Angel & Devil TXT

Angel & Devil TXT
Strange



...- HAPPY READING -...



.


.


.


Taehyun benar-benar menjaga Bora dan Yebin, bahkan mereka berdua diajak oleh Taehyun ke Seoul Botanic Park yang terdapat adanya miniatur hutan, danau, dan rawa yang hidup berdampingan. Taehyun berhasil membuat mereka jauh lebih tenang dari sebelumnya.


Saat Yebin sibuk dengan kameranya, perlahan Bora menarik Taehyun untuk menjauh dari Yebin.


" Ada apa, Noona?."


" Taehyun-ahhh, sepertinya kau pandai menjaga Yebin. Apa kau ada rasa untuknya?."


Taehyun seperti mengelak dari pandangan Bora.


" Dengarkan aku, kau tidak bisa menutupinya dariku. Aku tahu kau mencintai Yebin begitupula dengannya."


Bora menghela nafas sejenak.


" Yeonjun memintaku untuk menyatukan kalian berdua, karena menurutnya kau yang lebih pantai untuk bersanding dengan Yebin. Bahkan Yeonjun sangat khawatir jika Yebin tidak bersamamu karena Yeonjun sudah selidiki hubungannya dengan Jay. Ternyata mereka sudah putus sejak tahun lalu, tidak hanya sebatas itu, Jay juga sudah menyakitinya. Kau bersedia, kan? Ini amanah dari Yeonjun."


" Bukannya aku menolak, tapi akan lebih bahaya jika dia bersamaku. Mengenai Jay itu, aku janji akan melindungi Yebin darinya tapi untuk menjadi kekasihnya aku rasa aku tidak pantas."


" Kenapa? Apanya yang tidak pantas? Yebin selalu bahagia denganmu tidak ada kata tidak pantas itu terukir kala kalian tengah berdua."


" Noona akan paham suatu hari nanti. Permisi."


Taehyun kembali menghampiri Yebin, ia sepertinya menghindari permintaan Bora. Bora semakin bingung bagaimana cara menyatukan mereka, apalagi ini permintaan terakhir suaminya. Tidak mungkin ia abaikan begitu saja, apalagi Yebin sudah seperti adik kandungnya.


" Suatu hari? Apa maksud dia? Hah aku jadi penasaran dengan Taehyun ini. Sepertinya aku harus mengunjungi tempat tinggalnya."


.


.


.


Taehyun kembali mendekat ke Yebin dan ikut melihat-lihat hasil foto gadis itu.


" Yebinn-ahh, apa kamu ingin Gyuri selamat?."


" Tentu! Dia sahabatku, terlebih dari itu ia bisa saja jadi kekasih Beomgyu Oppa."


" Kekasih?."


" Iyaa. Mereka sebenarnya saling suka tapi Beomgyu Oppa masih malu mengungkapkannya."


" Wahh menarik sekali, hahah. Bagaimana jika kita bantu mereka untuk jadian? Mau?."


" Taehyun-ahhh, Gyuri sedang hilang. Otakku tidak fokus dengan itu."


Taehyun menyentuh pundak Yebin.


" Mulai saat ini, siapapun yang kamu sayangi, aku janji, mereka tidak akan hilang lagi. Aku akan berusaha sesuai dengan kuasaku sebagai manusia. Selebihnya Tuhan yang menentukan. Oke?."


Yebin merasa tenang dengan perkataan Taehyun. Sama halnya dengan Bora yang melihat mereka dari jauh


" Aku yakin Taehyun bisa menjaganya."


.


.


" Jadi maksudnya kau akan menemukan Gyuri?."


" Tentu, setelah ini akan ku antar kalian pulang. Aku akan menyusul Beomgyu dan membantunya. Tapi kau harus janji padaku."


"Apa?."


"Jangan kemana-mana sampai kami pulang, atau setidaknya sampai Soobin Hyung kembali. Paham?."


Yebin mengangguk dan dibalas dengan usapan di pucuk kepalanya oleh Taehyun.


.


.


.


Sudah lama Beomgyu, Sunghoon dan Jake mencari keberadaan Gyuri namun belum juga ada kabar.


" Bagaimana ini? Hari sudah mau gelap, berarti sudah hampir seharian penuh Gyuri hilang." Cemas Jake.


" Sama Jake, aku juga khawatir dengannya. Apalagi dia memang tidak punya siapa-siapa selain kita teman-temannya." Balas Sunghoon yang merasakan hal sama dengan Jake.


"Eee, Hyung?." Panggil Jake.


Kemudian Jake mengode Sunghoon.


