49 Days

49 Days
Eps 18



😄😄😄


...****************...


Ji hyun minta Scheduler jangan mengejeknya karena ia gagal mendapat air mata lagi dan ia sedang sedih. 


Scheduler berkata Ji hyun harus membiasakan diri, ini adalah perjalanan kurikulum 49 hari.


Ji hyun : Perjalanan kurikulum 49 hari?


Scheduler : Aku sudah mengatakan sebelumnya saat di pemakaman, kalau manusia itu sangat memusingkan. Dan kau lebih baik dari Scheduler, karena kesempatan hidupmu masih ada.


Ji hyun jadi ingin tahu, bagaimana kau bisa jadi Scheduler?


Scheduler : Aku mengajukan diri/sukarela.


Ji hyun heran : Pembawa pesan kematian juga bisa sukarela? Mengapa?


Scheduler : Aku juga tidak tahu, tapi kupikir saat aku meninggal, masih meninggalkan hal penting untuk dilakukan. Itulah mengapa aku mengajukan diri. Jika aku bisa menyelesaikan waktu 5 tahun-ku tanpa insiden, aku bisa melakukan hal itu. Itulah alasan mengapa aku jadi Scheduler.


Ji Hyun tanya, apa itu?


Scheduler : Jika aku tahu, apa aku akan tetap kerja sebagai Scheduler? tentu saja aku akan meninggalkan pekerjaan sebagai Scheduler dan melakukan itu.


Ji hyun : Kau juga menyedihkan. Kau bahkan masih muda.


Scheduler kembali ke karakter aslinya, lalu teriak, kau masih berani membicarakan orang lain? kembalikan uangku cepat.


Paginya, Dokter Noh tanya tentang Song Yi Kyung pada pemilik toko. Tapi paman itu tidak tahu, ia tidak mengatakan apa-apa dan tidak pergi kerja.


Ji Hyun yang tidak tahu kalau Yi Kyung sakit juga menunggu dengan cemas, kenapa kakak belum kembali? Ia langsung memanggil Scheduler, ini benar2 darurat.


Scheduler : Kita baru saja pisah, dan kau sudah menekan bel lagi?


Ji Hyun : Song Yi Kyung belum kembali.


Kali ini Scheduler kaget, apa?


Mereka masuk ke apartemen Yi Kyung dan mengamati Yi Kyung.


Yi Kyung tertidur, wajahnya pucat dan keluar keringat dingin, Ji Hyun berkata "kakak mungkin sakit"


Scheduler tampak cemas dan minta Ji hyun membawa Yi Kyung ke RS. Masuk saja ke tubuhnya.


Scheduler langsung mendorong Ji Hyun untuk masuk ke tubuh Yi Kyung.


Jh-Kyung bangun dengan lemas, perutku sakit, kepalaku pusing dan aku merasa mual.


Han Kang juga gelisah, kenapa Yi Kyung belum datang. Apa aku terlalu keras kemarin?


Chef Oh tanya, Kang-ah, kau tidak tahu no telp Song Yi Kyung, iya kan?


Han Kang resah, apa terjadi sesuatu?


Scheduler minta Jh-Kyung segera ke RS, ia tidak ikut karena bukan penjaga JH-Kyung, aku ada kasus pagi ini (wah ada yang akan meninggal dong..)


Jh-Kyung menemui dokter dan menjelaskan isi perutnya, kemarin aku makan sup tulang sapi dengan nasi dan juga menambah nasi setengah mangkuk..roti..dan sorenya aku makan pasta. Lalu malam, aku makan ramen semangkuk besar.


Dokter : Apa kau memuntahkan semuanya?


Jh-kyung : Apa? muntah?


Min Ho menemui Ayah Ji hyun dan menyerahkan kontrak proyek mereka, kontrak ini minta syarat pendanaan. Kita harus memberikan 20% dari saham kita, ini untuk mengamankan hak untuk menjalankan pulau itu. Mereka tahu situasi keuangan kita seperti ini sekarang, apa yang harus kita lakukan? Ayah?


Ayah Ji hyun tidak bisa berpikir karena ia ingin muntah, sepertinya karena pengaruh sup kemarin.


Jh-Kyung keluar dari ruang dokter dan kaget melihat jam, ia ingat kata2 Han Kang, dia pasti marah sekarang.


Min Ho ada di jalan dan melihat Jh-kyung keluar dari apotik. Wajah Jh-Kyung pucat dan jalan dengan cepat di zebra cross, tapi terjatuh.


Jh-Kyung cepat2 bangun dan jalan ke halte bis. Jh-Kyung langsung meminum obatnya. Min ho mengamati Jh-Kyung dari spion, ia tampak cemas.


Min Ho keluar dan menemui Jh-Kyung, "kau tampak sakit. Masuklah. Aku antar kau pulang"


Jh-Kyung menolak.


Min Ho berkata "aku mengajak-mu karena aku juga ingin bertemu Han Kang"


Jh-Kyung tetap menolak "tidak perlu" Min Ho tidak mengerti "kenapa?"


Jh-Kyung : "Karena aku membencimu"


Min Ho : Mengapa? karena aku marah padamu? salah paham padamu? Atau karena Kang memarahimu?


Jh-Kyung : Tidak, aku membencimu. Ini bukan tempat kerja, jadi aku bebas bicara. Aku membencimu.


