'Happy Ending In Seoul City'

'Happy Ending In Seoul City'
....



..


"Siapa Dinar" tanya Elma


"Emm. ayu Elma sebentar aku angkat dulu"


Di telfon


"Wae ayu ada apa??" tanya Dinar


"kenapa kau lama sekali ini sudah lewat dari tiga puluh menit bahkan kau belum kembali makanan juga belum datang" ucap ayu


"Ahh .. benarkan sebentar lagi aku datang dan aku akan segera menghubungi pihak delivery ordernya" ucap Dinar


"Memangnya kau kemana kenapa lama sekali Dinar hah?" tanya ayu lagi


"Aniya .. aku hanya pergi ke taman sebentar aku akan segera pulang .. jadi aku tutup dulu ya telfonya .. bye ayu"


tuutttt tuuttt... Dinar menutup telfonnya


"Ah Elma aku harus segera pulang mereka sudah mencariku" tutur Dinar berpamitan kepada Elma


"Nee Dinar pergilah" ucap Elma


"Kau benar tidak ingin ikut?" tnya Dinar kepada Elma


"Tidak untuk sekarang .. sudah pergilah temui mereka" ujar Elma


"Em apa kita bisa sering bertemu? kami akan segera kembali ke Indonesia karna akan ada ujian" ucap Dinar


"Tentu saja . hubungi aku kalau ingin bertemu" jawab Elma


"Nee bye Elma.." Dinar pergi meninggalkan Elma dengan melambaikan tangan..


skip


Sebelum pulang Dinar mampir ke tempat laundry terlebih dahulu agar tidak timbul tanya di benak sahabatnya itu


sampai dihotel ..


"Aku pu.. eh kalian sejak kapan disini .." baru saja membuka pintu Dinar sudah dihidangkan oleh pemandangan didepannya terlihat tiga orang pria dan tiga orang sahabat yang sudah menunggu terlihat wajah ayu yang sudah siap untuk menanyakan banyak hal kepada Dinar


'Dinarrr!!! kemana saja kau ..? kenapa lama sekali..? apa yang kau lakukan sebenarnya? jinjaaa kau ini!!!" ucap ayu .


"Aa..a.ku habis mengambil laundryan tapi aku berjalan jalan sebentar ke taman hehehe mian sudah menunggu" bohong Dinar "Apa makananya sudah datang? aku sudah menelfon pihak delivery tadi" lanjut dinar mengalihkan pembicaraan sembari meletakan laundrianya di atas kasur


"Sudah .. makanya cepatlah cuci tangan mu Kita makan bersama" ajak Tria


"oke wait wait ya.." Dinar pergi untuk mencuci tangannya


...


skip


"Oke selamat makan semuanya " ucap ayu


"Ina ayo makan bersama kami" ajak Dinar yang melihat Ina sedang memainkan ponselnya di atas ranjangnya


"Aku tidak lapar terimakasih" jawab singkat Ina


"Tapi aku sudah memesankan makanan yang kau suka" imbuh Dinar lagi


Namun tidak ada jawaban dari Ina ..


Tria yang mulai kesal dia bersuara


"Ina kau ini kenapa .. kita sudah sangat memperdulikanmu tapi kenapa kau begini hah apa maumu" ucap Tria kesal


"Tidak usah perdulikan aku .." ucap Ina yang langsung berlalu pergi meninggalkan semua orang tidak tau kemana perginya .. yang jelas hatinya sedang kacau sekarang


Tria dan ayu hanya saling memandang karena kebingungan .. Dinar memandang sendu tubuh belakang Ina yang mulai menjauh..


Ketiga pria itu menunjukan ekspresi bertanya tanya ada apa sebenarnya yang terjadi .. namun mereka hanya bisa memandang dengan bingung


"Emm .. ada apa?" tanya park Shin Yoo yang memecah keheningan


"Aniya oppa .. Kaja makan.. Ina hanya mau jalan jalan saja" tutur ayu


"Apa terjadi sesuatu Dinar?" tanya park Shin Yoo beralih kepada Dinar.. terlihat wajah murung Dinar disana


"Kwenchana oppa" jawab singkat Dinar


"Benar katakan" imbuh Steve


Ayu memandang dinar dan Tria dengan memberi kode sedikit menggelengkan kepala sebagai tanda bahwa janagn sampai ada yang tau masalah persahabatannya itu .. dan dipahami oleh Tria dan Dinar


"Emm tidak ada apa apa oppa sudah ayo makan aku sudah lapar" rengek Tria yang memegang sendok ditanganya..


