
😄😄😄
...****************...
Min Ho menawari JH-Kyung pekerjaan di apartemen-nya, bersih2 dan masak. JH-Kyung minta pembayaran dimuka dan Min ho tanya, apa ini berarti Yi Kyung setuju kerja di rumahnya.
Jh-Kyung mendekat dan berkata kalau ia setuju. Jh-Kyung bisa kerja dari jam 11 pagi sampai berapa jam Min ho memerlukan bantuan-nya.
Min Ho heran kenapa Jh-Kyung begitu mudah menerima tawaran kerjanya mengingat Jh-Kyung tidak menyukainya.
Jh-Kyung yang mulai pintar cari jawaban berkata "kau tidak pernah menderita kekurangan uang. Orang yang butuh uang akan melihat uangnya dan kerja. Tidak perlu melihat siapa yang memberikan pekerjaan. Apa kau pikir aku akan menolakmu?"
Min Ho menulis alamat rumahnya dan minta Jh-Kyung menemuinya jam 11 pagi.
Jh-Kyung : Apa kau tidak kerja saat itu?
Min Ho berkata ini adalah hari pertama kerja dan ia tidak bisa meninggalkan kunci rumahnya begitu saja di tangan orang asing. Min Ho minta Jh-Kyung memikirkan berapa gaji yang dia inginkan dan jangan terlambat.
Jh-Kyung mengiyakan, lalu meremas kertas alamat Min ho dan membuangnya.
Min Ho teriak : hei!
Jh-Kyung membalas : Paradise Apartment no. 703.
Seolah-olah Yi Kyung sudah menghafal alamat Min Ho, bravo !!
JH-Kyung dalam hati : Jangan khawatir oppa, aku akan datang.
Jh-Kyung mengingat percakapan Min Ho dengan Direktur Jung dan berpikir kalau ia akan bisa mendapatkan uang sambil mengawasi Min Ho, ini seperti membunuh 2 ekor burung dalam satu kali lemparan batu.
Min Ho dalam hati : Kita lihat, Song Yi Kyung, berapa lama lagi kau bisa melotot seperti itu padaku.
Jh-Kyung juga menyadari kalau ternyata Min Ho adalah orang yang tidak tahan dianggap remeh, jadi dia pasti akan mencoba mendapatkan hatiku.
Sementara itu Paman Oh (aku bingung sebenarnya apa posisi Oh, sepertinya ia merangkap banyak hal, Chef, manager cafe, partner Han Kang, dan sekaligus sudah dianggap keluarga oleh Han Kang) memberikan kopi untuk Han Kang sambil menyindir kalau Song Yi Kyung benar2 tidak akan kembali kali ini.
Han Kang berkata kenapa ia harus menyesalinya dan kenapa Paman Oh bertanya seperti itu, apa alasannya?
Oh : Berarti kau tidak terpengaruh, iya kan?
Oh : Itu bagus.Â
Paman Oh berkata "ada seorang pria, yang saat melihat gedung ini, ingin sekali meminta Han Kang membuat design untuk-nya"
Oh juga sudah mengatakan kalau Han Kang sedang tidak sibuk.
Han Kang : Kenapa aku tidak sibuk?
Paman Oh : Kau bilang kau tidak akan mengerjakan resort Haemido (Proyek ayah Ji Hyun). Kau sudah menolak proyek sebesar itu, apa kau akan hidup dari menjual anggur dan pasta selamanya? Apa kau mengambil alih usaha resto ibumu karena itu?
Han Kang menyangkalnya. Oh hanya ingin Han Kang tetap berkarir sebagai arsitek. Tidak lama, ponsel Han Kang berdering.
Jh-Kyung mencoba mencari air mata dari teman Ji Hyun yang lain, namanya Yoon Ji Seon. Ia ingin bertemu Ji Seon di cafe. Tapi Ji Seon berkata kalau ia sibuk, sibuk untuk pergi ke cafe dan sibuk untuk ditemui Jh-Kyung. Intinya ia tidak ada waktu untuk Ji Hyun.Â
Bagi Ji Seon, bicara tentang Ji Hyun tidak sepenting itu.
Jh-Kyung marah dan bicara sendiri, kau akan mengunjungiku kalau kau punya waktu? kapan? saat aku mati?Â
Teriakan-nya membuat kaget pengunjung cafe.
Lalu perutnya bunyi. Jh-Kyung hampir pingsan kelaparan. Jh-Kyung beli bubur daging sapi dan berkata kalau porsinya terlalu kecil. Lagipula kalau ada di cafe Han Kang, dia tidak perlu bayar untuk makanan-nya. Mana harganya 7000 Won per porsi.
Jh-Kyung ingat pesan dokter, dia tidak boleh makan mie lagi. Jh-Kyung bingung, bagaimana kalau Yi Kyung makan mie instan lagi? Lalu dia memesan bubur lagi dan minta tambahan daging.
Sambil makan, Jh-Kyung memberi semangat pada dirinya sendiri. Kerja keras setelah makan, Shin Ji Hyun.
Ji Hyun berbaring dan keluar dari tubuh Yi Kyung. Ia ingin Yi Kyung istirahat agar cepat sembuh.
