
Adzan subuh telah berkumandang,Ara telah bangun dari tidurnya untuk melaksanakan sholat subuh.Berbeda dengan Alfa yang masih terlelap dan asik di mimpinya.
Setiap kali Ara mengingat kejadian dimana Alfa menyebut nama perempuan lain,hatinya serasa tertusuk oleh ribuan pisau.Ia tak tahu jika perasaan yang telah dirasakannya saat ini adalah perasaan cinta kepada sang suami.
Bagi setiap orang pasti menginginkan kehidupan yang bahagia,begitu juga dengan Ara.Yang menginginkan rumah tangganya bersama Alfa menjadi rumah tangga yang sakinah,mawadah,dan warahmah.
Namun itu semua hanyalah angan - angan dan mustahil untuk terjadi.Untuk saat ini Ara hanya bisa berdo'a dan mencurahkan semua isi hatinya kepada sang maha pencipta.
Seorang perempuan yang kemarin telah menyandang gelar sebagai seorang istri,telah selesai mengambil air wudhu.Perempuan itu berniat untuk membangunkan laki - laki yang kini telah sah menjadi suaminya.Perempuan itu tak lain adalah Ara.
"Mas Azzam,bangun.Kita sholat subuh"
Ucap Ara membangunkan suaminya
Alfa telah bangun,ia mengambil air wudhu dan melaksanakan kewajiban sebagai umat islam yaitu sholat.Mereka melaksanakan sholat subuh berjamaah.
Di lain tempat,seorang wanita telah mengetahui kabar mengenai pernikahan Alfa.Wanita itu terlihat sangat antusias dan senang karena mantan tunangannya telah menikah dengan orang lain,dan bisa melupakannya.
Wanita itu adalah Clara,perempuan yang dulunya adalah mantan tunangan Alfa.Clara telah menikah dengan CEO perusahaan besar di Amerika,pernikahan itu terjadi karena keluarga Clara telah berhutang budi pada keluarga laki² yang kini menjadi suaminya.
Pria itu memang kaya,tampan,dan memiliki keluarga yang baik terhadap Clara.Namun sangat disayangkan,karena pria itu sungguh kejam.Bagaimana tidak,Clara slalu di suruh ini dan itu.
Tujuan pria itu menikahi Clara adalah untuk mendapatkan keturunan,karena suaminya adalah anak tunggal dan membutuhkan calon penerus perusahaanya kelak.Suami dari Clara bernama Variel.
Akhirnya yang dinantikan oleh Variel terwujud.Ya,Clara saat ini sedang mengandung anak dari Variel.Usia kandungannya telah memasuki 2 bulan,setap pagi Clara selalu mengalami morning sickness.
"Mas,boleh nggak kalau aku bertanya"
Ucap Ara dengan sedikit ragu untuk mengatakan.
"Mau tanya apa?"
Jawab Alfa dengan sifat yang super duper dingin bagaikan kutub es
"Mas,maaf sebelumnya karena mungkin aku telah lancang ikut campur.Aku tahu,kita menikah hanya sebatas perjodohan dan nggak lebih.Aku hanya ingin kejujuran diantara kita,tidak baik jika suami istri saling menyembunyikan sesuatu masing - masing.Akan lebih baik jika kita saling mengungkapkan,baik itu baik maupun buruk.Aku ikhlas jika kamu tak mencintai aku,tapi aku mohon perlakukan aku sebagai istrimu agar semua orang tak tahu tentang kita dan ijinkan aku untuk melaksanakan kewajibanku sebagai istrimu"
Ucap Ara panjang lebar dengan air mata yang mulai menetes satu persatu.
"Saya dulu telah memiliki tunangan bernama Clara,sayangnya dia menikah dengan orang lain.Untuk saat ini saya belum bisa menerima kamu,saya akan berusaha mencintai kamu.Walau bagaimanapun kamu telah sah menjadi istri saya,ijinkan saya membimbingmu.Saya minta maaf atas perlakuan saya kemarin,saya akan bersikap lebih baik lagi kepada kamu.saya berharap kamu mau mulai dari awal pernikahan kita.Kita sama² berusaha ya,semoga keluarga kecil kita menjadi keluarga yang sakinah,mawadah,dan warahmah.Amin."
Jelas Alfa dengan tulus dan mencium kening Ara untuk pertama kalinya dengan penuh ketulusan.
"Amin....makasih mas,makasih karena telah mau menerimaku"
Kata Ara dengan tangis haru yang membasahi pipinya.
_________________________________________________
Jangan lupa untyk tinggalkan jejak kalian dengan cara vote,like dan komentar.🤗🥰🤩