Min Ho : mengapa?


Min ho : Kita berdua sudah tidak saling menyukai, jadi masuklah.


Min Ho menarik lengan Jh-Kyung, Jh-kyung teriak, "apa kau tidak dengar? aku membencimu"


Min ho : Meskipun bukan Song Yi Kyung, aku tidak akan meninggalkan orang sakit begitu saja. Hanya karena kau bilang kau membenciku..apa itu akan membuatku marah dan meninggalkanmu? Kau tidak sepenting itu bagiku, jangan salah paham.


Min ho menarik Jh-Kyung masuk ke mobilnya dan mengantarnya.


Di mobil, Jh-kyung memandangi foto Min ho dengan Ji Hyun. Min Ho menjelaskan, "ini tunanganku"


Jh-Kyung komen, "dia tampak bodoh"


Min Ho kaget, "apa katamu?"


Jh-Kyung : Maksudku, ia menyukai orang dan mempercayainya tanpa syarat.


Min ho : Kata2mu selalu tidak menyenangkan. Ia seorang yang polos dan baik, dia juga mudah ditebak dan ceria.


Jh-Kyung dalam hati : Polos dan baik? jadi itulah mengapa ia menipuku? karena mudah.


Min ho menerima telp dari Direktur Jung dan berkata kalau ia sudah terima keputusan-nya dan akan membahas detilnya nanti.


Han Kang melihat mobil Min Ho masuk ke halaman cafenya dan ia tidak percaya melihat Yi Kyung keluar dari mobil Min Ho.


Jh-Kyung keluar dari mobil dan jalan pergi.


Min Ho berseru "bahkan tidak mengucapkan terima kasih?"


"Buat apa? kau memaksaku masuk mobilmu!" kata Jh-Kyung


Min Ho menemui Han Kang dan heran kenapa Song Yi Kyung tidak bisa naik mobilku?


Han Kang marah, dimana kau bertemu dengannya? Mengapa kau bertemu dengan-nya?


Min Ho tidak mengerti, kenapa ia harus menjelaskan ini pada Han Kang.


Han Kang : Kau adalah tunangan Ji Hyun. Sekarang Ji hyun sedang sakit.


Min Ho : Apa yang kau lakukan? Lalu kau siapa? Kakak Ji Hyun? ini bukan karena Song Yi Kyung kan?


Min Ho merasa Han Kang menyukai Yi Kyung dan Han Kang tidak mengerti kenapa selalu mempermasalahkan perasaan-nya, apa sekarang Min Ho sudah melepaskan Ji Hyun?


Min Ho menegaskan, ia tidak menyukai Yi Kyung, aku tidak tertarik, mengerti? Lalu ia pergi dan mendengar Han Kang memanggil Yi Kyung.


Jh-Kyung : Aku tidak bisa meneleponmu dan berkata kalau aku terlambat. Aku minta maaf.


Han Kang : Apa kita bisa menghentikan ini, kali ini kita selesaikan saja. Kau dipecat.


Han Kang : Aku sudah memberimu kebebasan dalam pekerjaan, tapi kau justru bertemu dengan Min Ho? Aku sudah bilang kalau dia adalah tunangan temanku.


Jh-Kyung membela diri dan berkata mereka kebetulan bertemu.


Han Kang menegaskan, tidak peduli benar atau tidak, tapi kau tidak bisa tetap di dekat Min Ho, dia tunangan temanku dan aku punya kewajiban untuk melindungi temanku itu.


Jh-Kyung dalam hati: teman? apa dia seperti itu karena aku?


Han Kang memecat Yi Kyung. Jh-Kyung berkata kalau ia tidak tertarik dengan Kang Min Ho.


Han Kang : Terserah, jangan datang kesini lagi. 


Han Kang memberikan uang pada Jh-Kyung. Jh-Kyung tidak akan mengambilnya. Han kang marah, beraninya kau mengancamku!


Jh-Kyung : Meskipun aku tidak mengambil uang itu, jangan memasukkan-nya dalam hati, aku benar2 tidak apa-apa. Aku menganggap semua perhatian yang kau berikan pada temanmu sebagai milikku, itu sudah cukup untukku. Terima kasih untuk semuanya selama ini.


Jh-Kyung membungkuk dan pergi.


Joon hee mendengarnya dan ia keluar menemui Jun lalu mengatakan kalau Yi Kyung dipecat. Min ho ada di mobil dan merasa gelisah mendengar berita ini.


Min ho masih menunggu Jh-Kyung, "kudengar kau dipecat. Ini mungkin karena aku, iya kan?"


Jh-Kyung jalan pergi. Min ho terus saja tanya, "sekarang apa rencanamu? apa kau akan cari pekerjaan baru?" 


Jh-Kyung : Jangan cemas tentang itu.


Min Ho : Bagaimana dengan rumahku? bukankah kau butuh uang? Kerja saja di rumahku. Aku akan membayarmu. Kau pasti tahu bagaimana bersih2 kan? Apa kau bisa masak? 


Jh-kyung menoleh : Berapa kau akan membayarku? Apa kau akan membayar di muka?


Min Ho : Jadi kau setuju untuk kerja di rumahku?


Jh-kyung mendekat "bukankah kau mengundangku? Aku akan melakukannya"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...