Albert Vs CEO Briyan

Albert Vs CEO Briyan
Bab 08



Di dalam mobil Gia yang masih kesal terhadap briyan yang begitu licik. karena tiba-tiba ingin merebut pulau surga yang telah di beli kakaknya.


sebuah pulau tak berpenghuni yang terletak di banua Eropa yang menghadap langsung samudra atlantik.


Pulau itu memang sangat indah. Dengan pantai yang memiliki air sejernih kristal dengan pasir hitam vulkanik yang mengagumkan, serta Tebing vegetasinya yang rimbun.


sehingga apa bila di kelola akan menjadi pulau dan pantai instragamable. yang akan di buru pelancong turis dari seluruh negara. sebagai tempat pariwisata pulau surga yang di penuhi keindahan.


Membuat beberapa kolongmerat seperti briyan akan memburu Pulau itu. untuk menjadikan bisnis yang sangat menguntungkan.


Gia yang menyadari hal itu, sudah pasti briyan memang ingin merebut pulau itu bagaimana pun caranya.


Salah satu dengan cara menjatuhkan perusahaan keluarga Gia. yaitu Irawan group.


lagi-lagi Gia menghela napas dengan berat, ia benar-benar tidak mengerti dengan jalan pikiran briyan yang menargetkan perusahaan Irawan sebagai buruannya.


Meskipun Gia pernah menggagalkan rencana buruk Briyan pada waktu itu. karena ke Gia mengetahui keinginan Briyan yang ingin mengambil para rekan bisnis perusahaan Irawan.


Sehingga Gia menggagalkan Dengan cara membobol data perusahaan milik Briyan yang berada di beberapa negara di Asia.


Membuat dampak saham perusahaan itu anjlok dan mengalami kerugian yang tidak terkira.


Meskipun rencana briyan menjadi gagal. akan Tapi semua itu tidak membuat Briyan jatuh terpuruk. karena briyan memiliki tunjangan modal yang sangat kuat.


sehingga dengan mudah perusahaan briyan kembali bangkit menyelesaikan masalah kerugian.


Gia mengepal dengan kuat, ia harus mencari cara lain.


untuk menghancurkan harapan Briyan Jonathan, agar tidak mengusik perusahaan Irawan dan merebut pulau surga dari tangan kakaknya.


Lalu mengambil kalung miliknya sendiri dari tangan briyan. Gia mendapatkan kalung itu sebagai setatusnya seorang penerus keluarga Albert sang Mafia Iblis bayangan.


Bahkan ipan ikut menjadi cemas melihat keanehan Gia yang terlihat dingin dalam diam. setelah melewati debat dan adu mulut bersama briyan.


"Nona sudah sampai" panggil ipan menepikan mobil di depan sebuah toko A&K perlengkapan servis onderdil kendaraan motor dan mobil.


"Emmm," gumam Gia pelan. lalu melepas seatbelt. dan berniat untuk keluar. tiba-tiba tangan Gia di tahan sasa.


"Nona Gia, tunggu". pinta sasa gelisah.


"Emmm, ada apa ?" tanya Gia tanpa ekspresi.


" Aku sungguh-sungguh minta maaf, gara-gara aku, kalungmu masih ditahan tuan briyan" jelas sasa meminta maaf.


kalau saja dirinya waktu itu tidak disandera Samuel. mungkin Gia bisa mengambil kalung itu dengan mudah.


Akan tetapi Gia harus mengalah demi keselamatan sasa. Gia meminta ipan untuk tidak melukai briyan waktu itu, sehingga Samuel pun melepas sasa begitu saja.


"Tidak perlu minta maaf, itu hanya sebuah kalung biasa, aku lah yang ceroboh karena menjatuhkan kalung itu." seloroh Gia berpura-pura tidak peduli tentang hal itu lagi.


"Pan bisa kau antarkan Sasa pulang ke rumahnya, untuk malam ini kau tidak perlu mengikuti ku." lanjut Gia memerintahkan Ipan.


"Baik," jawab ipan singkat.


Gia membuka pintu dan turun dari mobil itu. lalu melangkah masuk untuk melihat persiapan motor miliknya untuk balapan.


Di ruang belakang bengkel. Tiga sekawan A&K, yaitu Arman, Diki dan Kevin.


Sudah bersiap untuk berangkat. hanya tinggal menunggu kedatangan Gia. sebagai pimpinan mereka.


suara langkah kaki Gia menghentikan obrolan mereka bertiga.


Mereka tertegun melihat penampilan Gia yang semakin tomboi. dengan setelan kemeja pria berbalut jas biru muda. lengkap dengan bawahan senada.


"yak ampun ada apa dengan penampilan mu Gia? " tanya Arman meneliti Gia dari ujung rambut Sampai ujung sepatu Gia.


Begitu juga Diki dan kevin semakin di buat bingung Gia.


"Oh ini, aku baru saja, selesai menghadiri pesta " jelas Gia mencubit jas nya.


"Yang benar saja, dimana-mana kalau acara seperti itu, biasa nya perempuan akan memakai gaun paling bagus dan berdandan cantik. tapi kau malah terlihat berantakan sekali," sambung Kevin mengometari.


