
***sore itu di Jakarta cuacanya sedang sangat mendukung karena tidak terlalu panas ..
suara desir angin menemani keheningan seorang gadis yang sedang melamun di balkon kamarnya ..
iya benar AYUlah gadis itu .. dia sedang memikirkan suatu hal yang memang berat baginya untuk dilalui**..
"Ayu apa yang sedang kau lakukan disini*" .ayu tersontak dari lamunannya itu dan segera beralih mencari dari mana suara itu berasal ..
"Eooh Elma tidak aku hanya sedang menikmati angin sore saja .. duduknlah cuaca hari ini sedang sangat bagus" ucap ayu yang mempersilahkan sahabatnya itu untuk duduk di sebelahnya
meskipun mereka sudah bersahabat dari kecil namun suasana ini terasa agak sedikit canggung karna kejadian dua hari lalu ..
"jujurlah apa yang sedang kau fikirkaan .. aku tau kau ini tidak pandai berbohong .. jadi katakan saja apa yang membebani fikiranmu" ucap Elma yang sedikit kawatir dengan sahabatnya karna tidak biasanya dia bertingkah sepeti ini..
"hhheemmhhh(Menghela nafas kasar) Elma (Menatap dengan tatapan sendu) kapan kau akan terbang ke Korea ..? apa kau akan kembali lagi kepada kami?"..
tersenyum tipis "Ayu,,, kenapa kau masih memikirkan hal ini.. aku akan berangkat lima hari lagi dan aku berjanji padamu jika aku akan kembali dan aku tidak akan melupakan kalian".. ucapnya
"jangan membuat banyak janji .. aku sudah tidak percaya dengan janjimu itu" timpal ayu yang sedikit sendu namun dengan nada ketidak percayaan ya itu..
"Maafkan aku ayu.. aku tidak bermaksud seperti itu .. hanya saja orang tuaku .. kau tau sendiri kan aku paling tidak bisa melawan orang tuaku.." Air mata Elma mulai berlinang..
"iya aku mengerti sudah jangan menangis maafkan aku ya .. sudah sudah.. aku menyayangimu.." ucap ayu yang langsung memeluk Elma dan mengelis punggung sahabatnya itu agar berhenti menangis ..
suasana saat itu menjadi sangat hangat dan juga haru .. tapi tiba tiba ada suara yang memecah semua itu ..
"Elmaaa yaa elmaaa kemana kau letakan pelembab mukaku .. kenapa aku tidak bisa menemukannya ..?" teriak Dinar yang mondar mandir mencari sahabat nya itu sampai langkahnya terhenti di arah balkon .. "eeoh Elma ayu kenapa kalian disini .. pantas saja kami cari dibawah tidak ada" ucapnya Dinar
"Ya kau ini .. kenapa kau selalu seperti ini .. kau selau datng dalam waktu yang tidak tepat kau merusak semua suasana hangat ini .. yaa dinaaarrrr" geram ayu yang kesal pada sahabtnya ini
"maafkan aku .. aku hanya sedang mencari pelembabku yang tadi Elma pakai tapi aku tidak menemukanya .. kau letakan dimana Elma kenapa kau tidak letakan lagi di rakku" ucap Dinar kepada Elma
"Ada di rak makeupku .. ambillah aku juga sudah membelikanmu beberapa merk pelembab aku dengar itu bagus untuk kulit sepertimu .." jelasnya
"Aahh kau serius Elma .. baikalh aku akan mengambilnya .. terimakasih Elma .." ucap Dinar mencium pipi Elma sekilas dan langsung berlari ke kamar Elma..
"Yaa... anak itu seenaknya saja pergi seperti tidak ada Ra sa berslah" Gerutu ayu....
"sudahlah ..mari bantu aku merapihkan barang barangku.. kau tidak ingin aku tertinggalkan barang kan disini' ucap Elma dan menarik tangan ayu lalu berjalan ke kamar
skip anggep aja udah di kamar ya guys
"apa saja yang akan kau bawa..? jangan lupa kau harus membawa bingkai foto itu .. agar kau selalu ingat pada kami" ucap ayu yang menunjuk bingkai foto yang berdiri di meja belajar Elma ..
"hah.. aku rasa aku akan sangat merindukan kamar ini dan semua kenangan yang ada disini" lanjutnya yang membuang nafas halus
***tokktokktokkk**
"Elma ayu apakah kalian didalam*" suara dari balik pintu
"Ya Ina ada apa?" jawab Elma
"segeralah turun kami menunggu kalian untuk makan malam" .. sahutnya
"baiklah kami akan segera turun" balas Elma
skip aja ya guys nanti terlalu lama durasinya๐๐
setelah selesai makan mereka mengobrol di depan ruang tv sambil memainkan ponsel masing" ..
"Elma apakah kau sudah mempersiapkan barang barang yang akan kau bawa?" ucap Ina membuka bicara .. "Aku sudah memasukan beberapa barngku didalam koper tadi dibantu oleh ayu ..besok akan aku lanjutkan lagi" .. timpalnya
"jika kau butuh sesuatu panggil saja kami .. kami siap membantumu" ucap Dinar yang matanya masih tertuju pada ponselnya
"baiklah.. (ucapnya) emmm apakah kalian tidak ingin ikut denganku .. bukanya orang tua kalian mampu jika hanya membiayai kuliah di Korea..?" ucap Elma ragu dengan nada yang sedikit paruh ..
"Aku sudah membicarakan itu kemaren pada ayah dan bundaku tapi mereka menolak bahkan tanpa memberi alasan" jawab Dinar yang mulai memfokuskan pada obrolan " aku juga sudah menghubungi kedua orang tuaku tadi siang dan jawabnya sama ..nihil" tambah Ina .."aku belum bertanya pada orang tuaku tapi aku yakin jawabannya akan sama seperti Ina dan Dinar" jawab Tria santai .. "Elma,, meskipun kami tidak ikut denganmu percayalah kami akan selalu mengabarimu ..kami janji .. dan kau juga harus berjanji bahwa kau juga akan mengabari kami" ucap ayu memberi semangat..
mereka mengobrol dengan asik sehingga tanpa sadar waktu sudah menunjukan pukul 10:30 pm
"menagapa aku sudah mulai mengantuk jam berapa sekarang?" ucap Elma yang kemudian mengambil ponsel untuk melihat jam.. "Hah sudah jam setengah 11 malam ayo kita tidur banyak yang harus kita kerjakan besok!" ujar Elma yang beranjak dari sofa tempat ia duduk
"ayo aku juga sudah mulai mengantuk" lanjut Tria mengikuti Elma dan diikuti lagi oleh ke tiga sahabatnya ..
***skip sudah di kamar ya guys ..
dan kamar mereka terpisah Elma satu kamar dengan ayu dan Tria Dinar Ina menjadi satu kamar
.......
tunggu episode selanjutnya ya guys .. stay terus yah๐๐๐**
dan jangan lupa support author terus .
terimakasih๐๐๐๐*