Angel & Devil TXT

Angel & Devil TXT
Jojik-Polyeokbae



...- Happy Reading -...


-



Keesokannya Yebin datang ke rumah sakit untuk menemui Taehyun, terkadang ia juga merasa bodoh. Sudah berulangkali bertemu tapi masih belum tahu alamat rumah Taehyun, jika ia menemui Taehyun di rumah sakit terus menerus maka sama saja ia mengganggu tugas pemuda itu.


Namun ternyata Taehyun pagi itu masih santai sehingga ia tidak mempermasalahkan kehadiran Yebin.


la mengajak Yebin ke ruangannya dan sarapan bersama dengan makanan yang dibawakan oleh Yebin. Mereka sudah semakin dekat.


"Aku masih penasaran dengan Jopok". Tanyanya tiba-tiba.


"Kau masih penasaran? Sini ku bantu. Apa? Apa yang ingin kau ketahui?".


" Ya siapa mereka? Katanya nama mereka sudah lama dikenal tapi kenapa aku tidak tahu".


"Mungkin karena kau jarang menonton berita. Kau kebanyakan di kamar".


"Hahah sepertinya iyaa".


" Jopok adalah gangster paling ditakuti di Korea Selatan yang Setara dengan Yakuza Jepang. Sama halnya dengan Yakuza, nama Jopok juga sudah terkenal dari zaman dahulu. Sebuah gangster yang secara harfiah diterjemahkan sebagai penjahat terorganisasi. Ia adalah tulang punggung kehidupan bawah tanah di Korea Selatan. Mereka banyak melakukan tindakan kejahatan dan perlindungan terhadap suatu tindakan kejahatan. Pembantaian, penembakan, pembunuhan, penculikan bahkan penyelundupan obat-obatan terlarang. Itulah dia Jopok, singkatan dari Jojik-Polyeokbae. Bagaimana? Sudah puas dengan penjelasan ku?".


Yebin terheran-heran karena Taehyun bisa menjelaskan sedetail itu bahkan saat ia menjelaskannya membuat tubuh Yebin merinding seolah-olah sedang diajak untuk sidang dalam suatu tindakan kejahatan.


"Kauuu ... kau hafal sekali tentang mereka. Padahal kau ini dokter bukan polisi".


"Tapi aku warga negara Korea Selatan, wajar jika aku mengetahuinya".


" Tapi aku ..


" Kau kurang update dengan berita, pantas saja tidak tahu. Ah sebentar, aku ambilkan minuman dulu ya".


Taehyun pun pergi mengambilkan minuman untuk mereka berdua. Di samping itu, Yebin sendiri masih terkejut dengan penjelasan Taehyun. Sekarang ia paham apa tujuan Jopok itu untuk kembali ke sini.


" Banyak yang mengatakan mereka ingin balas dendam, pasti mereka ada pertikaian dengan sekelompok tertentu makanya mereka kembali kesini. Hah! Aigoo!!! Mahasiswa yang tertembak di kelas aku itu, apakah ia yang berkaitan dengan mereka?!!!".


Seketika Yebin mengingat perkataan mahasiswa itu.


"Papa saya pernah tak sengaja membunuh orangtua anggota Jopok era baru ini. Sebagai balasannya, mereka bergerombolan ke mari untuk balas dendam dan melakukan aksi kriminal lainnya demi mencapai kejayaan mereka...


"Hah!!! Jadiii ....


.


.


.


.


Kondisi Seoul saat ini sangat tidak baik, apalagi sejak kasus penembakan misterius waktu itu beserta pembantaian terhadap bos-bos besar di Negera tersebut membuat masyarakat semakin takut untuk keluar.


Pemimpin negara itu mengeluarkan surat peringatan agar tetap berhati-hati dan waspada akan kejadian secara tiba-tiba seperti itu lagi. Karena pada sejatinya, para kaum gangster itu masih bersembunyi bahkan ada sebagian polisi merasa bahwa mereka sudah memalsukan data mereka sehingga sulit bagi masyarakat untuk membedakan mana yang merupakan anggota Jopok dan mana masyarakat biasa.


.


.


.



Sore itu Taehyun kembali ke apartemen nya setelah mengantar Yebin pulang.


Seperti biasa, ia dilayani oleh para pelayannya. Mereka membantu Taehyun untuk membawakan jas serta tasnya.


Taehyun duduk di ruang tengah dan meminum minuman yang disiapkan untuknya.


" Malam ini akan ada yang ke Seoul Marina Club & Yacht, mereka akan berjaga di sana". Ungkap salah seorang asistennya.