"itu karena acara mengusung tema para penjahat, karena itu aku ber penampilan berantakan seperti ini he... he... he... !" jawab Gia berbohong sambil tertawa kaku,


Gia tidak mungkin memberi tahu kejadian yang sebenarnya. karena terlalu di luar nalar bagi orang yang hidup nya normal seperti mereka bertiga.


"Ha... ha... ha... seperti itulah temanya, aku akan ganti baju dulu, dimana motor ku untuk balapan.?" jawab Gia sambil mengalihkan pembicaraan.


karena ia tak ingin mereka bertiga tahu noda merah di bajunya, benar-benar darah manusia.


"Di sana, keduanya sudah kami modif agar motormu lebih ringan dan kecepatannya juga maksimal". sahut Kevin menunjukkan dua motor sport 150cc dan 250cc. yang bertengger dengan gagah dan juga keren milik pribadi Gia.


"wooowwww kalian montir-montir ku yang paling keren" puji Gia mengerlingkan mata.


"Jadi Kau mau pakai yang mana nona Gia alena Irawan?" tanya Arman sambil bergaya bak seorang pangeran.


karena yang mereka tahu gia adalah seorang putri pengusaha. Gia hanya tersenyum sambil menunjuk motor sport berwarna merah.


Gia alena Irawan adalah nama samaran Gia semenjak memutuskan untuk tinggal di Indonesia, sehingga tidak banyak orang yang tahu bahwa Gia memiliki identitas lain yaitu Gia Albert sang pimpinan Iblis bayangan.


"Motor sport 150cc saja, itu sudah cukup untuk road rece. dan Terimakasih atas kerja keras kalian bertiga, hadiah untuk malam ini akan kita bagi rata," ujar Gia sungguh-sungguh dengan percaya diri tingkat dewa.


Membuat mereka bertiga tepuk tangan dan lompat karena senang.


"yaeeeee asik kita berpesta besok" seloroh Diki antusias. begitu juga Kevin dan Arman hanya bisa terkekeh saling merangkul karena senang


Setelah Gia mengganti baju. ia segera menaiki motor sport 150cc yang Gia pilih untuk balapan liar malam ini.


Tidak lupa tiga sekawan A&K Arman, Diki dan juga kevin ikut turut mendampingi gia, mereka ber empat mengendarai motor sport masing-masing lalu meninggalkan toko A&K.


layaknya anak motor mereka berempat mulai melaju dengan kecepatan tinggi membelah keramaian kota.


Menuju lokasi tempat yang sudah di tentukan untuk balapan liar kali ini.


***


Kini Gia telah sampai di lokasi tempat dirinya mengikuti balapa liar,


Terlihat sudah banyak kerumunan para pendukung yang mulai mendaftar untuk taruhan jagoan mereka masing-masing, atau sekadar untuk menonton saja


Begitu juga anak-anak muda penggila balap liar mereka sangat antusias.


Ikut berantisipasi dengan handphone mereka masing-masing berdiri di pinggir trek perlintasan. menghubungkan vidoe call satu sama lain. dengan sebuah laptop


Untuk para pendukung yang akan menonton jagoan mereka di layar proyektor yang sudah di siapkan.


Bahkan ada beberapa orang sampai memakai Drone untuk menyaksikan pertandingan balapan liar kali ini.


semua ikut berdebar kencang karena trek perlintasan yang cukup jauh dan berkelok-kelok. untuk balapan malam ini.


lokasi balapan memang sengaja berpindah-pindah karena semua itu untuk menghindari razia polisi.


Beberapa lawan bersama para pendukung masing-masing sudah mulai bersiap di pinggir garis star.


"pengumuman.....pengumuman.... !!" ujar seorang panitia acara. cukup kuat.


"Seperti biasa para peserta bebas memodif agar bisa menambah kecepatan kendaraan kalian dan juga bebas memakai motor apa pun di balapan ini, " seloroh panitia itu


"Tapi tidak ada yang boleh curang atau mencelakai lawan bagi peserta atau pendukung yang mencoba mengganggu jalannya pertandingan akan di hukum apa kalian semua mengerti!",


"Bagai yang melakukan kecurangan, hukumannya, peserta yang ikut pertandingan akan di eliminasi"


"Dan satu lagi, kali ini hadiah bagi pemenang sebesar 200 juta. plus 500 juta dari seorang dermawan yang ingin memberikan hadiah itu secara cuma-cuma. apa kalian sudah siapa."jelas panitia panjang lebar.


membuat orang-orang begitu terkejut saat mendengar hadiah yang totalnya hingga 700juta


Lalu panitia itu mulai mengambil bendara aba-aba di gari star.


Dari kejauhan dua orang pria yang sejak tadi membuntuti Gia sejak keluar dari toko A&K.


Ikut menyaksikan akannya di mulai pertandingan Gia dan lima orang lain nya sebagai peserta balapan liar kali ini.


"Menurutmu apa pencuri itu akan menang sam?" tanya briyan memperhatikan Gia dari kejauhan.


bersambung....


tinggalkan jejak kalian agar thor terus semangat untuk cerita ini. 😘😘💞💞💞💞💕💕💕💕💕💕💕💕


.