49 Days

49 Days
Eps 17



😄😄😄


...****************...


Ibu Ji Hyun memijat tangan dan kaki putrinya. Ayah Ji Hyun memaksa istrinya pulang. 


Ibu Ji hyun : Iya, aku tahu. Ji Hyun, setelah ibu pulang, makan dan istirahat, besok ibu akan datang menemui lagi.


Ayah Ji hyun minta istrinya jangan datang. Ibu Ji Hyun minta ayah pergi ke kantor, meskipun Min Ho ada disana. Ayah Ji Hyun minta istrinya tidak perlu ikut campur masalah pekerjaan.


Saat mereka dorong2an di pintu, Han kang masuk. Han Kang membungkuk pada mereka.


Orang tua Ji Hyun tanya, kau kesini menjenguk Ji Hyun? Han Kang membenarkan. Ayah minta Han kang menunggu sebentar, ia akan mengantar istrinya dulu. Han kang mengerti dan membungkuk.


Han Kang mendekati Ji Hyun dan 'mengejeknya'


"hei..apa Shin ji Hyun baik2 saja?" 


Han kang mengacungkan bunga, aku bawa ini, mawar kesukaanmu.


Han Kang memperbaiki selimut Ji Hyun dan ia memastikan, benar kau ada di sini. Tapi aku tidak tahu kenapa aku terus melihatmu.


Han Kang : Aku pasti gila, saat kau disini dan berjuang. Aku salah mengira orang lain sebagai dirimu. Apa itu masuk akal?


Han kang menahan tangisnya, kau seharusnya berkata itu tidak mungkin, dasar bodoh.


Jh-Kyung pergi ke PB bakery dan menemui Seo Woo. Ia melihat Seo Woo tampak sedih dan Jh-Kyung berkata dalam hati, kenapa seperti itu, apa sudah terjadi sesuatu?


Seo Woo baru bereaksi ketika Jh-Kyung mengambil roti favorit Ji Hyun, kau suka roti itu? Waktu itu kau juga membeli roti yang sama.


Jh-Kyung membenarkan, ya karena ini enak sekali.


Seo Woo cerita, ia punya teman yang sering membeli roti ini, satu tas penuh setiap minggu. Temannya membagikan roti untuk petugas CS dan satpam perusahaan. Ia juga memakannya, ia suka sekali roti itu.


Jh-Kyung tanya, teman seperti apa dia, sampai kau merindukannya, pdahal ia bukan pria.


Seo Woo tersinggung, maksudku bukan itu.


Jh-Kyung berkata ia tidak bermaksud menyinggung, hanya mereka pasti sangat erat, ia jadi iri.


Seo Woo mengerti, silahkan belanja.


Han Kang di mobil dan melihat Jh-Kyung jalan, ia mendekat. Jh-Kyung menoleh dan kaget melihat Han Kang.


Jh-Kyung melihatnya, Presiden? Tapi Han kang tidak mau memberikan tumpangan dan langsung pergi.


JH-Kyung mengejarnya. Tapi mobil Han Kang sudah pergi.


Han kang sampai ke cafe. Jh-Kyung lari-lari memanggilnya.


Han Kang : Kenapa kau terus saja memanggilku?


Jh-Kyung mengikuti Han Kang dan tanya kenapa Han kang tidak berhenti padahal ia melihat Jh-Kyung.


Jh-Kyung terus saja tanya, Han Kang dari mana, tapi Han Kang tidak menjawab dan mengacuhkan Jh-Kyung.


Ini membuat Jh-Kyung bingung, apa aku terlambat lagi? 


Han Kang masuk ke kantor dan Jh-Kyung sudah menunggunya. Kau sedang apa?


Jh-Kyung : Aku membelikan roti untukmu.


Han Kang menolaknya, tidak perlu, ambil kembali.


Jh-Kyung berkata ia sudah beli untuk semua, Jun, kak Soo Joon dan juga Chef.


Han Kang tetap menolaknya, kumohon pergilah.


Han Kang berkata ia tidak peduli, dan lain kali, minta Paman Oh yang tanda tangan. Pergilah.


Jh-Kyung tidak mengerti kenapa tiba2 Han Kang seperti ini. Apa ia berbuat kesalahan yang tidak diketahuinya?


