'Happy Ending In Seoul City'

'Happy Ending In Seoul City'
please!! don't cry ):



"Dinar!!! ayu!! tunggu aku!!!" teriak Tria berlari


Ayu dan Tria mengejar Dinar ke hotel tapi tidak terkejar .. Dinar sampai lebih dulu ...


Dihotel..


"hahh hahhh..Cepat sekali kau lari Dinar " ucap ayu


dengan nafas tersengal


Tidak ada jawaban yang ayu terima ..


terlihatlah Dinar yang sedang duduk murung .. dengan mata sembam


"Sweety kwenchana .. jangan dengarkan perkataan Steve .." ujar Tria yang duduk di samping Dinar


"Kita sudah berjanji tidak akan membahas dia(Ina) lagi kan .. jadi sudah jangan fikirkaan lagi nee" ujar Tria lagi yang mencoba menenangkan Dinar


namun tidak ada tindak balas juga dari Dinar ..dia tetap diam dan diam dengan nafas sesegukan


"Hey kau baru saja tersenyum .. apa kau mau menangis lagi hah .. tersenyumlah sayang.." ujar ayu


"Dinar.. ayolah .." ujar Tria menyerah .


"Emm hei Dinar apa kau tidak ingat kalau kau Bru saja di tembak hah .. ciee" ujar ayu menggoda berharap ada kata yang keluar dari mulut Dinar


"Huffhh( menghela nafas) apa aku salah" akhirnya dinar menjawab meski dia tidak menoleh dan dengan suara sendu .


"Tidak ada yang salah di sini ..hanya ada kesalah pahaman sedikit dan kami akan menyelesaikan" ujar ayu memandang Tria


"Iya Dinar ini akan segera selesai .." lanjut Tria


"Aku istirahat dulu" ucap Dinar sekilas lalu pergi ke ranjangnya


"Aishh .. bagaimana ini .." ucap ayu frustasi


"aku akan menemui Steve nanti" ujar Tria kesal


"Bicaralah dengan tenang kau jangan menambah Masalah nanti .. bicarakan pada Ahoo dan oppa Shin Yoo juga agar tidak menimbulkan salah paham lagi" tutur ayu


"Iya aku akan membicarakan ini bersamamu dan mereka tenang saja .. " jawab Tria


***


Sementara park Shin Yoo cs


"Sebenarnya apa maksudmu Steve? beraninya kau sudah membuat wanitaku menangis" geram park Shin Yoo yang sudah mengepalkan tangannya


"Kau ada masalah dengan semua ini? apa kau juga menyukainya?" tanya ahoo


"Cckk aku menyukainya tentu tidak .. aku tidak mungkin mencintai orang yang sudah menyakiti wanita yang aku sayangi" jelasnya


"Lalu apa masalahmu .. kenapa kau berbicara seperti itu tadi .. apa kau mau aku pukul hah" ucap park Shin Yoo yang semakin marah


"Tidak ada masalah untuku .." jawabnya singkat tanpa ada rasa bersalah


"Aku tidak mengerti .. sebenarnya kau mau apa hah .. katakan atau kupukul kau sampai habis" ujar park Shin Yoo yang mencengkram kerah Steve


Steve hanya tersenyum smirk


"Hei Shin Yoo hentikan kita dilihat banyak orang disini" ucap ahoo yang berusaha mendinginkan suasana yang mulai memanas


"Katakan apa maumu!!!" cengkraman Shin Yoo makin keras


"Mauku? aku hanya ingin membalas rasa sakit hati saudaraku yang disebabkan oleh wanitamu itu" jawab Steve


Mendengar kata saudara Ahoo dan Shin Yoo hanya beradu pandang .. cengkraman yang tadi sangat keras sekarang sudah terlepas


"Apa maksudmu saudara?" tanya park Shin Yoo intens


"Iya saudara .. Ina sebenarnya adalah anak dari adik ayahku .. jadi Ina adalah saudaraku .. dia yang memintaku untuk tidak memberi tau ini dari awal dan dia bilang jika aku harus berpura pura mencintainya.. karena dia ingin kau (Menunjuk Shin Yoo) dan Dinar bisa bersama.. tapi nyatanya dia selalu menangis .. dia selalu sakit hati melihat kalian bersama .. aku merasakan hancurnya dia saat dia menangis .. aku ikut sakit hati saat dia bercerita tentang kalian padaku..dan ini adalah salah satu alasan dia ingin pergi .. dia tidak ingin merasakan sakit hati lebih dalam lagi" jelas Steve yang mulai sendu


