'Happy Ending In Seoul City'

'Happy Ending In Seoul City'
Bertemu...



waktu semakin siang .. tetapi park Shin Yoo cs tidak datang juga .. akhirnya Dinar memutuskan untuk pergi dulu ..


"aish lama sekali.. aku akan pergi dulu nee .. nanti jika mereka datang .. sampaikan salamku kepada mereka" ujar Dinar


"kau tidak mau menunggunya dulu?" hanya ayu.


"Ini sudah terlalu siang .. diluar akan sangat panas nanti" jawab Dinar


"Apa perlu aku pesankan taxi?" tawar Tria


"Tidak perlu Tria terimakasih .. aku jalan kaki saja lagi pula tempatnya tidak terlalu jauh dari sini .. jadi agar aku bisa menikmati Seoul saja" jelas Dinar


"Apa kau benar tidak ingin kami temani Dinar?" tanya ayu kawatir


"Tidak ayu .. aku baik baik saja .. aku bukan anak kecil lagi ayu yang kemana mana selalu diantar .. heheh" jawab Dinar terkekeh


"Hey aku serius .. aku takut sesuatu terjadi padamu .. kau belum benar" baik kan .." ujar ayu lagi


"Aku baik bahkan sangat baik .. Sudah jangan kawatirkan aku .. nanti jika ada apa apa aku akan segera kabari kalian .. tenang saja" jawab dinar lagi .


"Sudah aku mau berangkat sekarang .. byee.." pamit Dinar yang berjalan mengambil tasnya


"Jaga dirimu .. ingat jika ada apa apa segera kabari" ucap Tria


"Baik boss" ujar Dinar menghormatkan tangannya


"Aish anak ini .. " gerutu tria


"Hehehhh .. bye aku pergi dulu nee.." pamit Dinar mencium satu persatu pipi kedua sahabatnya itu


"Nee hati hati" ucap ayu melambaikan tangan


skip


Dinar di perjalan POV


"Oke Dinar kau harus bisa melupakan semuanya .. kita mulai perjalanan baru lagi .. Ingat ada Tria dan ayu .. sebentar lagi Elma .. jadi kau tidak boleh sedih demi mereka.. huhhh semoga ini akan menyenangkan .. semoga tidak ada air mata lagi diantara persahabatan ku .. inaa aku menyayangimu tapi ini kan yang kau inginkan jadi baiklah aku akan melupakanmu ..


Dinar semangat .. !!!" gerutu Dinar menyemangati diri sendiri


"Oh aku belum menelfon elma " ucapnya yang membuka ponselnya ..


terlihat foto mereka bertiga Dinar ayu dan Tria yang dipasang sebagai walpeper di ponselnya .. "Ahh .. aku bangga pada kalian .. aku beruntung bisa memiliki sahabat seperti kalian ayu Tria .. terimakasih untuk selalu ada .. terimakasih karna sudah menemaniku .. tetaplah seperti ini nee .. jangan ada yang pergi .." ujar batin Dinar yang memeluk ponselnya..


Drettt Drettt .. ponsel yang masih berada di dadanya itu bergetar menandakan pesan masuk ..


Lalu dibukalah pesan itu oleh Dinar .. dan ternyata itu pesan dari Elma ..


isinya..


E:"Dinar kau dimana kenapa lama sekali? aku sudah lama menunggu"


D:"Aku akan segera sampai lima menit lagi tunggulah"


E:" oke .. cepatlah!"


Dan Dinar segera mempercepat langkahnya agar bisa cepat sampai ke cafe tempat dia dan Elma akan bertemu ..


Sedangkan di Hotel ..


tookkk tokkkk tokkkk...


"Oppa...!" teriak Tria yang langsung berlari ke arah pintu


"Tria berhati hatilah" teriak ayu yang tidak dipedulikan oleh Tria


Tria pun langsung membuka pintu .. dan benar saja sudah ada tiga pria yang berdiri di depan pintu ..


"Aaaahh oppa akhirnya kalian datang juga" sambut Tria dengan senyum di wajahnya


"Apa kau merindukan kami Tria .. hahahahahh" ujar Ahoo yang meledek Tria


"Iya aku merindukan kalian .. kecuali kau (Melirik tajam ke arah Ahoo)"


"Aku bercanda Tria .. emm dimana ayu?" tanya ahoo


"Ada didalam" jawab singkatnya ..


"Mari masuk " ajak Tria membuka pintu lebar lebar


"Emm apa Dinar juga didalam?" tanya Shin Yoo


"Tidak oppa dia sedang pergi untuk mencari udara segar " jawab Tria


"Dia yang tidak ingin di temani oppa .. jadi begini..." ucap Tria terpotong "Sudah cerita saja di dalam aku ingin duduk . permisi!!" ucap Steve yang langsung nyelonong masuk melewati Tria Shin yoo dan ahoo


"Sangat tidak sopan!" cetus Tria


"Steve benar ayo masuk" ajak Ahoo ..


