Alara

Alara
Prolog



Banyak typo bertebaran,


harap maklum.



*Author Pov*


Wanita yang hidup sebatang kara dan bekerja sebagai pelayan restaurant, ia tak pernah berfikir bahwa takdirnya akan seperti ini. Tinggal di sebuah kontrakan kecil juga bukan impiannya, ia yang dulunya anak dari pebisnis sukses kini telah menjadi orang yang serba kekurangan semenjak ayah dan ibunya meninggal.


Bagaimana tidak, semua harta kekayaan nya sudah di rebut oleh bibi nya -Ratih- yang dari dulu memang sudah mengincar harta kedua orang tuanya. Ratih berstatus janda anak satu, anaknya -Mila- berjenis kelamin perempuan dan umurnya hanya selisih beberapa tahun lebih muda dari Ara.


Ratih menghalalkan segala cara demi mendapat kekayaan Ara. Entahlah, Ara tak ingin berburuk sangka mengenai cara apa yang sang bibi lakukan untuk merebut harta keluarganya. Ia hanya berdoa agar ibu dari sepupunya -Ratih- segera di beri hidayah oleh sang Maha pemilik hidup.


Sungguh, kebaikan Ara memang tak perlu diragukan lagi. Tak semua orang bisa menirima semua itu, ia bahkan tak pernah mengeluh mengenai kehidupannya.


*Al Pov*


Saya cukup kagum terhadapnya, walupun kondisi ekonominya seperti itu. Ia tak pernah mengeluh kepada sang maha kuasa.


Dia adalah Khadijah Astuti Arabella.


Saya adalah Azzam Alfaruq. Putra kedua dari tiga bersaudara, putra dari pasangan Hadi Hermawan dan Anggi Setyowatiningsih. Kakak saya bernama Zainal Hermawan, sedangkan adik saya bernama Alif alamsyah.


Abi saya adalah seorang yang dulu nya pengusaha, sekarang beliau telah memilih untuk istirahat di rumah. Beliau memiliki beberapa hotel, apartemen dan perusahaan di berbagai daerah yang ada di Indonesia termasuk Jakarta.


Kakak saya yang mendapat bagian untuk mengelola apartemen, saya perusahaan, sedangkan adik saya mengelola hotel.


Kakak saya telah menikah dengan seorang wanita yang kini telah menjadi kakak ipar saya, dia bernama Alysha Paramitha Azzahra. Saat ini mereka sudah dikaruniai seorang anak perempuan yang berumur enam tahun dan diberi nama Shakura An nafi' Hermawan.


Kakak saya beserta istri dan anaknya tidak lagi tinggal bersama dengan saya, umi, abi dan Alif. Mereka memiliki rumah sendiri yang jaraknya tidak terlalu jauh dari pusat kota, alamatnya di Mawar Residence no 6  Jakarta


Kita tak pernah tahu bagaimana takdir kita di masa depan, kita hanya bisa pasrah kepada sang maha kuasa. Siapa yang bisa menolak takdir?tak seorang pun bisa menolaknya.


Cinta adalah sesuatu yang bersifat rahasia, kita tak pernah tahu kapan cinta akan datang dan kapan pula cinta itu pergi. 'Cinta' kata unik yang sering di ucapkan oleh kalangan remaja, kata yang bisa membuat hati kita luluh dengan siapa pun. Cinta bukan hanya kata, tapi juga butuh komitmen untuk menjalaninya.


Cinta butuh komitmen, dan saya akan berkomitmen dengan cara menikah. Terkadang banyak orang yang mengatakan jika menikah harus dari kalangan yang sederajat, tapi tidak dengan saya.


Jodoh adalah cerminan diri. Jadi seperti apa perilaku kita pasti akan sama dengan jodoh kita. Saya memang tak bisa seperti laki laki diluaran sana, yang selalu mengumbar keromantisan bersama pasangannya.


Saya percaya bahwa Allah tak akan menjodohkan kita dengan orang yang salah. Mungkin dia lah yang telah digariskan menjadi jodoh saya untuk selamanya.



.


.


.


Ara memang kuat dan sabar ya! Nggak seperti Author yang sangat sabar menunggu kalian nge-like cerita ini🤗


.


.


.


Haii🤗


Haii🤗


Haii🤗


Salam kenal dari author😁


Author harap kalian suka dan puas dengan hasil dari karya author.


Jangan lupa nantikan bagian selanjutnya.🥰🤩


Untuk lebih dekat lagi dengan author, bisa follow akun author🥰😁🤗