49 Days

49 Days
Eps 8



😄😄😄


...****************...


In Jung tidak ingat (karena saat itu, In Jung banyak pikiran, sehingga tidak ingat pernah ketemu JH-Kyung), lalu tanya siapa dia.


Han Kang berkata hanya pegawai paruh waktu. 


Min Ho mengajak Han Kang untuk bicara di kantor dan pamit pada kedua teman wanita mereka.


JH-Kyung ternyata menangis di luar, ibu...


Suara Scheduler terdengar di telp untuk mengingatkan waktu. 


JH-Kyung masuk lagi dan pelayan wanita itu kesal, selama ini Yi Kyung tidak pernah kerja satu shift penuh. JH-Kyung mengeluh dan jalan menemui Han Kang.


Han Kang sedang bicara dengan Min Ho. Han Kang heran, apa Min Ho bisa kerja sendiri padahal Min Ho belum punya pengalaman.


Min Ho berkata,


" Ayah Ji Hyun yang memintanya melakukan pekerjaan ini" Han Kang tampak heran.


Lalu JH-Kyung mengetuk pintu dan masuk dan sempat mendelik ke Min Ho. JH-Kyung ingin mengatakan sesuatu pada Han Kang dan minta Han Kang keluar sebentar.


Min Ho berkata "aku akan keluar"


tapi Han kang minta Yi Kyung mengatakan-nya langsung.


JH-Kyung ingin perubahan jam kerja, dari jam 12 malam ke jam 11 malam. Karena waktu itu, dia sangat kelaparan jadi tidak dengar jelas.


Han Kang : Karena kau tidak jelas mendengarnya, maka kau akan kerja hanya sampai jam 11 malam?


JH-Kyung berkata "aku harus kembali ke rumah tepat jam 12 malam, ada yang menungguku. aku harus pulang tepat waktu, agar orang itu bisa pergi"


Han Kang setuju, ya sudah pergi sana.


JH-Kyung menegaskan, apa maksudnya pergi? Pergi ya pergi atau pergi...keluar kerja?


Han Kang menjelaskan, kerja dari jam 11 pagi sampai jam 11 malam, jelas?


JH-kyung mengucapkan terima kasih dan masih sempat mendelik ke arah Min Ho dulu sebelum pergi. Ia tidak langsung pergi, tapi menguping pembicaraan keduanya.


Min Ho heran, Han Kang sangat longgar pada gadis itu. Han Kang tidak mengerti (atau tidak sadar?)


Min Ho berkata kalau Han Kang sangat tegas dengan urusan kerja dan tidak tahan kalau ada yang tidak kerja dengan benar, bukankah sekarang Han Kang sangat murah hati pada gadis itu?


Han Kang beralasan ia yang menggaji gadis itu jadi tidak masalah jika ia toleran padanya.


Min ho : Kau tidak pernah serius tertarik dengan seorang gadis. Aku ingin tahu, apa dia tipe wanita yang kau sukai?


Lalu Min Ho berkata kalau ia juga bertahan dengan tragedi ini, karena itu yang diinginkan Ji Hyun (pura-pura). Han Kang membenarkan. Tapi JH-Kyung tidak, ia berkata dalam hati, tidak, tidak pernah. Bukan itu yang kuinginkan. Oppa..apa kau adalah orang seperti ini?


Saat diluar, wajah Scheduler muncul di ponsel, dan bernyanyi. JH-Kyung buru2 pulang.


Yi Kyung makan mie instant dan dua tukang ribut itu ada di kanan kirinya (aku ingin tahu, LYW ketawa ngga ya dengan scene ini, takut kesedak mie hahaha..)


Ji Hyun minta diijinkan bisa menyentuh benda-benda. Agar ia bisa menyelinap ke kamarnya untuk mengambil stempelnya sebelum digunakan untuk hal yang tidak2. 


Scheduler bertopang dagu, kau mengatakan hal yang gila. Ji Hyun mohon, sehari saja, tidak sejam saja. Aku tidak bisa ke rumah dengan tubuh Yi Kyung.


Scheduler pura2 menekan sesuatu, yang kau butuhkan adalah perekam, bip..Scheduler tidak ikut campur masalah manusia, lalu mendelik ke arah Ji Hyun.


Bukan urusanku, kata Scheduler. Ji Hyun memintanya masuk ke kamarnya dan mengambil stempel. Scheduler mengulang, ia tidak mau ikut campur.