Ina POV


"maafkan aku maaf .. kalian akan mengerti apa maksudku tapi tidak untuk sekarang" batin Ina yg mulai menagis


sementara di hotel setelah makan ..


Mereka (Kecuali Ina) saling mengobrol satu sama lain .. banyak candaan yang terlontar kan ...


drett drett ponsel Dinar berbunyi


"(Membuka ponsel) oh asdos.. " dibacalah pesan yang dikirimkan oleh asdosnya


"Ayu Tria.. aku mendapat pesan dari asdos Kita jika kampus akan mengadakan libur panjang sampai bulan depan jadi kita bisa lebih lama disini.. tapi kita harus tetap menyelesaikan skripsi memalui email" jelas Dinar.


"Ahh jinjaa.. Yeayy .. aku senang akhirnya kita bisa lebih lama menikmati korea" jawab Tria antusias


aku


"Kalau begitu . mari kita sering pergi bersama agar lebih dekat" ujar Ahoo


"Boleh sekali oppa," jawab ayu


Obrolan semakin hangat hingga tak sadar jika waktu sudah sore .. Ketiga pria itu berpamitan kepada ketiga gadis itu


"Emm kami pulang dulu .. jaga diri kalian malam ini tidak ada yang boleh pergi karna suhunya sedang agak dingin" ujar Shin Yoo


"Nee oppa hati hati" jawab ayu


"Sampai jumpa besok " ahoo berbicara dengan senyum manisnya ..


"ajak aku jalan jalan besok oppa " pinta Tria


"Besok kita jalan jalan nee .." ujar Shin Yoo


"Yess .. aku menunggumu besok oppa jangan lama lama datangnya" timpal Tria lagi


"nee Tria .. yasudah kami pamit dulu ya .. byee selamat istirahat Nona" ujar Shin Yoo


"Nee oppa" jawab ketiga gadis itu


Park Shin Yoo dan kedua temanya itu pergi meninggalkan hotel ..


setelah park Shin Yoo cs pergi ...


"Oh sudah jam berapa ini kenapa Ina belum pulang?" kawatir Dinar


"Iya sebenarnya ada apa dengannya aku jadi bingung" tutur Tria


"Sudah kita tunggu saja .. nanti jika satu jam lagi dia tidak datang kita cari dia " ujar ayu


"Aku sangat menghawatirkan ya .. ini semua salahku harusnya aku tidak memaksa Ina tadi" ucap dinar yang mulai menangis


"Dinar sudah tidak ada yang salah disini .. mungkin Ina sedang ada msalah makanya dia bersikap aneh seprti itu .. sudah jangan difikirkan nee" ayu mengelus punggung Dinar menenangkannya yang sedang menangis


"Dinar kau dengar kan .. jadi cukup jangan menyalahkan dirimu terus .. tidak ada yang bersalah disini .. jadi berhentilah menangis aku tidak bisa melihatmu seprti ini" ujar Tria memeluk Dinar dan ayu


"Terimakasih sudah selalu ada untukku ayu Tria .. aku menyayangi kalian bahkan lebih dari segala hal .. aku tidak bisa mendapat ini dari keluargaku .. jadi kumohon tetaplah seperti ini kumohon" Dinar berbicara dengan nafas sesegukan karna menangis .. air mata tidak bisa terhenti mengalir di ujung mata indahnya ..


"Sssstt sudah cukup aku dan Tria berjanji akan selalu bersama .. jadi sudah nee jangan menagis lagi" ujar ayu menenangkan Dinar


INA POV


Dia yang mendengarkan di balik pintu yang tidak tertutup rapat iya dia mendengarkan semua .. Hatinya bagaikan tersayat pisau .. sakit memang karena dia harus melihat sahabatnya menagis karenanya .. tapi apa boleh buat hanya ini yang bisa Ina lakukan...


.....


...


....


..


stay tune guys πŸ™