
Tanpa disadari air mata Ina mengalir deras disana ..
"Maafkan aku Dinar maafkan aku Tria maafkan aku ayu.. aku memang bukan sahabat yang baik untuk kalian .. aku egois aku jahat maafkan aku.." batin Ina ..
Tangisan Ina pecah .. dia memilih untuk pergi dari sana karena tidak tega melihat ketiga sahabatnya yang mulai sedih ..
skip
sementara ayu Dinar dan Tria..
"Kita harus cari dia .. aku kawatir terjadi apa apa padanya"ujar Dinar melepas pelukan Tria dan ayu namun masih dengan tangisan di matanya dan dia segera beranjak dari duduknya namun saat dia ingin keluar kamar ayu menahan tangan Dinar
"Tenangkan dirimu dulu... kita tidak pergi jika kau masih seperti ini" ujar ayu
"Tapi bagaimana jika terjadi sesuatu ayu bagaimana?" ucap Dinar yang makin menangis
"Dinar kumohon jangan seperti ini .. tenanglah setelah itu kita pergi janji" bujuk Tria yang mendudukan Dinar kembali
Dinar tidak bisa menolak karena memang hatinya sedang tidak baik antara kawatir rasa bersalah dan rasa bingung bercampur jadi satu ..
Saat suasana mulai tenang tangisan Dinar juga sudah reda .. tiba tiba
"Aku pulang" ucap Ina yang datang dari sebalik pintu
Ayu Dinar dan Tria yang mendengar suara Ina langsung menoleh tanpa aba aba ..
"Ina!! kau dari mana saja ini sudah malam kenapa kau pergi lupa waktu" ujar Dinar menghampiri Ina
"Ada sedikit urusan" jawab Ina singkat
"Ina duduklah aku mau bicara .. sekarang aku tidak akan membentakmu .. kemarilah" ajak lembut ayu
"Aku lelah .. aku ingin istirahat" cetus Ina berlalu begitu saja melewati Dinar tanpa menoleh ..
"Ina... tunggulah sebentar apa kau tidak kasian dengan Dinar dan juga kami yang dari tadi kawatirkanmu" ucap Tria
Namun tidak ada jawaban atau tindak balas dari Ina .. dia tetap menatap lurus ke tujuannya yaitu kamar mandi
"Baiklah jika itu maumu .. aku tidak akan perdulikanmu lagi" ujar Tria kesal
Ina yang mendengar itu menghentikan langkahnya sekejap .. dan bagaikan tersambar petir hati Ina sangat hancur .. dia tau jika sahabatnya sangat menyayanginya sama sepertinya tapi keadaan yang harus memaksanya bersikap seperti ini ..
Air mata mulai jatuh Ina segera melangkahkan kakinya kembali karna tidak ingin melihat sahabatnya tau jika dia menagis..
skip skip
meskipun berada di satu ruangan Ina sama sekali tidak menyapa ketiga sahabatnya bahkan seakan menganggap tidak ada wujud .. entah sebenarnya apa yang Ina rasakan saat ini ..
ayu Dinar dan Tria mereka hanya bisa memandangi Ina tidak ada keberanian untuk mengajak Ina bicara karena sudah beberapa kali dicoba hasilnya nihil bahkan Ina seakan tidak mau mendengar ..
Waktu sudah malam keempat gadis itupun segera istirahat ...
skip pagi
"Ayuu... triiaaa... bangunlah cepat inaa tidak ada!!" teriak Dinar yang membuat gaduh pagi pagi .. Ayu dan Tria yang terkejut segera bangun dari tidurnya ..
"Ada apa ada apa apa yang hilang?" tanya ayu yang nyawanya belum terkumpul
"Ina ayu Ina" teriak Dinar tidak karuan
"Dinar ada apa berisik sekali sih" kesal Tria yang masih berusaha membuka lebar matanya
"Yaa!! kalian ini lihatlah Ina tidak ada disini kopernya juga tidak ada pakaianya juga tidak ada di lemari" Dinar mulai meneteskan air mata .
"Hah bagaimana bisa kemana dia!?" ucap ayu yang beranjak dari ranjangnya dan mengecek lemari ina "Benar tidak ada.." ayu melemas "Apa dia pergi?" kali ini bicaranya sudah mulai sendu
"aku akan bertanya pada pegawai hotel di lobi siapa tau ada yang melihat Ina pergi" ayu langsung berlari menuju lobi dan di susul oleh Tria dan ayu
sesampainya di lobi
"Selamat pagi Nona .. apa kalian Dinar ayu dan Tria" ujar pegawai hotel
"Hah .. bagaimana kau tau?" kaget ayu yang sudah berada di belakang tria
"Dan yang kalian cari pasti nona Ina .. benar tidak?" ucap pegawai hotel dengan senyumannya
"Iya benar ada apa kenapa kau tau semuanya?" tanya Dinar
"Ini nona Ina ada menitipkan surat untuk kalian .. dan dia berpesan agar aku memberikan pada kalian setelah dia pergi dari sini" ujar pegawai hotel itu lgi
Langsung direbutlah surat itu oleh Dinar dan langsung di baca .
isi surat itu
"*Annyeong Ayu Tria Dinar ..
