49 Days

49 Days
Eps 37



😄


...****************...


Min Ho berusaha membantu Yi Kyung bangun, Yi Kyung kau tidak apa-apa? apa kau terluka?


Yi Kyung tidak mengenal Min Ho, kau siapa? Yi Kyung terlihat bingung dan sedikit ketakutan.


Roh Ji Hyun bingung, apa yang harus kulakukan ..Ji hyun memanggil Scheduler.


In Jung tiba di lokasi dan melihat Min ho dan Yi Kyung. In Jung memanggil Min Ho, oppa!


Min Ho minta Yi Kyung menunggu sebentar.


In Jung mendekat dan ingin penjelasan, Oppa, apa yang terjadi sebenarnya?


Min Ho : In Jung!


In Jung ingin tahu kenapa Min Ho bersama Yi Kyung. Min Ho menarik In Jung pergi, meninggalkan Yi Kyung sendirian.


Han kang kebetulan kembali dan ia menyaksikan semua yang terjadi. Han kang melihat Yi Kyung seperti akan jatuh lagi, maka dia bergegas lari menopangnya.


Han Kang : Yi Kyung, jangan terkejut. Kau mengenaliku, iya kan?


Ji Hyun melihat Han Kang dan Yi Kyung. Scheduler muncul di belakangnya, kau, pembuat masalah ini!


Ji Hyun berkata akan menjelaskan semuanya. Scheduler kesal dan menarik Ji Hyun pergi.


Yi Kyung masih bingung dan ia jalan terus. Han kang mengikutinya dari belakang. 


Tiba-tiba Yi Kyung teringat sesuatu.


Flashback


Yi Kyung dan Yi Soo jalan menikmati mekarnya sakura.


Yi Kyung : Aku akan gila, Yi Soo


Yi Soo : Kenapa?


Yi Kyung : Karena disini sangat indah.


Yi Soo : Aku pikir aku akan gila juga.


Yi Kyung : Apa karena aku terlalu cantik?


Yi Soo : Aigoo..idiot.


Keduanya ingin membangun rumah dan menanam pohon ceri nanti kalau mereka pensiun.


In Jung marah, dan ingin penjelasan Min Ho. Ada apa sebenarnya, bukankah Min Ho seharusnya ada perjalanan bisnis, kenapa bisa liburan bersama Song Yi Kyung?


Tapi Min ho lebih mencemaskan Yi Kyung yang tadi hampir pingsan. Min Ho minta In Jung tetap disitu dan menunggunya.


In Jung : Oppa!


Min Ho minta maaf tapi tadi Yi Kyung tidak enak badan dan jatuh, jadi dia harus memastikan kalau Yi Kyung baik-baik saja. Min Ho lari pergi.


Ji Hyun juga mendapatkan sesi disiplin dari Scheduler. Ji hyun bingung, bagaimana ini. Scheduler berkata kalau Yi Kyung sudah bangun, Ji hyun tidak bisa melakukan apapun.


Ji Hyun cemas kalau tidak bisa pulang sebelum jam 12 malam, harinya pasti dipotong lagi, apa aku akan mati begitu saja?


Scheduler menenangkan Ji Hyun. Yi Kyung bangun atas kemauan-nya sendiri dan bukan salah Ji Hyun. Ji Hyun lega, tapi takut kalau Min Ho dan Han kang curiga.


Scheduler : Masalahnya bukan pada dua pria itu, tapi gadis itu. Dia tidur di rumah dan terbangun disini, bagaimana bisa? Apa kau tidak pernah dengar? Cari pendeta untuk usir setan? Saat pemilik tubuh bangun diluar rumah, pemilik akan berpikir kalau semuanya itu hanya mimpi. Jadi kita akan menghapus satu hari dari kehidupan Song Yi Kyung. 


Dalam melakukan itu, kita harus mengurangi satu hari dari 49 harimu.


Scheduler : Aku tidak tahu apa itu, tapi kau memicu sesuatu yang penting dari ingatan gadis itu.


Ji hyun segera lari mencari Song Yi Kyung, diikuti Scheduler. Dimana Song yi Kyung? 


