'Happy Ending In Seoul City'

'Happy Ending In Seoul City'
Hari yang dipenuhi air mata



***sementara itu ayu sangat merasa bersalah kepada tria karna dia telah berteriak tadi ...


Ayu POV di taman*


"Ya kenapa aku bodoh sekali .. Tria maafkan aku emosiku sedang kacau tadi .. sebenarnya aku sangat merindukan Elma tapi aku juga kecewa denganya .. hiks hiks" ayu menangis tersedu sedu dia sangat menyesal dengan sikapnya tadi


"Bodoh bodoh aku memang bodoh .. " tangisan ayu pecah nafasnya sudah tak karuan.. Perasaanya bercampur aduk antara kecewa sedih rindu dan takut semua menjadi satu hingga mengganggu mentalnya dan membuatnya emosional...


***Ayu POV end back to Ina dinar Tria


Diasrama**..


Tangisan Tria belum juga mereda, yang saat ini Tria rasakan adalah kecewa ..


"Hiks hiks hiks .. kenapa semua berteriak padaku .. kenapa apa salahku ..?" ucap Tria terbata bata


"Tidak ada yang salah darimu Tria ..sudah tenangkan dirimu jangan terus menangis seperti ini .. jangan buat kami sedih" sahut Ina murung


"Jika tidak ada yang salah dariku .. kenapa mereka membenciku berteriak kepadaku ..aku takut" ujar Tria yang membuat tangisanya semakin pecah ..


"Tria kau jangan seperti ini.. ayu tidak bermaksud untuk membentakmu emosi dia sedang kacau tadi.. sudah cukup kau jangan menangis terus" bujuk Dinar yang ikut meneteskan air mata


"sudah nee kita bicarakan ini nanti sekarang minumlah air ini agar kau sedikit tenang" ujar Ina yang mengambilkan minum untuk Tria


"terimakasih*.." sahut Tria yang masih sesak akibat menangis


skip


waktu sudah hampir petang tapi ayu belum juga kembali ke asrama.. ketiga sahabatnya sangat kawatir denganya .. ..


"Ya ayu kemana kau pergi ini sudah hampir malam bagaimana jika terjadi hal yang tidak tidak" Ina mondar mandir kesana kesini dia sangat cemas karena ayu yang tak kunjung pulang


"Kau tenang duli Ina .. kita tunggu sebentar lagi jika memang dia tidak juga pulang kita cari dia" ujar Ina yang duduk di sofa bersebelahan dengan Tria


"Maafkan aku ayu pergi karnaku" ucap Tria sayu


"Tidak perlu meminta maaf tidak ada yang slah disini .. hanya saja suasana yang memojokan kita .." jelas Dinar dengan suara nanarnya


tokk tokk tokk


ceklek Suara pintu terbuka terdengar "Aku pulang" ucap ayu dengan mata sembab karna habis menangis


"Ayuu!!! syukurlah kau pulang juga .. kami akan mencarimu tadi .. tapi untungnya kau segera pulang .. darimana kau?" tanya Ina dengan senyum yang memekar karna sahabtnya telah tiba di asrama


"Aku capek .. aku masuk dulu ya" ucap ayu yang hanya melewati ketiga sahabatnya itu tanpa menyapa


"Kita harus segera selesaikan ini" ucap Dinar dengan wajah kawatir


*skip keesokan harinya


ayu sedang menidurkan badanya di ranjangnya dengan sengaja memakai earphone di telinganya tapi dia tidak sedang mendengarkan musik.. Terdengar suara langkah kaki .. ayu tau itu adalah suara dari ketiga sahabatnya itu


"Mau apa kalian .. Aku sedang tidak ingin di ganggu " ucap ayu yang matanya masih terpejam


"Ayu.. maafkan kami .." ucap Ina ragu


"kalian tidak ada yang salah aku hanya ingin sendiri saja jadi pergilah*" ucap ayu yang masih memejamkan matanya


(Hishh ayu drama banget si luhh.. kesel kan jadinya ..


lanjut lanjut )


"Ayu kita tidak bisa terus seperti ini .. kita harus segera selesaikan ini" ucap Dinar dengan nada yang sudah sedikit kesal karna tidak ada respon positif dari ayu


"selesaikan ? apa yang perlu diselesaikan?" ayu membuka mata dan dia mengubah posisinya menjadi duduk berhadapan dengan Ina


"Sebenarnya ada apa denganmu .. kau membuat kami bingung dengan sikapmu .. kau hanya diam tanpa ada kata sedikitpun .. jika kami ada salah maafkan kami" ucap Dinar yang mulai berkaca kaca


Suasana saat itu menjadi sangat canggung


ayu memandangi wajah Tria yang sedari tadi hanya diam dia masih merasa bersalah pada nya .. dan ayupun mulai bersuara..


"Tria maafkan aku .. aku tau kau marah padaku tapi sumpah aku tidak bermaksud untuk membentakmu semalam.. emosiku sedang kacau kemarin jadi aku tidak bisa mengontrolnya.. " ayu mulai menangis


Tria tersenyum senang karna sahabtnya tidak marah denganya "Iya ayu aku tidak marah padamu .. aku mengerti perasaanmu kau merindukan Elma kan ?"


Ayu menagis karena memang dia sangat merindukan Elma sahabatnya itu dan tidak dipungkiri jika dia merasa sangat kehilangan ..


"Benar aku merindukan Elma . tapi aku juga kecewa padanya .. aku tak tau sebenarnya apa yang aku rasakan sekarang" ayu menagis sejadi jadinya


"sudah kau hanya perlu menenangkan dirimu .. jangan terlalu memikirkan Elma .. kita pasti akan bertemu lagi dengannya" ucap ina memeluk ayu


*hari itu menjadi hari yang di penuhi air mata .. namun sejak saat itu ayu sudah mulai bisa menerima bahwa Elma sudah benar benar hilang dari hidupnya


Dan merekapun menjalani hari harinya seperti biasa ..


.


.


.


next ya guys πŸ™*