Han Kang marah : Nona Song Yi Kyung, apa aku ini temanmu? Kau ini staf dan aku presiden-nya. Aku minta kau keluar dan kau tidak keluar. Kenapa kau cerewet sekali? Dilain waktu, jangan masuk ke sini tanpa ijinku.


Jh-Kyung diam saja, syok. Han Kang tanya apa Yi Kyung bisu? kenapa kau tidak menjawab?


Jh-Kyung keluar dan menahan tangis, kenapa sebenarnya dia? tadi baik2 saja, kasar sekali. Atau karena Kang Min Ho?


Jh-kyung melihat rotinya, Han kang jelas suka roti ini. Lalu Jh-Kyung memakan roti itu sendiri sambil menangis.


In Jung mengirim sms ke Min Ho dan Min Ho hanya menjawab sibuk kerja. 


Sopir ibu Ji Hyun menemui In Jung dan memberikan sesuatu untuk In Jung dari Ibu Ji Hyun.


In Jung tanya dimana Direktur Kang sekarang. Ternyata Min Ho di rumah. Min ho mulai menghindari In Jung? 


In Jung merenung dan ia menelepon Seo Woo dan mengajaknya makan bersama.


In Jung dan Seo Woo makan di cafe Han kang. Jh-Kyung memberi salam pada keduanya. In Jung dingin pada Jh-Kyung, tapi Seo Woo senyum padanya.


Chef Oh menyuruh Yi Kyung pulang karena terlihat lelah. Jh-Kyung mengerti dan pulang.


Seo Woo sedikit kecewa saat Han Kang tidak ada di cafe (wah..Seo Woo suka dengan Han Kang?) In Jung berkata mungkin Han Kang di kantor, kau kesana saja.


Seo Woo menolak, dia pasti kerja. In Jung mendesaknya, pergi sana cari Han Kang, ia pasti belum makan. Seo Woo tampak semangat, dan pergi mencari Han Kang.


Joon hee mendekat untuk menuang air, In Jung tanya tentang Yi Kyung, dia pasti kerja keras karena Chef tampak sangat memperhatikannya.


Joon hee berkata itu karena Presiden. Presiden menyukainya dan membiarkan Yi Kyung melakukan apa saja, meskipun ia cuma staf paruh waktu tapi diijinkan pulang sesukanya.


In Jung kaget, Han Kang bukan orang seperti itu.


Joon hee: Lagipula, bukankah Ji Hyun sudah punya tunangan? Jangan dikatakan lagi sikapnya pada orang itu.


In Jung : Direktur Kang?


Jh-Kyung pulang dengan lemas, ia minta Scheduler datang untuk mengambil uang. Tapi Scheduler menolak, kau yang harus datang membawanya. Bukankah orang yang pinjam yang harus datang dan mengembalikan pinjaman? Aku harus menyelesaikan ini karena aku sedang punya "feel"nya saat ini.


Ji hyun : Jika aku harus keluar dari tubuhnya, aku tidak bisa memegang uang.


Scheduler : Jika itu untukku, kau bisa memegangnya.


Ji Hyun ikut keluar bersama Yi Kyung dan jalan duluan.


Yi Kyung merasa tidak enak badan dan lari pulang. Ia muntah-muntah.


Ji Hyun masuk ke sebuah klub dan Scheduler sedang menyanyi. Ji hyun tepuk tangan. 


Ji Hyun memuji Scheduler, kau sungguh Scheduler dengan banyak bakat, club, cafe, motor, gitar..


Scheduler : Kau tidak tahu apa-apa. Apa kau hanya melihat gitar? lagunya yang penting! aku ini penyanyi sekaligus penulis lagu.


Ji Hyun kesal, apa semua bisa jadi penyanyi? lalu menunjuk partitur, Kau. lirik dan nadanya salah semua.


Ji hyun menyanyi : "Aku ini scarecrow berkaki satu dan sendirian" seharusnya seperti ini.


Scheduler terpana, wah kau tidak bohong! Kenapa kau tidak jadi penyanyi saja?


Ji Hyun tidak mendapat ijin dari ayahnya. Menemukan pria baik untuk dinikahi, adalah misi ayahku selama ini.


Scheduler : Dan orang itu adalah Kang Min Ho.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...