Angel & Devil TXT

Angel & Devil TXT
Yeonjun & Bora Wedding



...- Happy Reading -...


Sudah hampir satu Minggu Na Sujin dirawat di rumah sakit


dan ditangani khusus oleh Taehyun.


Selama satu Minggu itu Yebin sebenarnya berusaha untuk menerima profesi Taehyun karena ia memang sudah terlanjur menyukainya lelaki berhidung mancung itu.


Namun sepertinya masih sangat sulit karena hingga kini ia masih menjaga jarak dengan Taehyun dan berusaha melupakan kebaikannya.


Pernikahan Yeonjun dan Bora yang seharusnya dilakukan beberapa waktu lalu gagal karena Bora harus menghadiri kelulusan adiknya di California. Sehingga mereka menunda acara pernikahan yang bisa dibilang mendadak itu.


Dan tibalah hari itu, di mana mereka akan mengikrarkan janji satu sama lain untuk rumah tangga mereka kedepannya dihadapan pendeta dan saksi mata.


Di sebuah gereja yang telah ditetapkan pada awal persiapan, semuanya telah dilakukan.


Bora tampil cantik dan elegan dengan gaun sederhananya, Yeonjun juga tampak berkharisma dengan balutan jas yang sederhana pula. Mereka memang tidak mau berlebihan, semuanya diatur sesederhana mungkin karena pada dasarnya mereka ingin menikah bukan untuk pamer berlebihan.


Kemudian di hadapan pendeta, Yeonjun mengikrarkan janjinya dengan menyertakan nama Tuhan dan segala isi hatinya untuk menikahi gadis yang sudah lebih dua tahun menjadi kekasihnya itu. Hingga akhirnya prosesi pemasangan cincin pun dilaksanakan dan akhirnya hubungan mereka resmi menjadi suami-istri.


" Bora, aku akan selalu ada di sini bersamamu, hendaknya maut menjemput aku hanya ingin bersamamu. Aku ingin seperi eomma dan appaku, mengakhiri segalanya bersama-sama. Tapi jika Tuhan lebih dulu menjemput ku, kau tak perlu membunuh dirimu. Aku akan tetap bahagia meski harus berpisah alam denganmu. Mengerti?".


Ujar Yeonjun kepada Bora ketika mereka sedang berada di pelaminan dan semua orang sibuk dengan hidangan. Sungguh dada Bora terasa sesak mendengarnya.


" Yaa!! Oppa!!! Apa-apaan kau ini! Baru usai menikah sudah membuat Bora unnie tertekan. Hah! Sudahla unnie, tak usah didengarkan dia memang suka begitu. Selalu saja tidak jelas".


Meski Yebin sudah berkata seperti itu, wajah cemas Bora tetap tidak berubah bahkan ia selalu mengeratkan gandengannya terhadap Yeonjun. Entah rasa apa itu intinya ia tidak mau jauh dari sang suami.


.


.


.


Mereka semua mengisi rumah keluarga Choi di malam hari dengan keramaian dan gelak tawa sebagai perayaan atas pernikahan mereka. Bahkan Na Sujin masih belum rela kembali ke rumah sakit karena ia cukup terhibur melihat para cucunya.


" Permisi".


Taehyun tiba-tiba hadir di ruangan tersebut, tentunya respon Yebin masih sama, biasa saja.


" Wah Taehyun-ahh!!! Suatu kehormatan sekali kau hadir di sini. Kenapa ketika acara tadi kau tidak hadir? Padahal aku mengundang mu". Tanya Yeonjun.


" Ahh hahah iya miaan, soalnya aku tadi banyak mengurus pasien korban kekerasan di Lotte Hotel Seoul. Jadi aku sangat sibuk, maaf".


" Kekerasan? Kekerasan apa? Astaga untung saja acara kau berjalan baik hyung!". Ujar Beomgyu.


" Iya syukurlah, aku juga tadi berharap sekali agar acara pernikahan Yeonjun hyung berjalan lancar". Ungkap Taehyun.


" Memangnya ada apa dokter?". Tanya Na Sujin.


" Teror?!! Astagah! Apa itu Jopok?". Respon Nagyung yang ketakutan.


" Aku tidak tahu". Balas Taehyun.


" Jopok? Hah? Jadi mereka benar-benar ada di sini? Dan mereka sudah mulai beraksi?". Kini Yebin yang bertanya.


" Iya dan aku masih heran kenapa kau seperti terobsesi dengan kumpulan mafia itu". Taehyun balik bertanya.


" Bukan urusanmu!".


Karena kesal hati Yebin pun beranjak dari tempatnya dan hendak menuju ke kamar namun secara mendadak ia malah melihat ada tikus di bawah kursinya. Alhasil ia loncat ketakutan dan heboh bersama Nagyung yang kebetulan duduk dengan dekatnya.


" AAA TIKUSSSSS!!!!!".


Tanpa sadar, tubuhnya reflek memeluk Taehyun. Pelukan Taehyun sangat tepat untuk tubuhnya, ia menenggelamkan kepalanya di dada Taehyun yang masih dibalut dengan jas dokternya.


Sedangkan Taehyun hanya diam di tempat, sepertinya ia juga kaget dengan pelukan dadakan itu.


Tikus itu diurus oleh Soobin sementara itu Beomgyu sibuk mengode yang lainnya bahwa Taehyun dan Yebin tampak nyaman berpelukan seperti itu, padahal tikusnya sudah dibuang oleh Soobin.


" Jangan sampai ada pasangan baru malam ini selain Yeonjun hyung dan Bora nonna yaa!". Celetuk Beomgyu sembari cengengesan.


Yebin pun melepaskan pelukannya dan mulai salah tingkah.


" Miannn".


" Nee".


" Hahahah ayolah! Kenapa kalian jadi canggung begitu?!! Bukannya kalian awalnya akrab?". Kini Yeonjun yang bersuara.


" Dia yang kesal denganku. Aku pribadi tidak ada menjaga jarak dengannya".


Ujar Taehyun tanpa menoleh ke Yebin.


Karena sudah malu Yebin pun pergi ke kamarnya.


" Maafkan dia ya dokter, cucuku satu itu memang sensitif mengenai seorang dokter".


" Tak masalah Halmoni, aku sudah tahu permasalahannya kebetulan kemarin aku dan Beomgyu banyak membahas tentangnya".


" Ah terima kasih dokter atas pengertiannya".


" Iya sama-sama, oh ya ini sudah larut. Mari ku antarkan halmoni kembali ke rumah sakit".


Malam itu pun Taehyun mengantarkan Na Sujin kembali ke rumah sakit.


^^^^^^continued...^^^^^^