Dan mereka semua masuk ..


"Hay ayu" sapa Ahoo


"Hay oppa " jawab ayu


ahoo duduk disamping ayu ..


"Jadi kemana Dinar pergi?" tanya park Shin Yoo


"Dia hanya pergi jalan jalan" jawab ayu


"Kenapa tidak kalian temani bagaimana jika terjadi sesuatu hah!" ujar park Shin Yoo


"oppa tenanglah .. Dinar sudah besar dia bisa menjaga dirinya" jawab ayu lagi


"Masalahnya dia sedang tidak baik sekarang .. aku kawatirkan dia.."ucap Shin Yoo yang mulai sendu


"Kita susul saja dia" ujar Ahoo


"Dia tidak ingin ditemani .. dia hanya ingin menenangkan diri .. jdi sudahlah biarkan dia rileks dulu sendiri jangan ada yang mengganggu" jelas tria


"Tria benar .. jadi biarkan saja dulu nanti jika ada apa apa dia pasti menelfon .." lanjut ayu ..


"Oppa kenapa kau diam saja?" tanya Tria yang membuyarkan lamunan Steve


"Emm aku hanya terfikirkan Ina .. aku mulai tertarik padanya tapi dia malah pergi begitu sja .. aku memang belum mengenalnya baik tapi aku juga merasakan sakit karna kepergiannya" tutur Steve


"sudah lah oppa .. ini sudah keputusan Ina jadi kita hanya bisa menurutinya" jawab. ayu


"Oh iya aku ingin memberi tahu .. jadi Dinar semalam bilang kalau jangan ada yang membahas Ina didepanya karena dia ingin melupakan Ina .. karna ini yang Ina mau .. jadi mulai sekarang berjanjilah untuk tidak membicarakan hal hal tentang Ina " lanjut ayu lagi


"Tapi kenapa?" tanya ahoo


"Yaa.. Paboo sudah dibilang Dinar ingin melupakan Ina oppa" sahut Tria kesal "Fokuslah pada pembicaraan" cetusnya lagi


"Mian heheh" jawab Ahoo dengan tertawa


"Aku tidak mengerti dengan pikiran Ina .. bisa bisanya dia pergi tapi meminta untuk dibenci .. padahal kan bisa pergi secara baik baik" ujar park Shin Yoo


"Entahlah..." jawab singkat yang lainya


Dinar POV


Tak lama setelah itu Dinar sampai di cafe tempatnya bertemu Elma .. dilihatnya seluruh sudut cafe mencari Elma ...


"Ah itu dia .. elmaaa!!" panggil Dinar yang melihat seorang gadis duduk sendirian di antara dua cangkir kopi


"Yaa Dinar akhirnya datang juga... kau masih sama seprti dulu.. tidak pernah tepat waktu .. lihat kopi yang aku pesan sudah dingin" ujar Elma yang menyambut Dinar dengan Omelan ..


"Kenapa kau mengomel seperti itu .. tidak rindukah kau padaku hah.." jawab Dinar yang duduk di hadapan Elma


"hehe maaf..aku sangat merindukanmu dinar (Menggenggam tangan Dinar) oh iya biar aku pesankan lagi kopi ini kau mau latte kan ?'' tanya elma


"Emm iya latte saja" jawab Dinar ..


Elma pun memanggil salah satu pegawai disana untuk memesan kopi baru ..


mereka sangat menikmati waktu berdua .. bercerita bercanda .. tertawa bersama .. bahkan mereka membicarakan masa masa SMAnya.. Ya waktu yang berharga untuk mencurahkan semua rasa rindu .. hingga tak terasa waktu sudah menunjukan pukul sore ..


"Ah Elma aku sudah lelah tertawa .. aku mau pulang nanti mereka kawatir karna aku pergi terlalu lama" ujar Dinar


"Aku juga ada janji sore ini dengan kakaku .. sebenrnya aku masih ingin banyak bercerita denganmu " ucap Elma ..


"Kita atur waktu lagi untuk bertemu .. oh iya kapan kau akan bertemu dengan Tria dan ayu .. kami akan segera kembali ke Indonesia" tutur Dinar


"Tidak tau .. tapi aku akan mantapkan hatiku dulu" jawab Tria ..


"Baiklah aku pamit dulu Elma .. jaga dirimu.. " pamit Dinar yang mengecup pipi Elma


"Daaa elmaa" Dinar pergi meninggalkan Elma dengan melambaikan tangan


"Daa Dinar hati hati nee'' jawab Elma ..


Hatinya sangat bahagia saat ini .. karna Elma Dinar bisa melupakan masalah sejenak .. dan tertawa bahkan seakan tidak sedang terjadi apa apa ..