
"Memiliki seorang Istri seperti Ara adalah suatu keberuntungan yang sangat besar,bagaimana tidak Ara mau menerima Alfa yang sedingin kutub es dan mencairkan kutub es itu hingga menjadi hangat"
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
"Ihhh,mas bucin banget sih"
"Kalau aku bucin berarti kamu kusut,kan pasangannya bucin adalah kusut di sinetron 'Samudra Cinta' "Jelas Alfa (Author jadi senyum - senyum sendiri😅)
"Tapi ini nggak di sinetron 'Samudra Cinta' mas,ini di kutub es yang sudah mulai mencair" Ucap Ara kepada suaminya yang sedingin kutub selatan.
"Mendingan debatnya nanti aja ya kalau ada PEMILU,sekarang kamu siap - siap dan aku tunggu di bawah" Alfa melangkahkan kakinya keluar dari kamarnya dan turun ke lantai dasar.
Ara segera berganti pakaian,yang tadinya hanya pakai setelan baju tidur kini telah berganti menjadi gamis yang dipadukan dengan hijab berwarna senada membuat siapa saja yang akan melihatnya pasti terpukau.
Wajahnya tanpa polesan make up sama sekali,ia memang sengaja karena dalam agama islam seorang perempuan harus menjaga kecantikannya untuk suaminya kelak.Walaupun begitu ia terlihat sangat cantik dan memukau.
Memiliki seorang Istri seperti Ara adalah suatu keberuntungan yang sangat besar,bagaimana tidak Ara mau menerima Alfa yang sedingin kutub es dan mencairkan kutub es itu hingga menjadi hangat.
Memang awalnya Alfa sangat tidak suka terhadap Ara,ternyata benar apa yang dikatakan setiap orang jika benci dan cinta itu beda tipis.Inilah bukti jika kebencian bisa berubah menjadi perasaan mencintai.
"Mas aku udah siap,ayo kita berangkat" Ucap Ara dan dibalas anggukan oleh Alfa
Ara berjalan tepat di samping Alfa,hubungan keduanya kini semakin membaik.Alfa dan Ara segera masuk mobil dan segera melajukan mobil itu.Perlahan tapi pasti ban mobil yang ditumpangi oleh Alfa dan Ara akan bergulir menuju toko buah sebelum ke Rumah Sakit Medika Indah.
Mobil Alfa berhenti tepat di depan toko buah,ia memilih untuk menunggu di dalam mobil.Ara keluar dan membeli parsel buah untuk Alysha.
"Mbak,parsel buahnya satu ya" Ucap Ara kepada karyawan toko buah itu.
"Iya mbak,mohon ditunggu" Ucap karyawan itu dan beranjak pergi mengambilkan parsel buah untuk Ara.
"Ini mbak,dua ratus ribu" Ucap karyawan itu setelah mengambilkan parsel buah pesanan Ara.
Ara mengeluarkan dua lembar uang pecahan seratus ribuan dari dalam dompet yang ada di tasnya lalu memberikannya pada karyawan di toko buah tersebut,setelah itu ia kembali masuk ke dalam mobil.Mobil yang ditumpangi Alfa dan Ara kembali melaju dengan kecepatan sedang menuju Rumah Sakit tempat Alysha melahirkan putri kedua nya.
"Umi,tak terasa ya waktu berjalan begitu cepat.Sekarang kita telah memiliki dua menantu dan dua cucu dari Zain.Abi berharap kita segera memiliki cucu dari Alfa dan Ara" Hadi meminum secangkir teh dan menikmati sunset.
"Iya bi,umi juga berharap begitu" Pandangan Anggi tak berpaling dari matahari terbenam yang terlihat indah,bagaimana tidak langit mempersembahkan warna gradasi yang sangat cantik membuat mata siapa saja yang melihatnya menjadi terpesona dengan kecantikan warna tersebut.
Ban mobil yang dikendarai oleh Alfa telah berhenti tepat di parkiran Rumah Sakit Medika Indah.Keduanya berjalan melewati meja resepsionis dan kamar inap para pasien lainnya,Alfa tahu ruangan Alysha karena tadi ia mengantarkan kedua orang tuanya untuk menjenguk Alysha.
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
Sunset : matahari terbenam
_____________________________________________________
Hai semua😊
Selamat malam mingguan bagi yang merayakan🥳🤗
Bagi yang punya pasangan dimohon untuk merayakan malam mingguan berdua,sedangkan yang jomblo harap tenang karena kita bisa merayakannya sendirian😅🤣
Bagi yang sudah membaca cerita "Khadijah" author ucapin makasih sebanyak - banyaknya.Karena jujur ini adalah karya pertama author jadi harap maklum dan terus support cerita ini dengan cara vote,like,kalau perlu kalian berkomentar tentang dimana letak kesalahan author agar bisa menjadi motivasi author untuk selalu berkarya.Kita hanyalah manusia,manusia hanya bisa berusaha dan berdoa.Maka hargailah usaha mereka yang mau berusaha.
Semoga pandemi ini segera berakhir dan kita bisa beraktifitas lagi seperti biasa.Author orangnya ramah kok,bukan maksud author memuji diri sendiri.Maksud author, jika kalian pengin lebih dekat sama author.Kalian bisa follow akun ini dan chat.Kalian bebas mau tanya apa aja,insyaallah author jawab.
Salam hangat dari Author
Tertanda,
It's Cars😊🤩
See you di bagian selanjutnya🤩😉🥰