'Happy Ending In Seoul City'

'Happy Ending In Seoul City'
-



"Kenapa bisa seperti ini? apa sebelumnya ada masalah..?" tanya park Shin Yoo yang makin fokus pada pembicaraan


"Ani .. bahkan kami baik baik saja .. emm tapi ada masalah tapi itu sudah diselesaikan .." jelas Tria


"Apa perlu kita susul ke bandara ..? " ujar stave yang terikut kawatir


"Tidak! tidak perlu dia tidak mau menemui kami jadi percumah" cetus ayu


"Jadi apa yang harus kita lakukan?" tanya ahoo


"Huffhhh. sudah aku ingin menenangkan diriku dulu .." ujar Dinar yang tiba tiba berpindah ke kasurnya


"Jangan seperti ini kalian membuatku menjadi kawatir . ayo lah " ucap park Shin Yoo menatap ketiga gadis itu


"Oppa kau pulanglah Dulu .. kau lihat Dinar tidak berhenti menagis jadi biar aku dan Tria saja yang menengkan" ujar ayu


"Kenapa Dinar merasa sangat kehilangan seprti itu ayu?" bisik Ahoo


"Nanti aku jelaskan inti masalhnya sekarang pergilah" jawab ayu


Ahoo hanya memandang ayu kebingungan


"Kami akan pergi tapi ayu ikutlah keluar sebentar saja" ajak park Shin Yoo


"Baiklah baiklah.. Tria kau temani Dinar nee aku akan kedepan sebentar" ujar ayu


setelah itu ketiga pria bersama dengan ayu keluar dari kamar hotel


Diluar kamar


"Ayu ceritakan cepat ada apa sebenarnya.. aku kawatir melihatnya(Dinar) seperti ini" ucap park Shin Yoo


"Iya padahal kan yg ditinggal kalian semua tapi kenapa dia yng merasa sangat kehilangan" tambah Ahoo


"Jadi begini .. sikap Ina berubah sejak dia tau bahwa kau oppa(Menunjuk Shin Yoo) menyukai Dinar .. padahal Ina sudah menyukaimu sejak pertama bertemu .. tapi masalah itu sudah kita bicarakan dan Ina juga sudah rela jika kau bersama Dinar .. tapi meski begitu sikapnya tidak berubah dia malah makin tidak perduli dengan kami .. sikap lembutnya .. perhatiannya semuaanya hilang begitu saja .. nah maka dari itu Dinar menganggap bahwa Ina pergi karna dia padahal Ina pergi karna dia pindah ke London bersama orang tuanya.. dan Ina juga sudah menulis surat bahwa ini semua bukan kesalahn Dinar Ina atau kami tapi memang karna keadaan.." jelas ayu


"Astaga .. jadi begitu .. lalu bagaimana cara menenangkan nya?" tanya ahoo


"Tidak sulit .. cukup dekati dan peluk dia .. Dinar jika sudah di peluk dia akan merasa baik .." jelas ayu lagi


"Oke peluk ya" ujar park Shin Yoo


"Eitss.. jangn macam macam kau .. biar aku dan Tria yang memeluk .. kau jangan berani menyentuhnya oppa" cetus ayu memandang Shin Yoo intens


"Aniaa.. tenang saja kau ini" kesal park Shin Yoo


"Sudah sana pulanglah .. " ujar ayu sedikit mendorong badan Shin Yoo


"Iya iya kami pulang .. kabari kami terus jika ada apa apa" jawab park Shin Yoo


"Iya iyaa .. byeee.." ucap ayu yang langsung masuk ke kamar hotel tanpa menunggu ketiga pria tersebut pergi


"Anak ini..!!" gerutu park Shin yoo saat itu


skip dikamar ..


Ayu memelankan hentakan kakinya .. dia tidak mau menggangu Dinar yang sedang berada di pelukan Tria


..


"Bagaimana?" ucap ayu pelan kepada tria dari kejauhan


Tria hanya mengangguk kecil menandakan bahwa semua baik ..


"Sudah nee .. kau jangan menagis lagi" bujuk Tria yang sembari mengelus punggung Dinar


"Emm Dinar .. ayo kita makan aku sudah pesankan makanan kesukaanmu .." ucap ayu yang bermaksud menghibur Dinar "Aku juga belikan ice cream" lanjutnya lagi


Dinar yang melepas pelukan Tria dia tersenyum manis kepada ayu ..


Melihat senyum Dinar ayu dan Tria terikut bahagia ..


Dan mereka memakan makanan yang ayu pesan meskipun keadaanya sangat canggung .. tidak ada candaan disana .. hanya ada beberapa patah kata yang terucap dari masing masing gadis itu ..


"Pertama Elma setelah itu ka Dewina .. sekarang Ina .. entah apa yang terjadi dengan persahabatan kita" ujar Dinar tiba tiba yang membuat dua sahabatnya menoleh ke arahnya dan menghentikan aktifitasnya


"Benar Dinar. tenang saja .. lagi pula sebentar lagi kita pasti akan bertemu Elma" ucap Tria


Mendengar kata itu Dinar langsung teringat kan dia belum memberi kabar hari ini kepada Elma ..


segeralah dia membuka ponselnya .. terlihat ada beberapa pesan masuk dari Elma ..


"Aku ke toilet sebentar" pamit Dinar kepada kedua sahabatnya..


"Oke .. hati hati Dinar" ujar Tria meledek


"Aku bukan bayi " ucap Dinar


"Hehehe. aku bercanda .. sudah sana" ujar Tria


Dinar pun berjalan ke toilet ..


Sampai di toilet..


Dinar POV ..


Menghubungi Elma ..


dalam telfon ..


D: annyeong Elma ..


E: Dinar kemana saja kau .. tidak ada kabar dari tadi


D:mianhae Elma .. ada sedikit urusan tadi


E:urusan .. oh nee kwenchana.. jadi bagaimana kapan


kita bisa bertemu?


D:emm jangan sekarang Elma emm besok saja


bagaimana?


E: ada apa ..? apa semua baik baik saja...?


D: tentu baik ..emm kenapa Elma


E:ania .. kau terdengar gugup .. emm baiklah besok


nee kita bertemu .. aku ingin berbicara kepadamu ..


D: baikalh besok bertemu di cafe ****" saja nee


E: oke Dinar ..


D: Elma sudah dulu ya .. aku harus pergi sekarang ..


nanti aku kabari lagi


E: mwo!! kenapa singkat sekali.. aku ingin bercerita


padamu..


D: besok.. besok bercerita lah semaumu . tapi maaf


Aku harus pergi sekarang.. daa elmaa


E: ahh nee Dinar .. bye ..


Tuuttt Tuttttt .. telepon berakhir


Ya Dinar pergi ketoilet hanya krna ingin menghubungi Elma .. dan tidak mau sampai kedua sahabtnya tau ..


setelah itu Dinar langsung kembali bergabung ke pada kedua sahabatnya itu...


lanjut episode selanjutnya πŸ™