
"Cinta memang begitu,pada awalnya memberikan kebahagiaan dan pada akhirnya akan memberikan luka yang mendalam hingga sulit dilupakan."
__________________________________________________
Rayhan memeriksa keadaan istri dari sahabatnya yang tak lain adalah orang yang telah membuat dirinya patah hati.
"Ya Allah berilah aku kekuatan untuk mengikhlaskan Ara yang telah menjadi istri sahabatku sendiri.Jika memang kebahagiaanya ada bersama Alfa,maka aku akan mengikhlaskannya karena kebahagiannya lebih penting dari kebahagiaanku" batin dokter muda yang ber-name tag Rayhan.
Rayhan sifatnya berbanding terbalik dengan Alfa.Ia sangat ramah membuat siapa saja yang dekat dengannya merasa nyaman.Banyak perempuan yang mengejar Rayhan,namun ia menolaknya secara halus karena hatinya hanyalah untuk Ara.
Kini semua telah berubah,Ara sudah menjadi istri Alfa.Takdir memang tak bisa ditebak dan tak bisa diubah.Maka sekuat apapun kita berusaha untuk mengubahnya itu tak akan membuahkan hasil dan hanya sia - sia.
"Dia tak apa,hanya demam biasa.Ini resep obat yang harus ditebus di apotek.Kamu kapan nikah?kok nggak ngasih tau aku" Ucap Rayhan menyerahkan resep obat yang harus ditebus oleh suami Ara.
"Aku menikah baru beberapa hari lalu.Thanks karena sudah mau datang ke sini"
"Ya, sama - sama.Kalo begitu aku pamit dulu, assalamualaikum" Pamit sahabat Alfa.
"Waalaikumsalam" Jawab Alfa yang masih bisa terdengar di telinga Rayhan.
Langkah demi langkah telah dilewati Rayhan yang sedang dalam keadaan patah hati,tiba - tiba Rayhan menabrak seorang perempuan membuat perempuan itu terjatuh ke lantai.
"Maaf mbak,saya tidak sengaja" Ucap Rayhan mengulurkan tangan untuk membantu sang perempuan itu.
"Tidak papa mas,lagian saya juga jalan tapi nggak lihat - lihat" Ucap perempuan yang jatuh di lantai membuat Rayhan menoleh dan tatapan keduanya saling bertemu.
"Zevanya"
"Rayhan"
"lo kapan pulang ke Indonesia?" Tanya Rayhan Zevanya baru saja pulang dari luar negeri.Disana ia melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2.
"Baru aja, oh iya kapan lo mau nikah?. Katanya udah ada calon,buruan sebelum jadi milik orang.Btw lo ngapain disini,kan tugas lo itu di rumah sakit." Ucap Zevanya menyinggung perihal pernikahan, ia tak tahu jika Rayhan baru saja patah hati.
"Calonnya udah diambil orang, Ze.Gue kesini karena dipanggil sama Alfa untuk memeriksa istrinya yang lagi demam" Jelas Rayhan dengan lesu.
"Yang sabar ya Ray,Allah pasti akan mempertemukan lo sama orang yang lebih baik lagi.Semua akan indah pada waktunya.Alfa udah nikah, sama siapa? kok gue nggak diundang sih! "
"Makasih Ze,mungkin mengikhlaskan adalah solusi paling tepat untuk saat ini. Ya, Alfa udah nikah dengan pilihan orang tuanya dan yang jelas bukan dengan Clara." Ucap Rayhan dengan lesu membuat Zevanya prihatin mengenai keadaan sahabatnya itu.
"Clara ninggalin Alfa secara tiba - tiba demi laki - laki lain. Beberapa bulan setelah kejadian tersebut,Alfa dijodohkan oleh orang tuanya dengan perempuan yang kini telah menyandang status sebagai istrinya.Saat ini hubungan mereka semakin membaik dan Alfa telah menerima istrinya dengan baik"
"Ooh gitu, yaudah gue ke kamar dulu" Ucap Zevanya meninggalkan sahabatnya yang masih dalam keadaan sakit hati.Kini bukan hanya sahabatnya yang sakit hati,namun dirinya juga sakit hati karena orang yang ia cintai dalam diam itu telah menikah dengan orang lain.
Rayhan, Alfa, dan Zevanya merupakan sahabat sejak SMP. Zevanya memiliki perasaan lebih dari sekedar sahabat kepada Alfa,sayangnya sang CEO dingin tersebut tak menyadari perasaan Zevanya.
Cinta memang begitu,pada awalnya memberikan kebahagiaan dan pada akhirnya akan memberikan luka yang mendalam.
"Halo pak Dadang,saya sedang di hotel Harmony dekat mall Alexander.Tolong bapak kesini dan tebus resep obat untuk istri saya di apotek" Ucap Alfa kepada supirnya yang ada di balik ponsel.
"Iya Den,pak Dadang segera kesana"
"Saya tunggu di loby, pak"
"Iya Den" Alfa segera menutup sambungan telfon tersebut.
Sekarang ia bingung karena siapa yang akan menjaga Ara saat dirinya menunggu pak Dadang di loby. Alfa memutuskan untuk memanggil karyawan hotel dan pastinya berjenis kelamin perempuan.
__________________________________________________
Hai semua🤗Maaf karena Author baru up🙏🏻😔,karena beberapa hari ini banyak tugas yang harus diselesaikan.
Author berharap cerita ini bisa menginspirasi kalian semua.Ambil sisi positif dan buang sisi negatifnya😊
Karena jujur ini adalah karya pertama author jadi harap maklum dan terus support cerita ini dengan cara vote,like,kalau perlu kalian berkomentar tentang dimana letak kesalahan author agar bisa menjadi motivasi author untuk selalu berkarya.Kita hanyalah manusia,manusia hanya bisa berusaha dan berdoa.Maka hargailah usaha mereka yang mau berusaha.
Semoga pandemi ini segera berakhir dan kita bisa beraktifitas lagi seperti biasa.Author orangnya ramah kok,bukan maksud author memuji diri sendiri.Maksud author, jika kalian pengin lebih dekat sama author.Kalian bisa follow akun ini dan chat.Kalian bebas mau tanya apa aja,insyaallah author jawab.
Salam hangat dari Author
Tertanda,
It's Cars😊🤩
See you di bagian selanjutnya🤩