
😄
...****************...
Di RS, semua gembira. Ji Hyun menegaskan, kalau selama dia koma, ibu dan ayah selalu di RS menjaganya?
Ayah Ji hyun membenarkan. Aku tinggal disini lebih lama dari ibumu. Ibu tersenyum.Â
Ji hyun : Wow..itu menakjubkan! Kukira aku benar2 sangat beruntung.
Han Kang tersenyum mendengar percakapan mereka. Ji Hyun memandang Han Kang, tapi Han Kang...kenapa kau masih disini?
Ayah dan ibu kaget, mereka buru-buru menjelaskan kalau selama ini Han kang selalu membawakan bunga segar untukmu.
Han Kang berkata ia mencemaskan Ji Hyun. Ibu menyambung, kalau Han Kang benar2 menjaga mereka.
Ji hyun heran, benarkah? sepertinya kau punya rasa tanggung jawab. Terima kasih. Ji Hyun tersenyum.
Tapi Ji Hyun komen lagi, ah...aku tidak bisa mengatakannya, tapi kalau orang tiba-tiba berubah, mereka akan mati. Kenapa kau melakukan hal-hal yang bukan kebiasaanmu?
Ayah dan Ibu benar2 tidak enak dan ingin menghentikan Ji Hyun. Tapi Ji hyun menyuruh Han Kang pergi. Han Kang menurut saja dan pergi.
Han Kang pulang. Paman Oh langsung tanya, apa kau menemui Ji Hyun?
Han Kang berkata kalau Ji Hyun tidak mengenaliku, dia sudah melupakan waktu saat dia bersamaku. Dia lupa sama sekali apa yang terjadi dalam 49 hari itu.
Paman Oh kaget, benarkah? Paman mengerti, kalau ada yang ingat maka rahasianya akan bocor. Mungkin memang aturannya seperti itu.
Paman Oh merasa kasihan pada Han Kang, Kang..apa yang akan kita lakukan? Kau harus mulai mencintai secara rahasia lagi.
Han Kang tahu, meskipun ia merasa sedih, tapi ini bukan sesuatu yang harus disesali. Aku pikir merasa sedih justru konyol. Yang paling penting, dia hidup.
Han Kang jalan keluar dan duduk di kursi. Han Kang ingat saat JH-Kyung pertama kali datang dan minta diterima kerja hanya 48 hari saja. Saat Jh-kyung mengaku melihat teman dan tunangannya, lalu pingsan.
Saat Han Kang memeluk Jh-kyung, saat Han Kang memperingati kematian ibunya, lalu saat Jh-kyung memeluknya dari belakang, kumohon katakan pada Ji Hyun, kalau dia bangun nanti, untuk mengatakan padaku lagi, apa yang ingin ia katakan.Â
Hati Han Kang terasa sakit, bagaimana kau bisa tidak ingat?
Yi Kyung masih duduk sendiri dalam gelap, memandangi kalender dan berkata Yi Soo..kapan kau datang? Cepat dan datanglah.
Ternyata Scheduler duduk di sampingnya.
Paginya, Han Kang menemui Yi Kyung. Han Kang langsung datang karena Yi Kyung tidak punya telp. Han Kang berkata kalau Ji Hyun sudah sadar.
Yi kyung kaget, apa?
Han Kang mengulang, Ji Hyun sadar.
Yi kyung lega sekali dan ia benar2 senang.
Han Kang berkata ini melegakan tapi sayangnya anak itu tidak ingat apa yang sudah terjadi. Dia tidak akan mengingatmu juga.
Yi kyung terlihat kecewa, benarkah? Han Kang mengucapkan terima kasih karena sudah membantu Ji Hyun selama ini. Han Kang menawarkan pekerjaan di cafenya pada Yi kyung sebagai ganti pekerjaan yang dilepaskan Yi Kyung.
Yi Kyung minta Han Kang tidak terlalu mencemaskannya.Â
Han Kang : Ini karena profesimu sesuai..
Yi kyung berkata kalau ia sedang menunggu seseorang. Lalu Yi Kyung masuk, tunggu sebentar.
Yi Kyung mengambil gelang Ji Hyun dan memberikannya pada Han Kang, Ji hyun minta aku memberikan ini untukmu, dia bilang itu milik ibu Kang.
Han Kang kaget, ini milik ibuku? Bagaimana bisa?
Yi kyung juga tidak tahu, Ji Hyun tidak bilang. Kau tanya saja dia, dan juga dia berkata terima kasih banyak. Dia minta maaf karena dia tidak akan pernah bisa membayar semua bantuanmu, jika dia tidak memiliki Kang, dia pasti tidak akan bisa melaluinya. Dia minta aku mengatakan itu padamu.
Min ho bertemu Direktur Jang. Jang minta Min ho tanggung jawab dengan dana untuk JC Construction. Min Ho tidak terima, kenapa dia yang harus tanggung jawab.