Sementara itu, Han Kang terpaksa menemui pria yang ingin kerja sama dengan-nya. Pria itu berkata kalau bossnya tidak setuju dengan desain yang pertama jadi mereka ingin mendisain ulang.
Han Kang merasa ini tidak benar. Pria itu berkata kalau mereka ingin membangun perkantoran dengan cafe dan galeri di lantai pertama. Lalu empat lantai berikutnya akan disewakan, itu rencana awal mereka.
Han Kang tidak senang, kalau mereka ingin membangun gedung 5 lantai di lokasi ini, maka rumah2 dibelakangnya tidak akan mendapatkan sinar matahari, lalu apa rencana perusahaan?
Han Kang marah, ia tidak mendisain untuk mall. Pria itu membujuk Han Kang, kalau mau membuat desain maka ia akan membayar dobel.Â
Han Kang : Dobel?
Pria : Anak muda, kau ini menawar terus. Baik, kalau begitu tiga kali lipat.
Han Kang : Paman, urus urusanmu sendiri. Dan jangan mencariku lagi.
Han Kang mengembalikan desain di tangan-nya ke pria itu dan pergi.
Yi Kyung tiba-tiba terbangun. Ji Hyun kaget, dan terus minta maaf, karena sudah membuat perut Yi Kyung kacau dengan makanan yang sudah ia masukkan ke perutnya.
Yi Kyung panik, aku sudah tidur berapa lama? ia melihat jam dan langsung lari keluar.
Ji Hyun heran, kenapa kakak seperti ini?
Yi Kyung lari-lari ke toko kecil di dekat rumahnya untuk menelepon bossnya. Han Kang kebetulan ada di sekitar situ karena lokasi tanah yang ia lihat ada di situ.
Han Kang kaget melihat Yi Kyung, ia seperti ingin memanggil, tapi tidak jadi dan hanya pergi. (Wah..apa jadinya kalau Han kang bertemu Song Yi Kyung yang sesungguhnya?)
Yi Kyung minta maaf pada bossnya karena absen tanpa pemberitahuan. Ia sakit. Bossnya tidak mau tahu.
Yi Kyung dipecat. (ini belakangan diketahui dari Scheduler)
Hyun menunggu Yi Kyung dengan cemas, Yi Kyung pulang. Ia menyalakan lampu dan duduk. Yi Kyung tampak termenung.
Ji Hyun terus menempel di sisi Yi Kyung dan minta agar Yi Kyung jangan makan mie instant lagi dan janji untuk terus makan bubur sampai Yi Kyung pulih.
Yi Kyung berbaring dan tidur. Ji Hyun heran, kau tidur lagi? pasti rasanya sangat berat.
Han Kang menjatuhkan dirinya di tempat tidur dan mengingat kata2 Jh-Kyung padanya. (Han Kang ini pasti complicated banget, sebenarnya dia suka dengan Ji hyun atau Yi Kyung? atau Ji Hyun yang ada di badan Yi Kyung? hahaha kasihan..)
Waktu yang tersisa : 38 hari, 3 jam dan 29 menit.
Ji Hyun bingung dan terus mengeluh, apa yang harus dilakukan, apa yang harus dilakukan. Bagaimana jika Yi Kyung tidak tidur sekarang, sedangkan aku harus ke rumah Kang Min Ho.
Kang Min Ho menunggu Jh-Kyung, waktu masih sekitar pukul 10 pagi.
Scheduler tiba-tiba muncul dan berkata kalau Yi Kyung kehilangan pekerjaan-nya karena Ji Hyun.
Ji Hyun tidak percaya : Kakak dipecat dari toko karena aku?
Scheduler : Benar!
Ji Hyun : Bagaimana bisa dipecat hanya karena tidak masuk sehari? benar2 tidak manusiawi. Sekarang, apa yang harus kulakukan?
Scheduler : Ini salahmu, Song Yi Kyung dipecat. Aku mengijinkanmu menggunakan tubuhnya 14 jam sehari, iya kan?Â
Scheduler mengeluh, inilah mengapa dia tidak tahan dengan manusia, tidak tahu malu atau bisa menghargai. Scheduler menegaskan kalau Ji Hyun hanya meminjam tubuh Yi Kyung.
Ji Hyun berkata ia tahu..
Scheduler : 14 jam-mu, harus disesuaikan dengan jadwal Song Yi Kyung. Dibanding 49 hari perjalanan-mu, hidup pemilik tubuh ini lebih penting.
Ji Hyun jadi kesal "ya aku tahu! Jika kakak tidak tidur maka aku tidak bisa melakukan apapun?"
Scheduler : Bingo!
Scheduler marah2, "aku sudah bilang jangan membuat masalah dengannya. Siapa yang makan banyak sekali dan membuatnya dipecat?"
Ji Hyun merasa bersalah. Scheduler berkata "tidak peduli kau manusia atau roh, Karma tetap akan mengikutimu"
Ji hyun tahu itu.
Scheduler minta Ji Hyun menunggu saja. Scheduler menghilang.
Ji Hyun masih bingung dan Scheduler muncul lagi, menjelaskan kalau tubuh Yi Kyung masih dalam kondisi kacau, jadi yang terbaik memang menunggunya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...