"Apakah ini semua benar yang kau katakan hah.!!" tanya ahoo tidak percaya


"Aku tidak memaksa jika kalian tidak percaya" jawab Steve singkat


"Ina sudah pergi .. bahkan dia mengiklaskan aku bersama Dinar.. lalu kenapa kau bahas ini lagi" ujar park Shin Yoo yang masih sedikit beremosi


"Aku hanya ingin membalas rasa sakit hati Ina .. dan ya aku berhasil membuat Dinar menangis dan tugasku selesai sekarang .. maafkan aku" ujar Steve yang sedikit menyesal


"Membalas ? tidak seperti ini caranya .. sekarang kau harus meminta maaf pada Dinar ayu dan Tria .. jelaskan semuanya.. atau jangan menampakan wajahmu lagi didepanku dan yang lainya.. kau paham!" cetus Shin Yoo dengan sedikit penekanan


"Aku akan menemuinya nanti .. biarkan dinar tenang dulu" ujar Steve


"Tadi kau membuatnya menangis sekarang kau menghawatirkan .. Tuhan drama apa lagi ini" ujar Ahoo frustasi


"Jujur aku menyesal telah membuatnya menangis .. tapi aku juga tidak ingin menolak permintaan Ina .. jadi aku akan segera meminta maaf" ujar Steve dengan nada sendunya .. terlihat rasa menyesal dari wajahnya ..


"Ckk kau sangat pandai berakting .." cetus Shin yoo yang langsung berlalu pergi meninggalkan sahabtnya itu ..


"Shin Yoo tunggu aku!!" Teriak Ahoo


"Aku pergi dulu kabari aku jika sudah siap bertemu Dinar dan yang lainya" pamit Ahoo Yang kemudian berlari mengejar Shin Yoo


Steve hanya diam melihat dua sahabatnya berlalu meninggalkan nya sendiri


"Maafkan aku Dinar Shin Yoo aku memang keterlaluan .. jebal mianhae " gerutunya sendiri yang mulai frustasi ..


nah kan drama lagi drama lagi .. 🤦


Di hotel


Ayu dan Tria hanya memandang sendu tubuh belakang Dinar yang hanya separuh tertutup selimut .. suara isakan masih terdengar . tapi tidak ada yang berani mendekati Dinar karna sudah pasti penolakan yang didapat ..


"Ayu kita harus bagaimana .. aku tidak bisa melihatnya seperti ini " ujar Tria


"Aku juga tidak tau Tria .. aku sangat menghawatirkan nya" tutur ayu


dreeetttttt ponsel ayu berdering menandakan pesan masuk


"Ayu kapan kita bertemu ada yang ingin aku bicarakan bersama kau Tria dan Dinar.."


Itu isi pesan yang dikirim Steve untuk ayu


"Tria bagaimana ini?" tanya ayu menunjukan pesan Steve pada Tria


"Sini biar aku yang membalas" ujar Tria mengambil ponsel ayu


"Jangan sekarang .. Dinar Sadang tidak baik sekarang dan ini karenamu .. Kita bisa bertemu nanti tapi awas saja jika kau membuat masalah lagi" isi pesan yang dikirim Tria


"kalau begitu kita bertemu besok hanya aku kau dan ayu saja aku akan menjelaskan sesuatu " pesan dari Steve


"baik kita bertemu ditaman besok" pesan dari Tria


"Sudah kita akan bertemu dengan laki laki ini besok dan lihat apa yang akan aku lakukan besok" tutur Tria yang mengembalikan ponsel pada ayu .. dengan wajah kesal


"Hahh oke .. kau jangan seperti ini aku.takut" cetus ayu


"Heemmhh .. sudah Ayo tidur aku sudah mengantuk .. eh sebentar" ujar Tria yang bangun dari ranjangnya dan menghampiri Dinar


"Ayu dia sudah tertidur .. kemarilah" bisik Tria pada ayu


"Benarkah syukurlah aku lega dia bisa tidur semoga tidurnya terjaga malam ini" ujar ayu


"Selamat malam Dinar " ujar Tria mengecup pipi Dinar


"Mimpi indah" ucap ayu yang mengecup pipi Dinar juga ..


Ayu dan Tria pergi ke ranjang masing masing dan beristirahat. .