'Happy Ending In Seoul City'

'Happy Ending In Seoul City'
Lagi.. .



Dengan wajah yang penuh dengan rasa penasaran keempat gadis itu memandangi Dewina .. Mereka memandangi dengan penuh harap semoga tidak terjadi hal hal yang menghawatirkan ..emmm Sebenarnya apa yang ingin dikatakannya kenapa dia terlihat gugup ..


"Ya kak .. katakanlah cepat aku sudah penasaran." ucap Tria yang sudah tidak sabar


"Emm oke .. jadi lusa aku akan berangkat ke Amrik Karana Oppaku sedang sakit jadi aku akan temani omaku disana" ujar dewina


"Sungguh..! semoga oppamu lekas sembuh kak' ucap Ina tersenyum


"Berapa lama kau akan tinggal .. kapan akan kembali lagi kesini??" tanya dinar


"Itu dia masalahnya aku tidak tau kapan aku kembali karena aku harus melanjutkan kuliahku disana" ujar dewina..


Ayu sangat terkejut mendengar kata yang dewina ucapakan "Lagi..? kenapa satu persatu dari kami harus pergi .. dulu Elma sekarang kau kak Dewina .. tidak bisakah untuk tinggal?" ucap ayu yang mulai berkaca kaca


"Tak apa ayu ..masih ada mereka bertiga disini dan tentang Elma cepat kalian susul aku yakin dia sudah menunggu kalian(Dewina memang sudah banyak tau ttg Elma karna mereka selalu menceritakan tentang Elma kepadanya) .. kalian tidak perlu memikirkan aku .. aku akan selalu berbagi kabar dengan kalian .. promish!!" ujar dewina berbicara dengan senyum manisnya


"Sebentar lagi kami akan mengikuti ujian akhir semester ini dan kau janji akan membantu kami .. tapi kenapa kau malah pergi kak kenapa.??" ucap Tria yang mulai menangis ..


iya memang mereka baru berteman dengan dewina selama satu tahun .. tapi mereka sangat sedih ketika dewina pergi karna sudah dua kali mereka mengalami ini ditinggal oleh sahabatnya


"kalian tidak perlu sedih .. kalian bisa menelfonku kapan saja jika kalian mau .. sudah jangan menangis sini sini peluk dulu" ujar dewina memeluk Tria


"kapan kau akan berangkat kak?" tanya Ina


"Lusa " sahut dewina


"Sepertinya kami tidak bisa mengantarkanmu ke bandara kak karna lusa kami akan memulai ujiannya" ujar dinar


"Tidak apa apa .. kalian semangat saja untuk ujiannya semoga hasilnya memuaskan kalian kan anak anak cerdas" jelas dewina "Emm ini sudah sore aku akan pulang dulu Karna aku ada urusan lain yang blm terselesaikan .." ucap dewina .. pergi meninggalkan ke empat temanya itu .


"Daaa Kak dewina ..hati hati untuk perjalanannya lusa" teriak Dinar melambaikan tangan kepada dewina


skip yak


Seminggu sudah berlalu mereka juga sudah menyelesaikan ujiannya dengan hasil yang cukup muaskan..


sampai pada suatu malam terjadi lagi...


Iya benar Elma .. dia hilang kabar lagi sejak dua hari lalu .. ayu yang sangat menghawatirkan sahabatnya itu tak henti henti memeriksa ponselnya setiap saat berharap sahabatnya segera memberi kabar..


"apa belum ada kabar juga yu dari Elma?" tanya Ina yang ikut kawatir


ayu hanya menggelengkan kepala


"Sabar yu mungkin Elma sedang sibuk .." ujar dinar berusaha meredakan rasa kawatir ayu


"Aku sudah sangat sabar sudah dua hari dia tidak mengabari .. aku takut terjadi sesuatu disana" air mata ayu mulai menetes


"Ayu jangan menangis .. aku tak bisa melihat salah satu dari kita sedih tolong jangan menangis" ucap Ina memeluk sahabatnya itu


"Emm mungkin ponselnya rusak lagi yu.." ujar Tria


"Sudah sudah tenangkan dulu dirimu ..minumlah ini agar dirimu lebih tenang." ujar dinar yang menyodorkan segelas air putih


setelah kejadian itu Ina ayu dinar dan Tria sudah tak pernah mendengar kabar dari Elma selama hampir enam bulan lamanya .. air mata serasa sudah tak ingin keluar karna hampir setiap hari mereka menangisi Elma karna rasa rindu.. Lama kelamaan mereka terbiasa tanpa kabar dari Elma tapi tak bisa dipungkiri jika harapan akan Elma memberi kabar masih ada di hati keempat sahabatnya...