"Emm, Hyung? Kau baik-baik saja? Apa kau sakit?." Kini Sunghoon yang memanggilnya.


Beomgyu pun tersadar dari lamunan panjangnya dan melihat ada notifikasi di ponselnya, dari Taehyun.


"Aku dan Gyuri ada di rumah Heeseung. Kemarilah."


Beomgyu bingung, ia tidak tahu harus bahagia atau malah heran. Taehyun yang katanya tadi baru selesai mengantarkan Yebin dan Bora tiba-tiba sudah di rumah Heeseung bahkan ada Gyuri di sana. Bagaimana caranya ia bisa menemukan gadis itu dengan cepat? Padahal ia, Sunghoon dan Jake sudah sedari pagi mencarinya.


" Gyuri selamat, dia ada di rumah teman lamaku." Ujar Beomgyu yang berhasil membuat Sunghoon dan Jake tersentak kaget.


" Sungguh, Hyung? Kok bisa?." Tanya Jake dengan heran.


"Aku juga tidak tahu, ah kita kesana saja sekarang." Ajak Beomgyu.


Mereka kembali konvoi dan segera melaju ke arah rumah Heeseung.


.


.


.


Heeseung adalah teman lama Beomgyu dan Taehyun. Namun sejak lulus SMA, Heeseung lebih memilih untuk tinggal di Gangwon. Tempat itu terkenal dengan kriminalitasnya, tapi Heeseung tetap memberanikan diri untuk tinggal di sana dan menyelesaikan studinya.


Sesampainya di rumah Heeseung mereka disambut oleh beberapa penjaga di sana. Ketika masuk mereka menemukan Gyuri yang tengah duduk di ruang tamu dengan Taehyun dan Heeseung.


" GYURI!!!!." Sorak Sunghoon dan Jake kompak


"Aaa frenddd!!!." Gyuri berlari memeluk dua sahabatnya itu tanpa sungkan. Ya, mereka memang sedekat itu.


Kemudian Taehyun menghampiri Beomgyu.


" Peluk saja jangan ragu, aku tahu kau sangat mengkhawatirkannya." Bisik Taehyun dengan meledeknya.


" Ish kau ini, sok tahu."


" Aku tentu tahu, aku ini dekat dengan adikmu."


" Ah kau ternyata memakai orang dalam."


" Hai Gyu!." Sapa Heeseung.


" Ah hai, kau masih di sini rupanya ku kira pindah ke luar seperti Taehyun."


" Ah hahah iya sempat ke Amerika juga, hanya sebentar. Setelah itu kembali lagi ke sini."


" Lalu bagaimana kalian bisa menemukan Gyuri?."


" Aku yang menemukannya, ia pingsang di bantaran Sungai Han. Mungkin para anggota Jopok membuangnya kesana. Karena katanya semalam ia bertemu dengan para Jopok itu dan mereka memukulinya." Balas Heesung.


" Sungguh?".


Beomgyu segera menoleh ke Gyuri sementara itu Gyuri hanya tersenyum ia bahagia sekali akhirnya bisa melihat Beomgyu mengkhawatirkan dirinya.


" Gyuri-shii! Kau balik dengan dia saja ya. Menginap saja di sana, kan ada Yebin." Ungkap Taehyun.


Beomgyu menatap kesal Taehyun, ia paham kini. Pasti Taehyun ingin menjodohkan dirinya dengan Gyuri.


" Ah iya lebih baik kau balik ke rumah Yebin saja, di sana lebih aman dari pada kau sendirian." Ujar Jake mengiyakan perkataan Taehyun barusan.


" Issh kau ini main setuju saja, tanya dulu ke Beomgyu Hyung mau apa tidak." Sunghoon menghela Jake.


" Eh heheh, iya."


" Eumm tidak apa-apa Taehyun-shii aku bisa jaga diri." Kini Gyuri yang bersuara.


" Bisa jaga diri katamu? Cih! Bahkan semalam kau diculik. Sudahla kau balik denganku saja. Ayo."


Ya seperti itulah Beomgyu, gengsinya ditinggikan daripada usaha untuk mendapat Gyuri.


" Tapi aku masih heran dengan mereka berdua. Mereka bisa sama-sama ke luar dan kembali kesini lagi. Lalu menemukan Gyuri. Jika memang Gyuri dibuang ke bantaran sungai oleh gangster itu, apa? Apa alasannya? Tidak mungkin mereka membuang Gyuri di sana setidaknya mereka akan menjual Gyuri untuk mendapatkan untung." Batin Beomgyu yang berisi kecurigaan.


.


.


.


.


.


^^^^^^- continued ^^^^^^