
sudah tiga hari setelah semua rahasia besar itu terkuak ..
Dinar Tria dan Ayu tak pernah absen untuk mengunjungi makam Ina dan memberinya bunga .. hingga kini banyak buket bunga yang Ina terima..
Hatinya kini mulai iklas akan kepergian seorang sahabtnya itu ..
sesak yang dirasa sudah sedikit hilang ..
Disuatu pagi
"Ayu!!!! dimana kau letakan charger ponselku? kau baru saja memakainya kau taruh dimana " teriak Tria yang mondar mandir mencari chargernya
"Kenapa kau teriak teriak Tria apa yang kau cari kenapa semua barang berantakan seperti ini" tanya Dinar yang baru keluar dari kamar mandi dan mendengar teriakan Tria
"Ada di laci meja rias aku menyimpannya disana " ujar ayu yang sedang mengeringkan rambutnya
Dinar menoleh pada ayu "Hanya charger saja bikin ribut pagi pagi" ujarnya sekilas
"Ini semua karna kau ayu" ujar tria kesal
"Aku .. cckk kenapa aku .. sudah baik aku menyimpannya .. sudah mandi sana kau kita akan pergi hari ini'' ketus ayu
Ya hari ini mereka akan pergi berjalan jalan dengan Shin Yoo CS .. setelah ditunda 2 hari jadi mereka memutuskan untuk pergi dihari ini.. dan ini adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh park Shin yoo karna hari ini Dinar akan memberi jawaban perasaan yang dia berikan
***
Ketiga gadis itu sudah bersiap mengenakan outfit senada dres biru muda mini yang membuat ketiganya semakin lucu namun tetap terlihat dewasa
"Aku sudah siap.. Bagaimana??" ayu memutarkan badanya kali ini ayu memadukan dresnya dengan topi bucket berwarna biru dengan rambut yang diurai
"Kau selalu cantik ayu.. " puji Dinar
"Tapi akan lebih cantik jika kau hapus sedikit lipstikmu agar tidak terlalu menyala seperti itu.. sini aku bantu" Tria mengulurkan tissue untuk mengelap bibir ayu ..
"Nah begini lebih baik" ujar Tria tersenyum bangga
"Gomawo Tria ." ayu memeluk Tria sekilas
"Tolong pasangkan pita ini aku kesulitan memasangnya" pinta Dinar kepada ayu dan Tria
"Kemarilah aku akan membantumu" ujar ayu
Dinar langsung mendkti ayu dan dipasang lah pita di sisi kiri rambutnya
"sudah kau cantik " puji ayu ..
"Aaa gomawo ayu." Dinar tersenyum puas sembari melihat ke cermin ..
Tokktokktokkk ..
seseorang mengetuk di balik pintu ..
"Itu pasti mereka" ujar Tria berlari kecil ke arah pintu
Benar saja sudah ada tiga pria yang berbaris di balik pintu setelah Tria membukanya .. siapa lagi kalau bukan Park Shin Yoo CS
"Akhirnya kalian datang" ujar Tria senang
"Bagaimana apa sudah siap?" tanya Shin yoo
"Kurasa sudah .. sebentar aku panggil ayu dan Dinar dulu" Tria berbalik membelakangi park Shin Yoo CS
dan berteriak "Aayuuuu...!!! Diinnarrr!! ayo kemari kita berangkat sekarang . jangan lupa tolong bawakan tasku diatas meja rias itu" teriak Tria
"Yaa Tria kupingku sakit mendengar teriakanmu itu kenapa keras sekali" ujar Ahoo menutup kupingnya
"Jika pelan namanya berbisik oppa bukan berteriak" ketus Tria
Semua terkekeh melihat Ahoo yang memerah pipinya karena malu
Tak lama setelah itu ayu dan Dinar keluar menghampiri Tria dan ketiga pria itu
"Wah kau cantik sekali ayu " ujar Ahoo yang kagum melihat ayu
"Ya aku memang cantik" jawab ayu sombong dengan mengibaskan rambutnya
Dinar dan Tria hanya terkekeh melihat tingkah ayu
"Kau cantik malam ini" ujar Shin Yoo pelan pada Dinar
"Gomawo oppa" jawab Dinar dengan senyum menghiasi wajahnya
"Ayo kita berangkat.. Aku malas jika kalian sudah bucin seperti ini" ujar Steve yang berjalan lebih dulu meninggalkan semua orang
"Bilang saja kau iri" teriak Tria yang membuat semua orang tertawa
Dan akhirnya mereka semua berangkat .. Perjalanan cukup singkat hanya perlu waktu 20 menit menggunakan mobil..
Selama perjalanan tercipta banyak obrolan sehingga membuat perjalanan itu tidak mebosankan
Skip Sampai ..