Yi Kyung jalan. Han Kang masih dibelakangnya. Yi Kyung mengikuti sepasang anak SMU yang sedang jalan menikmati keindahan bunga sakura, lalu ada sepasang anak SMU lain yang buka stand di taman itu.


Yi Kyung tertegun. Han Kang juga. Bahkan Ji Hyun. Scheduler bingung.


Flashback,


Ji Hyun dan Han Kang berusaha membujuk para pejalan kaki untuk diramal. Biayanya 5000 Won. Ji hyun sudah teriak2 tapi tidak ada yang mau diramal. Han Kang cuma duduk saja.


Ji hyun teriak, Hei, Han Kang! jangan cuma duduk saja dan melihat, pergi dan cari pelanggan, kita harus mendapat uang untuk sumbangan. Cuma duduk tidak membuat kau cantik.


Ji hyun memutuskan untuk menyanyi. Han Kang malu sekali dan berusaha menghentikannya :) Ini sangat memalukan!


Ji Hyun masih menyanyi...dan aku tidak bisa mengatakan selain aku mencintaimu. Di dunia ini, hanya kau yang ada....


Tiba-tiba sepasang siswa SMU dari sekolah lain mendekat. Ji Hyun langsung semangat, apa kalian ingin dibacakan kartu Tarot? Itu Yi Soo dan Yi Kyung.


Yi Soo berkata ini palsu. Ji Hyun berkata bukan. (sepertinya memang sejak dari sononya, Scheduler dan Shin Ji Hyun itu musuhan hahaha) 


Ji Hyun minta mereka membayar 5000 Won dulu. Yi Soo membayar, dengan memberikan hampir semua uangnya :) 


Ji hyun memperhatikan pergelangan tangan Yi Soo dan badge Yi Kyung. Song Yi Kyung.


Ji Hyun minta Yi Soo menarik kartu Tarot. Yi Soo melakukannya dan keluar The Lovers. Yi Kyung tanya kartu apa dan Yi Soo malu, lalu menegur Ji Hyun, kenapa punya kartu seperti ini.


Wajah Ji Hyun berubah, dia tidak suka hasil kartunya. 


Yi Kyung tanya apa kartunya jelek, tapi Ji Hyun memutuskan untuk bohong. Kartu ini mewakili cinta tanpa syarat. Kalau kalian adalah pasangan serasi dan pernikahan kalian akan indah dan langgeng.


Yi Kyung dan Yi Soo tampak senang. Yi Soo bahkan bangga, aku yang memilihnya!


Ji hyun memainkan sulap, kaya Romedal, dari balik kain pink, Ji hyun mengeluarkan mawar pink, ini adalah hadiah istimewa untuk pasangan yang sudah ditakdirkan.


Yi Kyung terpesona, Yi soo juga, wow..mawar pink. Ji hyun berkata itu adalah bunga favoritnya.


Yi Kyung-Yi Soo mengucapkan terima kasih dan pergi dengan bahagia.


Yi Kyung ingat lagi, saat itu Yi Soo dan Yi Kyung duduk di bangku taman. Yi Soo tanya apa Yi Kyung lapar.


Yi Kyung : Aku akan gila Yi Soo.


Yi Soo : Kali ini kenapa?


Yi Kyung : Kenapa? karena harum mawar ini pasti sudah membuatku kenyang.


Yi Soo mengambil mawar itu, ini punyaku.


Yi Soo ingin menamai rumah pensiun mereka Februari. Februari ditambah cinta, cinta Februari. Yi Soo janji akan membuatkan rumah itu untuk Yi Kyung.


Yi Soo berlutut dan memberikan mawar pink itu pada Yi Kyung, 


setelah itu Yi Soo berdiri dan mencium dahi Yi Kyung.


Kembali ke masa kini. Yi Kyung sangat terpukul dengan ingatan itu, lalu ia jatuh.


Scheduler kaget dan segera menangkap Yi Kyung. Karena kebetulan saat itu, Han Kang dan Ji Hyun juga masih tenggelam dalam ingatan masa lalu mereka.


Yi Kyung bingung dan pandangan-nya hampir kabur, tapi dia melihat wajah Scheduler..wajah Yi Soo sebelum pingsan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...