" Bagus. Lalu berapa harga yang mereka tetapkan untuk wanita-wanita di sana?".


" Belum tahu tuan, tapi yang pastinya mereka akan langsung dikirimkan ke Amerika".


"Bagus, pasti itu arahan Hueningkai, kan!".


" Iya tuan, benar".


" Itu dia tuan, kami belum mendapatkan jalan keluarnya".


" Gampang, aku ada beberapa kenalan yang bekerja di perbatasan. la bisa membantu kita untuk membawa paket itu masuk ke negara ini".


Setelah itu Taehyun meneguk wine merahnya sembari smirk dengan penuh kepuasan.


.


.


.


.


07:00 KST



" Pemirsa, semalam baru saja terjadi aksi pembantaian terhadap para perempuan yang ada di Seoul Marina Club & Yacht. Menurut laporan polisi, mereka menduga adanya aksi pasukan Jopok di Club malam tersebut. Selain itu ada banyak wanita yang mereka culik dan kabarnya dibawa ke luar negeri untuk dijual. Berikut berita selengkapnya...


Yebin bergidik ngeri mendengar berita tersebut ketika ia dan Bora tengah menyiapkan sarapan.


"Unnieee...


Bora pun memeluk Yebin dengan erat.


"Hari ini jika tidak ada kegiatan di kampus lebih baik kau di rumah saja dengan unnie ya, jangan kemana-mana." Gumam Bora mengingatkan adik iparnya itu.


"Toktoktok!!!!".


"Sebentar, unnie bukakan pintu dulu."


Saat Bora membuka pintu, ternyata yang datang adalah Sunghoon dan Jake. Mereka datang dengan wajah yang begitu cemas.


Mereka pun dipersilakan masuk oleh Bora dan duduk di ruang tamu kemudian Bora dan Yebin juga duduk di hadapan mereka untuk mendengarkan apa yang akan mereka sampaikan.


" Gyuri! Semalam aku mendengar jika ia ke Seoul Marina Club & Yacht bersama tetangganya. Aku takut jika ia menjadi salah satu korban dari pembantaian semalam". Ungkap Jake dengan penuh kecemasan.


" Benar! Semalam aku juga menelponnya dan ia mengatakan sedang berada di sana. Bagaimana ini Yebin-ahh?! Tadi kami juga sudah ke pantinya berharap ada kabar tapi mereka bilang Gyuri sudah satu Minggu tidak berkunjung kesana".


" Gyuri? Sahabatmu itu, Yebinn ahh?".


"Iya unnie, dia anak yatim-piatu sejak kecil jadi dia tinggal di panti dan sejak dia kerja part time, dia memilih untuk menyewa rumah sendirian. Hah! Bagaimana ini unnie?! Kasian diaaa. Dia sahabat perempuan ku satu-satunya".


Air mata Yebin lagi-lagi meluncur, ini sudah kesekian kalianya ia menangisi orang-orang terdekatnya dalam kurun yang singkat. la merasa dalam kehidupannya hanya ada masalah, masalah dan masalah saja.


" Gyuri?!! Kalian tidak berbohong kan?!!!"


Beomgyu ternyata mendengar percakapan itu, ia juga merasa syok.


"Mereka benar-benar ... KETERLALUAN! AKAN KU CARI MEREKA!!!! HAHHHHH!!!."


Beomgyu melempar gelas untuk meluapkan emosinya kepada gangster itu, ia pun keluar dan mencoba mencari Gyuri, perempuan yang mungkin sekarang sudah bertempat di hatinya


sementara itu, sunghoon dan jake juga ikut menyusul dengan menggunakan mobil jake. dengan kecepatan tinggi mereka menyusul mobil beomgyu.


Sedangkan situasi di rumah keluarga choi hanya berisi isak kan tangis. Jika kalian menanyakan soobin di mana, soobin dari semalam memang izin pulang larut tapi karena jaraknya lumayan jauh untuk kembali ke rumah, maka nagyung mengusulkan agar ia menginap dulu di rumahnya. la tidak mau soobin kenapa-napa, apalagi ia mengakhiri pekerjaannya di tengah malam.


"Annyeong!!! Taehyun-ahhh!!!! Kau bisa ke rumah ku sekarang?!! Aku sedang ada urusan jadi Bora noona dan Yebin hanya berdua di rumah. Aku minta tolong jaga mereka selama aku pergi, soalnya Soobin hyung hingga tadi belum juga pulang."


"Baiklah!."


Taehyun pun melajukan mobilnya menuju rumah keluarga Choi setelah urusannya di apartemen Hueningkai selesai.


.


.


.


.


.


^^^continued ...^^^