"Wuah ramai sekali" ucap Tria antusias melihat sekeliling
"Banyak barang yang dijual disini .. wuah ini hebat " sahut ayu
"Aku ingin beli ice cream itu" ujar Tria yang melihat sebuah kedai ice cream di sisi kanannya
"Kau sudah makan banyak Tria Gulali lollipop dan sekarang ice cream .. jangan sampai kau terkena diabetes setelah pulang dari sini" ketus ayu
"Berikan aku yang macha itu tidak terlalu manis .. kumohon " ujar Tria memohon dengan wajah imutnya
"Tidak" jawab ayu singkat
"Kumohon sedikit saja .." rengek Tria yang memanyunkan bibirnya
"Hahah .. kau menjadi sangat lucu .. ayo aku akan belikan untukmu .." ujar ayu menggoda Tria ..
"Apa ada yang mau.. mau Dinar apa kau mau?" tanya ayu
"Emm tidak ayu lihat lolipopku masih tersisa " ujar Dinar menunjukan lolipopnya
"Kalian oppa?" tanya ayu memandang ketiga pria itu
"boleh .. belikan apa saja sesukamu ... aku menurut" ujar ahoo
"Baiklah .. kajja Tria (menggandeng tangn Tria) dan kalian tunggulah disini aku tidak lama" ayu dan Tria berjalan menghampiri kedai ice cream tersebut
Dinar hanya tersenyum melihat belakang tubuh kedua sahabtnya .. park Shin Yoo yang sedari tadi memperhatikan Dinar dia mulai ikut tersenyum melihat senyuman yang memekar dari wajah wanita yang dia cintai .. Hingga saat Dinar menoleh kearahnya dia menjadi salah tingkah sendiri
"Kau kenapa oppa?" tanya Dinar yang bingung
"Emm tidak hhe" park Shin Yoo menggaruk blakang kepalanya
"Emm Dinar apa kau bahagia berteman dengan mereka" tanya park Shin Yoo
"Sangat ..aku sangat bahagia mereka adalah keluarga keduaku .. " jawab Dinar sekilas
"Pantas saja kalian terlihat seperti saudara .. perhatianya kehangatannya . aku suka melihatnya" tutur park Shin yoo lagi
"Ya merekalah yang selalu menemaniku dari dulu .. hanya mereka yang perduli denganku .. ayah dan ibuku sibuk dengan perusahaanya .. kakakku sibuk dengan kuliahnya di jerman .." ucap Dinar yang mulai sedu
"Maaf aku tidak bermaksud seperti itu.." park Shin Yoo memegang lengan Dinar
"Kwenchana .. itu tidak Maslah bagiku ." senyumnya kembali tercipta
Shin Yoo Hanya bisa tersenyum tak ada kata terucap lagi karena takut akan terjadi hal canggung ini lagi
Kemana Ahoo dan Steve ya mereka sibuk dengan ponselnya .. Mendokumentasikan kegiatannya saat ini .. banyak sudut pasar malam yang difoto bahkan dividio
"Dinar lihatlah kesini .." teriak Ahoo yang mau memfoto Dinar
Dan saat Dinar menoleh "Cekreek" satu gambar tertangkap oleh Ahoo
"Yaa dapat.. tunggu akau akan mengirim ini untukmu kau sangat cantik" ujar Ahoo
"Hei kau tidak mengajak kami untuk berfoto.. kami juga mau " ujar Tria yang baru datang
akhirnya mereka semua berfoto untuk mengadakan momen ini .
dan masing" dari mereka memamerkan nya ke akun media sosial masing masing..
skip ..
waktu semakin larut akhirnya mereka memutuskan untuk pergi ke sebuah kedai ramen yang ada disana ..
Mereka duduk dan memesan makanan ..
Seperti biasa selalu tercipta perbincangan asik saat mereka bersama .. Lawakan lawakan kecil menjadi bumbu kebersamaan mereka
Disela sela perbincangan ponsel dinar berdering menandakan pesan masuk ..
Dan Dinar langsung membukanya ..
"Kau disini Dinar .. aku juga ada disini .. kemrilah aku merindukanmu . temui aku di dekat supermarket aku sedang menikmati pengamen bmdi pinggir jalan ini sangat keren .. cepatlah aku menunggumu" isi pesan itu
Entah pesan dari siapa yang jelas wajah Dinar terlihat sangat bahagia .. dan dia langsung berpamitan untuk segera pergi menemui orang itu
"Aku permisi sebentar .. Aku mau ketoilet kulihat ada supermarket di sebelah sana .. jadi aku akan menumpang disana" bohong Dinar
"Apa perlu aku temani?" tanya ayu .
"Aah tidak ayu tidak perlu" jawabnya gugup
"Lebih baik aku dan ayu temankanmu dinar" ucap Tria yang masih kawatirkan Dinar
"Tidak perlu . terimakasih aku bisa sendiri .." ujarnya "Aku harus pergi sekarang aku Sudah tak tahan lagi" racaunya
"baiklah cepatlah pergi kabari jika ada apa apa .. dan ingat jangan terlalu lama " ujar Tria
"oke byee.."
Dinar pergi dengan tergesa gesa . dia sudah tak sabar untuk menemui seseorang itu ..
Siapa sebenarnya orang itu kenapa Dinar terlihat sangat bahagia saat menerima pesan darinya ..
******"