Scheduler berdiri di dapur Yi Kyung dan melihat sana-sini, ia minta jangan memanggilnya ke ruangan ini, kapanpun ia disini, ia merasa tidak enak.


Ji Hyun memelas, apa kau tidak punya belas kasihan? Tidak punya, kata Scheduler, aku pergi.


Scheduler berbalik dan seperti ragu sebentar, lalu berkata sesuatu yang kau tahu, ketoklah dan pintu akan terbuka (ngutip ayat dia, atau maksud Scheduler, mungkin sebenarnya JH bisa gampang keluar masuk, tinggal mengutip ayat itu sebagai passwordnya?)


Lalu Scheduler memberi kode seperti menekan tombol2, sekarang, semua pintu pakai kode rahasia. Lalu ia menghilang. 


Ji Hyun masih saja ngomel, kenapa dia tidak membantu sama sekali, lalu ia heran apa maksudnya tadi.


JH-Kyung menemui Han Kang lagi dan berusaha membujuk bosnya itu untuk memberikan waktu bebas padanya. Kalau sekitar jam 3 sampai 5 sore kan tidak banyak pekerjaan...


Han Kang : Jadi?


JH-Kyung : Karena kau tidak akan bisa memecatku, karena...ia mengeluarkan uang dari kantongnya, hanya ini uang milikku, tinggal 36 ribu Won. Jika kau memecatku maka, sampai aku menemukan pekerjaan baru, aku akan kelaparan. 


JH-Kyung berkata ia sungguh harus pergi ke satu tempat hari ini.


Han Kang tidak mengerti, sekarang kau mengancamku? hahaha...kasihan banget bos satu ini.


JH-Kyung memohon, ia hanya pergi untuk 3 jam saja dan tidak perlu dibayar untuk 3 jam itu. Han Kang berkata, ia belum memberikan ijinnya.


JH-Kyung sudah yakin kalau Han Kang pasti mengijinkan, ia berkata kalau Han Kang akan beruntung dan lari. Han Kang bicara sendiri, larimu kencang seperti orang yang kukenal.


JH-Kyung pergi ke rumahnya, menunggu pembantu mereka pergi, dan melompati pagar dengan bantuan kotak. JH-Kyung memasukkan kode pintu dan masuk.


Ia membuka sepatu dan menyimpan di kantungnya, lalu jalan berjingkat ke kamarnya.


JH-Kyung melihat foto Min Ho dan menelungkupkannya, lalu sempat berbaring di ranjangnya.


JH-Kyung melihat gaun pengantinnya dan dengan kesal menjatuhkan ke lantai, tapi segera mengembalikan agar tidak ketahuan :) 


JH-Kyung membuka lacinya dan menemukan banyak cek, awalnya ia senang dan ingin mengambilnya, tapi terbayang wajah Scheduler yang memerintahkan untuk cari uangnya sendiri, maka dengan kesal, JH-Kyung mengembalikan uang itu ke laci.


Ia mencari stempel, tapi belum juga menemukan-nya.


Min Ho datang sambil membawa bingkisan buah. JH-Kyung melihat dari jendela dan panik, lalu segera jongkok bersembunyi.


Ibu Ji Hyun membuka pintu dan Min Ho heran, kemana pelayan. Ibu Ji Hyun menjelaskan kalau pelayan keluar untuk belanja.


Min Ho mengantar Ibu Ji hyun kembali ke kamarnya dan ia minta ijin untuk mengambil beberapa barang milik Ji hyun, siapa tahu kalau ada barang2nya, Ji Hyun akan lebih cepat sadar.


Ibu Ji Hyun berkata Min Ho lebih tahu apa yang paling disukai Ji hyun, jadi Ny. Shin memberikan ijin, whoa..memang lihai ckckck..


Sementara itu, JH-Kyung berlomba dengan waktu dan membuka laci-lacinya untuk mencari stempelnya yang entah ada dimana. Ia terlihat panik.


Min Ho jalan ke arah tangga dan mulai naik. JH-Kyung membuka kotak demi kotak di lacinya, ia mendengar langkah Min Ho.


Min Ho semakin mendekat...JH-Kyung menoleh, ia terperanjat.


Min Ho sudah di depan pintu dan membuka handelnya, ia masuk ke dalam, dan melihat tajam ke satu arah...


JH-Kyung membeku...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jangan lupa like dan comment!😄