
"Bila dilihat dari informasi yang sekarang kita dapatkan dia selalu menang balapan," jawab Samuel
"tapi untuk malam ini seprtinya sayang sekali dia salah memilih motor. karena yang lain terlihat lebih unggul dengan motor sport 250cc," jawab sam langsung menebak bahwa Gia akan kalah
"Benarkah?" tanya briyan meneliti.
setelah briyan memerintah anak buah untuk mencari tahu. siapa wanita yang dengan mudah menyamar menjadi Giyo Erlang Irawan, tanpa ada yang menyadari sama sekali di dalam pesta
kecuali gara-gara para penjahat yang sedang menargetkan dirinya lah, membuat penyamaran wanita itu terbongkar.
Kini briyan dan sam tahu. bahwa Gia ternyata adik kembar Giyo.
wanita yang hobinya di luar normal, yak seperti sekarang ini.
Balap liar lah, yang Gia jadikan sebagai hobinya , bahkan kini briyan juga mengetahui bahwa toko A&K ternyata miliknya Gia sebenarnya.
sehingga Gia tidak kekurangan uang hingga menjadi seorang pencuri.
Briyan memperhatikan ada ke anehan dari sosok seorang Gia karena dari informasi yang ia dapat Gia tidak pandai bela diri,
Namun pada kenyataan saat kejadian itu Gia sangatlah pintar bela diri dan penuh perhitungan.
briyan mulai bertanya-tanya dalam hati dari mana Gia mendapatkan kalung seperti ini, dan mulai mencoba mengingat kejadian pada malam pertama briyan bertemu Gia.
wanita itu begitu tergesa-gesa menaiki mobil briyan. Hingga tidak sadar ada briyan di sana,
Belum lagi para pemotor itu, terlihat seperti para penjahat yang sedang ingin menangkap Gia.
Akan tetapi aba-aba yang Gia ucap kan waktu itu meskipun dengan sembarangan Tapi sangat tepat dalam sekejap ada kembang api, dan beberapa mobil hitam datang menolong Gia.
"Mungkinkah dia masih punya sisi lain, yang dia sembunyikan ?" tanya briyan dalam hati.
Sembari melihat Gia yang mengendarai motor sport melaju kencang secepat kilat. setelah mendengar aba-aba di mulai nya pertandingan.
semua para penonton dan pendukung berteriak memberi semangat, karena kali ini hadiah nya sangat tidak biasa.
sehingga membuat keinginan lebih besar untuk sama-sama ingin kemenangan di kubu masing-masing.
Briyan merebut hendpon milik sam, yang sedang terhubung sebuah drone yang merekam balapan Gia.
Terlihat wanita itu sangat berusaha mengejar ketinggalan nomor empat diri belakang. karena ternyata hanya dirinya lah yang mengendarai motor sport 150cc.
sedangkan yang lain menggunakan motor sport 250cc yang sudah jelas kecepatan sepuluh kali lebih cepat dari moto milik Gia.
"Seperti nya kau yang salah menembak sam!" ejek briyan tersenyum licik.
"Maksud tuan dia akan menang seperti biasanya? " tanya sama tidak percaya. karena jelas-jelas lawan-lawan Gia lebih unggul dari motor yang mereka kendarai.
"yak sudah sangat jelas!" 200juta dan 500juta dari ku akan masuk saku dia sebentar lagi," ujar briyan yang telah menyadari kenapa Gia memilih motor yang salah.
itu bukan lah kesalahan melainkan taktik kemenangan yang tidak akan bisa di pungkiri.
Karena briyan mulai menebak Lintasan yang berkolok-kelok akan menjadi hambatan para peserta balap liar. yang bermotor ber ukuran besar.
Apa lagi pertandingan ini di lakukan road roce, yang artinya balapan di jala umum atau jalan raya. yang lintasan hanya sebuah aspal biasa.
Dan benar saja setelah lintasan kelokan kedua. mereka berlima terlihat lemah karena menggunakan motor sport 250cc. yang berat motor itu saja sudah menjadi kendala.
di tambah jalan aspal yang rusak dan bergelombang, bahkan ada juga lintang jebra cros. membuat mereka kualahan menghadapi lintasan.
