Alara

Alara
Nggak Bawa Jaket



Ditengah perjalanan, Alfa melihat sebuah restoran yang menyediakan makanan sederhana. Pada umumnya, sebuah restoran biasanya menyajikan makanan barat atau makanan modern.


Berbeda dengan restoran yang satu ini, restoran berbentuk seperti Joglo (rumah adat Jawa Tengah) ini menyajikan berbagai makanan tradisional, seperti gudeg, bubur ayam, lodeh, pecel, tumis kangkung, soto dan lain sebagainya.


Restoran tersebut terlihat menarik sekaligus asing dimata Alfa karena sebelumnya ia tak pernah kesana, ia teringat jika istrinya belum makan membuat Alfa berjalan ke arah restoran tersebut sambil menenteng paper bag berisi belanjaannya tadi.


Alfa duduk di bangku restoran, ia melihat berbagai menu makanan dan minuman tertera di sana. Akhirnya ia memutuskan untuk memesan satu porsi bubur ayam, dua porsi ayam penyet, dan tiga cup teh hangat.


"Mbak, saya pesen satu porsi bubur ayam, dua porsi ayam penyet, teh anget nya tiga. Dibungkus ya mbak" Ucap Alfa kepada karyawan restoran.


"Baik pak, mohon ditunggu" karyawan restoran segera pergi meninggalkan Alfa untuk menyiapkan pesanan Alfa.


Di lain tempat, tampak dua perempuan sedang berbincang - bincang. Entah apa yang dibicarakan oleh mereka berdua hingga dunia serasa milik berdua.


"Ze, kita keluar yuk! bosen tau disini terus"


"Kamu kan masih sakit, nanti kalau masuk angin gimana?"


"Aku mohon" Ucap Ara menyatukan kedua tangannya di depan dada membuat Zevanya menghela nafasnya.


"Oke deh, tapi kamu pakai jaket ya"


"Aku nggak bawa"


"Tunggu bentar ya, aku akan ambilkan jaket milikku" Zevanya pergi keluar kamar Ara dan pergi ke kamarnya untuk mengambilkan jaket miliknya yang akan ia pinjam kan kepada Ara.


Pak Dadang telah sampai di apotek terdekat untuk menebus resep obat Ara.


"Mbak, saya mau nebus obat ini" Ucapnya menyerahkan resep obat dari Rayhan kepada karyawan apotek.


"Sebentar pak, saya ambilkan dulu" Karyawan tersebut meninggalkan pak Dadang untuk mengambilkan obat pesanan Alfa.


Setelah mengambil obat, karyawan apotek kembali dengan membawa obat untuk diberikan kepada Pak Dadang "Ini pak, obatnya" ucap karyawan menyerahkan obat dan menjumlahkan semua nominal yang akan dibayar oleh supir Alfa itu.


"Semuanya tujuh puluh enam ribu, pak"


Karyawan itu kembali dengan memegang satu lembar uang dua puluh ribuan dan dua lembar uang dua ribuan.


Supir Alfa itu pun kembali ke tempat parkir, lalu mengendarai mobil milik bos nya ke Hotel Harmony. Setelah menempuh beberapa menit perjalanan, akhirnya sampai di tempat tujuan sang supir yaitu Hotel Harmony.


Alfa mengotak - atik ponsel miliknya, tiba - tiba ponsel tersebut berdering tanda ada panggilan masuk. Alfa menyentuh layar ponselnya hingga membuat panggilan itu terhubung dengan sang pemanggil.


"Assalamualaikum, Den" Ucap orang dibalik ponsel.


"Waalaikumsalam, kenapa bapak menghubungi saya?" Tanya suami Ara.


"Bapak sudah di lobby hotel Den, Bapak mencari Aden di seluruh sudut ruangan tapi Aden tidak ada" Jawab pak Dadang dibalik ponsel.


"Saya sedang di luar pak, bapak berikan saja obatnya kepada resepsionis "


"Baik, Den" Ucap supir Alfa dan segera menutup sambungan telpon mereka.


__________________________________________________


Hai semua🤗Maaf karena terlambat up🙏🏻😔, karena banyak tugas yang harus Author selesaikan.


Author berharap cerita ini bisa menginspirasi kalian semua.Ambil sisi positif dan buang sisi negatifnya😊


Karena jujur ini adalah karya pertama author jadi harap maklum dan terus support cerita ini dengan cara vote, like, kalau perlu kalian berkomentar tentang dimana letak kesalahan author agar bisa menjadi motivasi author untuk selalu berkarya.Kita hanyalah manusia, manusia hanya bisa berusaha dan berdoa. Maka hargailah usaha mereka yang mau berusaha.


Semoga pandemi ini segera berakhir dan kita bisa beraktifitas lagi seperti biasa.Author orangnya ramah kok, bukan maksud author memuji diri sendiri. Maksud author, jika kalian pengin lebih dekat sama author. Kalian bisa follow akun ini dan chat. Kalian bebas mau tanya apa aja,insyaallah author jawab.


Salam hangat dari Author


Tertanda,


It's Cars😊🤩


See you di bagian selanjutnya🤗Jangan lupa jempol terbaik nya😘