
Di Hotel
"Ina aku ingin berbicara kepadamu .. dan kalian semua" ujar ayu yang baru saja masuk kamar hotel bahkan blm sempat duduk
"Wae..? ada apa ayu ..? kenapa terdengar penting sekali ..bahkan kita belum membersihkan badan" tanya Dinar memandang ayu dan kedua sahabatnya secara bergantian
"Aku gerah .. aku mandi dulu .. bicara nanti saja" ujar Ina mengambil handuk dan berjalan ke kamar mandi
"Ina!! tolong dengarkan aku!!" ucap ayu dengan nada agak meninggi
Dinar dan Tria yang terkejut saling memandang satu sama lain
"Ayu.. ada apa? bisakah pelankan suaramu" tutur Ina yang langkah kakinya seakan mati mendengar teriakan ayu
"Kau yang ada apa? kenapa sikapmu menjadi seperti ini sekarang? kau bukan Ina yg dulu .. Ina yang lembut ramah perhatian.., kenapa apa karna park Shin Yoo?" ayu mulai berbicara
"Emm aku berubah? aniya aku masih ina yang dulu" jawab Ina yang memainkan ponselnya
"Ina yang dulu tidak seperti ini.. jika kau sudah tidak nyaman dengan kami bicaralah agar kami bisa memperbaiki diri ..bukan seprti ini kau menjadi dingin sekarang .. bahkan bicaramu tidak selembut dulu" ayu berbicara dengan nada yang sendu.. terlihat ekspresi sedih yang ayu keluarkan.. namun tidak ada jawaban apa apa dari ina .. dia tetap fokus pada ponselnya .. ayu memandang Ina dengan wajah kesalnya hingga Dinar yang biasanya tidak pernah angkat bicara soal hal seperti ini dia bersuara
"Ina tidak bisakah kita fokus pada pembicaraan dulu .. memang nya ada apa diponselmu itu" ujar Dinar yang mengambil ponsel Ina
"Apa yang kau lakukan Dinar .. apa kau tidak diajarkan sopan santun oleh orang tuamu hah.. pantas kelakuanmu seperti ini!" teriak Ina yang membuat Dinar langsung meneteskan air mata .. Tria dan ayu yang terkejut hanya bisa memandang Ina
"Maaf Ina aku memang jarang mendapat perhatian dari orang tuaku tapi kau tidak perlu berkata seperti ini Ina aku sakit mendengarnya" Dinar mulai menangis
"Cukup Ina apa maumu .. kenapa kau menjadi seperti ini sekarang? kau menjadi kasar seperti ini" ujar ayu yang tangannya mengelus punggung Dinar bermaksud untuk menenangkannya
"Dinar hanya ingin kau fokus pada apa yang sedang kita bahas tapi kenapa kau berlebihan seperti ini?" ucap Tria
"Ma.ma..maaf Dinar aku tidak bermaksud seperti itu" Ina mulai menangis karna merasa bersalah .. sedari dulu Ina memang tidak pernah membiarkan sahabatnya menangis tapi ini malah dia yang membuat sahabatnya menagis..
Dinar hanya mengangguk dan sekilas memandang sendu Ina tanpa ada kata satupun terucap
sedangkan Ina .. dia masih menagis melihat ketiga sahabatnya berlalu begitu saja .. ada rasa bersalah di hatinya.. tapi mau bagaimana lagi ini semua sudah terjadi ..
skip
setelah selesai membersihkan badan mereka semua beranjak ke ranjangnya untuk beristirahat .. suasana kamar menjadi sangat canggung tidak seperti biasanya yang selalu ramai .. tidak ada obrolan yang dibuka hingga hanya ada keheningan disana ..
ayu sibuk dengan laptop nya Tria sibuk dengan komiknya sedangkan Ina hanya melamun memandang keluar jendela. Dinar yang sedang memainkan ponselnya sesekali melihat Ina sendu .. terbesit rasa kasihan kepada Ina .. karena pasti ada suatu hal yang membuatnya berubah .. tapi keadaan tidak memungkinkan untuk membahas hal itu lagi ..
ayu yang memandangi Dinar dia bersuara "Dinar are you okay.??" tanya ayu
"Yaa.. aku baik ayu .. tapi.." ucapan Dinar terpotong dia melihat ke arah Ina yang masih melamun .. ayu yang paham dengan apa maksud Dinar dia mulai bersuara lagi tapi dengan nada yang sedikit lebih pelan "Kwenchana .. dia sedang emosi besok kita bicara lagi nee" tutur ayu dengan senyum manisnya
"sekarang mari kita istirahat .. ini sudah malam .." lanjut ayu ..
"Nee ayu" jawab Dinar ..
"Good night semua" ujar ayu kepada teman temanya dan kemudian menarik selimutnya
"Nee good night ayu .. Dinar .. Ina" lanjut Tria ..
"Good night.." jawab Ina dan Dinar pelan..
Dan perlahan mereka mulai menutup mata .. memulai mimpi indah selama malam berlalu ... berharap bahwa tidak akan terjadi hal seperti ini berikutnya ..
E**ntah apa yang sedang terjadi pada persahabatan mereka yang jelas hanya mereka yang bisa menyelesaikan .. perlu ada kedewasaan dari setiap individu agar hubungan yang telah lama dijalin tidak lepas begitu saja ..
so stay tune reader π**