Jang : Keluarga Shin sudah berencana untuk menjadikanmu kepala departemen. Berapa yang bisa dipinjam dan berapa yang harus dikembalikan? Kau harus membangun rencana yang bagus. Pergilah ke Keluarga Shin besok.
Min Ho tidak mau. Jang marah dan menyalahkan Min Ho, ini semua karena kau. Karena keserakahanmu, seharusnya tidak bisa dilakukan sesuai kata2 terakhir Presiden (yang membatalkan hak waris itu).Â
Jika kau tidak mengancam kami untuk menunda kebangkrutan mereka saat itu, masalahnya tidak akan jadi seperti ini, dasar brengsek!
Ponsel Min ho bunyi, dari In Jung. Jang kesal, Sekretaris Shin. Apa rencanamu sekarang? Bagaimana kau akan tanggung jawab?
Min Ho tampak bingung, apa yang sebenarnya terjadi. Ia janji akan mengatakan pada Jang jika sudah mengetahuinya nanti.
Sementara telp In jung sama sekali tidak digubris Min Ho.
Min ho menemui Ki Joon Hee. Ia tanya apa yang dikatakan Presiden tentang masalah keuangan keluarga Shin.
Joon Hee : Oh itu..Presiden pergi ke Amerika untuk mendapatkan investasi.
Min ho kaget, kenapa Joon hee tidak mengatakan pada Min ho.Â
Joon Hee tidak merasa harus melapor pada Min Ho, aku bukan orang yang akan menghianati hati nurani hanya demi uang.
Min Ho tidak percaya, jadi selama ini kau memberiku laporan yang berhubungan dengan Han Kang, semua itu palsu?
Joon hee tidak peduli dengan semua perusahaan yang ditawarkan Min ho, aku akan mengandalkan diriku sendiri untuk karirku. Joon Hee jalan pergi.
Min Ho kesal sekali dan ia mendapat telp. Ternyata dari Kantor Jaksa Seoul. Kami menerima petisi tentang Kang Min Ho, jadi kami menghubungi anda.
Min ho : Petisi?
Kantor Jaksa minta Min ho datang besok pagi jam 10, karena mereka sedang menyelidiki sesuatu.
In Jung melihat fotonya bersama Min ho di kameranya. Mengingat masa lalunya bersama Min Ho.
In Jung pergi ke restoran favorit ibu Min Ho. Ia pesan dua porsi sup dan makan sendiri.
In Jung makan sambil menangis.
Sopir Cha menemani Min ho minum. Ia sedih melihat Min Ho seperti ini, dulu Min Ho sangat kuat. Cha minta Min ho mengakhiri semua ini. Apa yang terjadi dengan impian Kang Min ho yang dulu?
Min Ho tahu apa yang terjadi, tapi ia berkata tidak akan mati seperti ini.
In Jung menemui Min ho lagi. Min ho tidak senang. Apa kau bisa tidak muncul di depanku?
In Jung berkata ia akan meninggalkan Seoul dan sementara akan tinggal di Jinan. Jika kau perlu aku, telp saja.
Min ho diam saja. In jung memanggilnya, oppa! Maafkan aku.
Min Ho minta In Jung pergi saja.
Ji Hyun berkeras ingin bertemu In Jung. Ibunya bilang In Jung sakit. Ji Hyun yakin jika In Jung tahu dia bangun, pasti In Jung akan segera datang.
Ibu berkata In Jung bahkan tidak mengangkat telp. Ji hyun minta ibunya pergi ke rumah In Jung.
Han Kang datang berkunjung, lengkap dengan bunga dan cake. Han Kang memberikan bunga ke Ji Hyun, Shin ji Hyun, selamat karena sudah kembali. Mulai sekarang aku akan datang tiap hari :)
Han Kang mengulurkan cake ke ibu, bibi..tidak apa-apa kalau Ji Hyun makan kue kan?
Ji Hyun ingin makan kue itu bersama In Jung. Ibu putus asa, lalu ia tanya apa Ji hyun punya teman bernama Jung Eun ..bukan, Song Yi Kyung ?
Ji Hyun membenarkan, dia teman dari komunitas online-ku.
Ibu tanya apa Ji Hyun ingat sudah memberikan stempelnya pada Yi Kyung?
Ji Hyun tidak ingat, Apa? Ibu berkata bukan apa-apa.
Han Kang mendorong kursi roda Ji hyun, ayo kita latihan. Han Kang membawa Ji hyun menjalani sesi fisioterapinya.
Ji Hyun melihat Han Kang menunggunya latihan, ada apa dengannya?
Setelah latihan, Han Kang mengajak Ji hyun ke taman. Anginnya enak, iya kan?
Ji Hyun tanya mau jalan sampai mana? Han Kang, kenapa kau selalu seperti ini?