Di suatu pagi yang cerah .. hari ini mereka libur tidak ada kelas jadi mereka tak perlu datang ke kampus .. Dan mereka memutuskan untuk membersihkan asrama


"Aku akan membereskan buku buku semester laluku yang sudah tidak terpakai siapa tau ada yang membutuhkan" ujar ayu


*mereka mulai merapihkan asrama mereka Ina dan Dinar bagian membereskan kamar sedangkan Tria dan ayu membereskan barang barang yang sudah tak terpakai..


Di sela sela ayu membereskan rak buku .. dia menemukan sesuatu yang membuatnya merasa sedih


. .. ALBUM FOTO iya itu yang ayu temukan ..


ayu membuka album foto itu dia membuka setiap lembarnya betapa bahagianya mereka dulu saat bersama .. mereka memang selalu mengabadikan momen momen kebersamaan mereka dan menjadikanya sebuah album


.. Tak terasa air mata ayu menetes dia tidak bisa menahan perasaannya..


rasa kecewa,rindu,dan sedikit takut bercampur di fikiranya ... ayu duduk membelakangi Ina Tria dan Dinar sehingga tidak ada yang tau jika ayu sedang menangis..namun,


Ina yang menyadari bahwa sahabtnya itu menangis langsung bertanya


"Ayu kau kenapa ..? apa kau menangis .. apa yang kau pegang itu(Mengambil album foto yang dipegang ayu) oh apa kau mengingat Elma yu .. sudah jangan menagis" ucap Ina lembut


Ayu segera mengusap air matanya karna dia tidak ingin sahabatnya tau kalau dia sedang menangis.


"menangis..? ti..tidak aku tidak menangis .. memangnya siapa dia sehingga aku harus menangisinya*" ucap ayu


Ina Dinar dan Tria terkejut mendengar perkataan ayu.


"Apa yang kau katakan .. siapa dia?? ya dia Elma sahabatmu sahabat kita ..kenapa kau berbicara yang tidak tidak seperti itu.''' cetus Tria


"Hah sahabat kau bilang .. apa ini yang dilakukan sahabat pergi lalu tidak memberi kabar bahkan setelah sekian lama bersama dengan mudahnya dia melupakan semuanya" Ucap ayu yang sedikit membentak .. Mereka semakin terkejut mendengar ayu yang berbicara dengan nada tinggi karna mereka tidak pernah melihat ayu sampai semarah ini ..


Tria hanya bisa diam mendengar bentakan dari sahabatnya itu dan dia hanya bisa menagis .. Tria memiliki trauma pada suara yang keras karna dia adalah korban dari broken home dimana orang tuanya selalu bertengkar dan bertetiak ..


(Oke lanjut lanjut)


Dinar yang melihat Tria menangis langsung terikut emosi kepada ayu "Ya ayu kenpa kau harus berteriak seperti ini .. Tria hanya berkata yang sebenarnya kenapa kau berlebihan seperti ini hah" cetusnya dengan wajah kesal


"aku berlebihan ?? sebenarnya kalian yang berlebihan .. kalian selalu membela orang yang sudah meninggalkan dan melupakan kalian .. jadi apa aku yang berlebihan hah!! Sudah lah aku capek..! ayu pergi meninggalkan ketiga sahabatnya


"Ayu kau mau kemana?" tanya Ina


"Jangan perdulikan aku..''' jawab ayu tanpa menoleh


Disisi lain Ina dan Dinar berusaha menenangkan Tria yang sedang menangis..


.


.


.


Oke sebenarnya apa yang sedang ayu rasakan kenapa dia jadi emosional seperti ini??


stay trus guys biar tau cerita selanjutnya ..


tunggu episode selanjutnya ya


πŸ™πŸ™πŸ˜Š


Oh iya jangan lupa suport author trus yaaahπŸ’œ