Bagaimana kabar kalian pagi ini.. maaf jika kalian mencariku ..
Aku ingin mengatakan sesuatu .. sebelumnya terimaksih untuk semuanya..kalian adalah segalanya untuku .. kalian sahabat terbaikku .. aku bangga mempunyai kalian. apa kalian tau aku sangat menyayangi kalian .. maafkan aku akhir akhir ini sifatku berubah .. aku sudah membuat kalian sedih .. iya aku tau aku egois aku jahat aku bukanlah sahabat yang baik untuk kalian.. tapi satu yang harus kalian tau ..
Minggu depan aku akan pindah ke London ayahku sudah mengurus perpindahan kuliahku dan juga surat surat pindah negara .. aku tidak yakin aku akan kembali karna semua aset keluargaku di indo sudah banyak yang dijual .. Tapi meskipun kita tidak akan pernah bertemu lagi aku tidak akan pernah melupakan kalian .. aku sudah membawa album foto sama seperti yang Elma punya .. aku akan simpan baik baik .. dan kalau kalian membenciku tak apa aku terima kok ..
Aku hanya tidak ingin menjadi Elma yang selalu yakin kalau kita akan bertemu tapi dia sendiri yang menggagalkanya .. Oh iya maaf jika nomorku sudah tidak bisa di hubungi karena aku sudah mengganti nomor baru dan semua akun sosmedku sudah aku ganti.. lupakan saja aku jalani hari hari kalian tanpa aku jangan ingat lagi kenangan kita karena aku yakin jika kalian mengingatnya pasti akan sedih jadi aku tidak ingin kalian sedih .. ini sudah cukup aku membuat kalian menangis.. maafkan aku .. dan kau Dinar sudah jangan selalu salahkan dirimu terus ini semua bukan salahmu ini salahku .. jadi tolong lupakan saja aku karena aku tidak akan mungkin terjadi..
oh iya maaf jika aku tidak sempat menunggu kalian bangun karena jadwal terbangku pagi ini jadi aku takut akan terlambat .. tidak usah menyusul ku ke bandara karena aku tidak akan menemui kalian ... ingat itu
Aku menangis menulis surat ini tapi sudahlah ..
Aku pamit jaga diri kalian masing masing .. jangan ada yang bertengkar lagi ..aku menyayangi kalian sangat sangat menyayangi kalian .. aku tau ini berat tapi aku tidak ingin menyakiti kalian terlalu dalam lagi .. sekali lagi maaf ..
aku akan selalu dmerindukan kalian.... :)
Borahae sayangkuu๐๐๐*"
Dinar yang selesai membaca surat itu langsung terjatuh di lantai .. air matanya tidak bisa terbendung lagi ..
..
Ayu dan Tria yang tidak tau harus melakukan apa .. langsung menelfon park Shin Yoo cs untuk datang menenangkan Dinar..
Dan tak lama setelah itu park Shin Yoo sampai ..
Melihat Dinar yang masih di lantai." ada apa .. apa yang tejadi. kenapa dia berada dilantai?" ujar park Shin Yoo yang membantu Dinar berdiri .. .
"Oppa bawa dia kekamar Pali ..!" ucap Tria kawatir
"Ayu ceritakan ada apa??" tanya ahoo yang tidak mengerti apa apa
"Nanti aku jelaskan.. ayo susul mereka" ujar ayu yang langsung berlari mengejar Shin Yoo Tria dan Dinar yang sudah berjalan duluan....
sesampainya di kamar hotel
Dinar di dudukan di ranjangnya .. hanya isakan tangis Dinar ayu dan Tria yang bersahutan .. hati dan wajah yang selalu ceria antara ketiga gadis itu berubah menjadi wajah sendu sedih kecewa .. ..
"Tenaglah. ada apa aku tidak mengerti apa yang terjadi .. ayo jelaskan pelan pelan" bujuk Shin yoo
"Oppa Ina pergi'' jawab sendu Tria
"Pergi maksud mu apa!" tanya Steve terkejut
"Iya dia pergi untuk selamanya meninggalkan kami .." tutur Tria lagi
"Maksudmu .. coba jelaskan inti masalhnya agar kami paham" ujar Shin Yoo lembut
"Jadi Ina itu... BLA BLA BLA ..." ayu menceritakan semuanya. sampai yang Ina cemburu karena Shin Yoo dan Dinar..
"Hah apa kenapa bisa seperti ini.''