Han Kang tanya, apa Ji Hyun tidak suka kalau dia seperti itu. Bukan, kata Ji Hyun. Aku hanya tidak nyaman.
Han Kang : Kenapa? Bagaimana rasanya hidup, kau menyukainya?
Ji Hyun : Rasanya menyenangkan, sangat menyenangkan.
Han Kang juga merasa senang karena Ji Hyun bertahan hidup. Shin Ji Hyun, apa yang kau lakukan selama 47 hari ini? Apa kau tertidur? Apa kau mungkin bermimpi?
Ji Hyun : Bagaimana jika iya, apa aku harus mengatakannya padamu?
Han Kang : Apa aku muncul dalam mimpi itu?
Ji Hyun : Kenapa kau harus muncul dimimpiku? Aku mau masuk ke dalam, aku ingin istirahat.
Han Kang mengerti dan mendorong kursi roda Ji Hyun lagi, keinginanmu adalah perintah bagiku..
Kang Min ho mengamati mereka dari jauh, ia benar2 melihat Ji hyun sadar.
Ibu dan Seo Woo menemui In Jung dan mengatakan kalau Ji Hyun sadar. Meskipun kau berharap dia tidak akan sadar, tapi dia sadar dan sekarang mencarimu.
Seo Woo : Ji Hyun selalu ingin bertemu denganmu. Jadi pergilah dengan bibi menemuinya, ok?
In Jung kaget. Mereka berkata kalau Ji Hyun tidak tahu apa yang terjadi antara In Jung dan Min ho, juga masalah perusahaan.
In Jung tidak mau ketemu Ji Hyun, katakan saja aku pergi ke LN.
Ibu : Aku tidak menyuruhmu minta maaf pada Ji Hyun. Perlakukan saja dia seperti kau biasa memperlakukannya. Apa kau bahkan tidak bisa melakukan itu?
In jung tetap tidak mau, aku tidak bisa! Aku tidak akan pergi!
Kenapa tidak? tanya Ibu, kau sudah berakting dengan bagus selama 2 tahun ini sampai kau benar2 membohongi Ji Hyun, sekarang akting saja seperti waktu itu.
In jung : Bibi...
Ibu marah, siapa yang mengijinkanmu memanggilku bibi?
Seo Woo : Shin In Jung, dengarkan hati nuranimu sedikit dan pergi, ok? Pergi dan bertingkahlah seperti sebelum kecelakaan.
In Jung menangis, bibi, aku salah. Semua adalah kesalahanku. Kumohon jangan membuatku menemui Ji hyun. Kumohon..
Tapi Ibu dan seo Woo, terutama Seo Woo tidak peduli dan menyeret In Jung pergi.
Han Kang menunggui Ji Hyun. Ji Hyun setengah putus asa, Han Kang apa kau benar2 merencanakan ini? Apa kau akan kesini tiap hari?
Han Kang dengan keras kepala membenarkan, aku akan datang dan main sepanjang hari.
Ji hyun berkata serius, kuharap kau mengerjakan designmu dengan serius.
Han Kang heran. Ji hyun menunjuk lukisan di belakangnya, kau yang membuat ini, kan? Aku benar2 menyukainya.Â
Ji hyun : Kau punya bakat yang tidak dimiliki orang, kenapa kau menyembunyikannya?
Han Kang : Tidak ada orang yang bisa kupertunjukkan karya2ku. Dan juga, tidak ada orang untuk diajak berbagi. Jika aku mengerjakan design dengan rajin, apa kau mau melihatnya?
Ji Hyun : Kenapa kau selalu seperti ini?
Ibu datang bersama In Jung, Ji Hyun ..In Jung sudah datang.
Ji Hyun minta ditinggal bersama In Jung. Ia minta Han Kang mentraktir ibunya minum kopi. Han Kang mengerti dan mengajak ibu keluar.
In Jung berdiri kikuk di depan Ji hyun, Ji Hyun...
Ji Hyun senyum, Hei, Shin In Jung! Ji Hyun berkata kalau dia tidur panjang dan mimpi. Di hari pertunangannya, sepatunya rusak. Saat itu aku melihatmu melepas sepatumu, tanpa sadar..kau melepas sepatumu dan bertelanjang kaki. Saat itu..kau melepaskannya untuk aku.
In Jung tidak mengerti, apa maksud Ji Hyun.Â
Ji hyun : Mereka bilang kalau sepatu..adalah harga diri wanita, tapi saat itu, kau melepaskan harga dirimu demi aku. Melupakan semua tentang pertunangan itu dan memikirkan aku dulu. Karena aku adalah..temanmu.
In jung terpukul, Ji Hyun!
Ji hyun berkata ia ngantuk dan minta In Jung pergi.
Setelah itu, Ji Hyun dan In Jung sama-sama menangis. melepaskan dan menerima pengampunan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...