Tapi tidak dengan Gia yang sangat lincah dengan motor sport yang lebih kecil dan ramping.
sehingga dengan mudah berkelok di jalan sempit sekali pun. bahkan Gia bisa dengan mudah memilah-milah jalan yang rata dengan yang rusak.
setelah dua putaran kini terlihat jelas Gia lah yang memimpin pertandingan.
para pendukung Gia semuanya menjerit bahagia dengan debaran jantung masing-masing mulai menggebu-gebu.
menunggu kemenangan yang sebentar lagi di raih telak Gia.
melihat dari video call pertandingan dan juga dari drone atau layar proyektor yang terpampang cukup besar.
"Lihat motor sport merah sudah di depan finish sebentar lagi, semua cepat beri dia jalan. " perintah panitia untuk mengosongkan jalan agar tidak ada yang keserempet motor para pembalap. dan.....
"OOOooongggghhhh wussssssssssss.....!!!! motor Gia lah yang pertama finish.
"AAAkkkkk....." teriak para pendukung Gia yang kegirangan atas kemenangan Gia dengan telak. .
setelah dua menit barulah di susul peserta lain dengan rasa kecewa.
tiga sekawan A&K, Arman, Diki, dan juga Kevin langsung berlari kearah Gia, lalu mereka bertiga memeluk Gia penuh suka cita.
Bahkan Diki hingga menangis karena terlalu senang, karena mendapatkan hadiah malam ini yang sangat besar. apa lagi Gia sudah berjanji untuk membagi rata hadiah nya.
dengan cepat Kevin membuka helem Gia. untuk memukul kepala Diki yang sudah banjir air mata dan air liur
karena panitia membawa sebuah kantong plastik dan koper berisi uang hadiah juara pertama.
"Selamat kau memang dewi balap liar, " seloroh panitia acara.
"Terima kasih juga atas hadiah," ujar Gia sungguh-sungguh. dengan napas tersengal-sengal karena ke lelahan.
"Tentu itu sudah menjadi milikmu, tidak bisa diganggu gugat siapa pun juga." ujar panitia itu sambil menepuk bahu Gia. Gia hanya terkekeh mendengar ucapan nya itu.
"Oh, yak bolehkah aku tahu, siap orang yang memberikan bonus dua kali lipat dari hadiah pertandingan?" tanya Gia penasaran orang kaya mana.
Yang menghamburkan kan uang hanya untuk pertandingan balap liar.
Padahal jelas-jelas balapan liga kejuaraan internasional saja hadiah nya tidak sebanyak itu.
"Orang itu di sana, seperti dia penggemar balap liar " ucap panitia menunjuk sebuah mobil mewah yang terparkir di bahu jalan.
"Baik lah, aku hanya ingin berterimakasih"
"kalau begitu sekali lagi selamat,"
"Hei tunggu...!"
"Ada apa Gia ?"
"Kevin berikan 100 juta kepada nya..!" perintah Gia.
"Untuk apa?" tanya Kevin bingung.
"Aku ingin mentraktir mereka semua yang ada disini, tapi ingat!' tidak ada yang boleh beli minuman beralkohol atau obat-obatan terlarang" ujar Gia memberi tahu panitia acara.
"Dan satu hal lagi, uang nya tidak boleh untuk menyewa hotel untuk pacaran. karena hanya akan menambah keturunan!" pesan Arman penuh penekanan.
Pria itu pun mengangguk dengan sangat senang, dan tertawa lucu mendengarkan montir Gia berpesan,
Meskipun Gia terlihat perempuan nakal tapi Gia tidak pernah berani merusak diri sendiri atau orang lain demi pergaulan malam.
"Baiklah, lagi pula kita masih punya sisanya 600jutaaaaaaa,!!! ujar Kevin dengan gemas.
setelah itu Gia mendatangi mobil mewah itu. untuk bertemu pemilik yang sudah memberikan hadiah sangat besar.
Gia mengetuk kaca pintu tengah mobil mewah itu. untuk mengucap terimakasih,
akan tetapi betapa terkejut Gia saat pintu mobil itu terbuka dan keluar seorang pria. dengan senyum tipis nya.
"hai pencuri...?"sapa briyan.
"kamu... si.... si.... si... Si SOMBONGGG....!! " teriak Gia sangat terkejut.
bersambung.....
tinggalkan jejak setelah membaca ya 😘😘😘😘😘