mengantarmu ke pusat markas para magic hunter"


"crowen?"


"yap,crowen!"bertepatan dengan kata-kata lelaki itu sebuah burung gagak terbang dan bertengger di bahu kanannya.


"kalau begitu aku pamit undur diri,goodbye"


setelah mengucapkan salam perpisahan ia melempar bom asap ke permukaan.


"bau kentut!"


"percayalah kau akan terbiasa jika seiring kita bertemu..."