
*hampir satu tahun lamanya Elma dan keempat sahabatnya berpisah tapi semua itu tidak merubah apapun dari kisah persahabatan mereka..
semua berjalan dengan semestinya .. mereka saling memberi kabar .. bertukar cerita .. tak jarang mereka memvidiokan kegiatan sehari hari dan mengirimkanya ke satu sama lain .. tapi,,,,,
"yaa Elma kemana kau ini aish bikin kawatir saja" gerutu ayu sendirian mondar mandir kesana kesini sambil terus memandangi layar ponselnya
..
Dinar dan Ina yang baru saja pulang dari mini market untuk berbelanja melihat temannya itu dan langsung memandang ke arahnya dengan heran ..
"ina ada apa dengan anak itu kenapa terlihat begitu cemas" tanya Dinar pelan
"Ntahlah baik kita tanyakan saja" ujar Ina berjalan mendekati ayu dan diikuti Dinar
"Ayu..? kau kenapa terlihat cemas?" tanya ina
Ayu yang tak menyadari kehadiran dua sahabtnya inipun terkejut "Astaga kaget aku .. kapan kalian datang ..?" sahut ayu
"Ditanya malah balik tanya .. sebenarnya ada apa denganmu kau terlihat cemas dan mondar mandir seperti setrikaan.. ada apa .. apa yang terjadi?" tanya Dinar lagi
"Elma .. dia tidak memberiku kabar sejak pagi tadi padahal aku sudah mengirimkan pesan padanya tapi tidak ada yg dibalasnya.. aku sangat kawatirkan dia" jawab ayu yang masih dengan muka cemasnya itu
"Jinja.?? tidak biasanya Elma begini" ucap Ina heran
"Sudah lah kalian banyak berburuk sangka pada orang itu tidak baik .. mungkin saja Elma sedang sibuk sekarng maknya dia tidak sempat membalas pesanmu yu." ucap Dinar seraya merapikan barang belanjaannya
"Eh dimana Tria kenapa aku tidak melihatnya?" Lanjutnya
"Tria sedang mandi tadi tapi kenapa dia tidak keluar keluar sejak tadi (Ayu penasaran dan langsung memanggil Tria) .. Ttrriiaaaaa oy ttrriiaaaa apa kau belum selesai ? kenapa kau lama sekali?" teriak ayu cukup keras
"Aku dikamar .. ada apa ? " teriak Tria dari kmar
"Sebentar aku datang kesitu" Tria langsung beranjak turun dari tempat tidurnya dan bergegas menemui ayu
"Eh kalian sudah pulang rupanya .. kenapa tidak terdengar suara apa apa*?" lanjutnya lagi
"kami baru saja sampai Tria " jelas Ina
"Ini sudah beres aku akan bersihkan diriku dulu .. ayok Ina " ajak Dinar
Dan mereka berjalan menaiki anak tangga dan langsung membersihkan badannya
***skip aja ya biar ga terlalu panjang,π
Dua hari sudah Elma tidak memberi kabar .. tentu saja itu menimbulkan rasa khawatir bagi sahabat sahabaytnya itu terutama ayu
Dipojok balkon ayu berdiri sendirian dia melamunkan sahabatnya yang tak kunjung memberi kabar .. lalu datanglah seseorang* ..
"Ayu apa yang kau lakukan disini .. ini sudah hampir petang cepat masuk angin malam tidak baik bagi kesehatan" ucap Dinar yang berdiri disebelah ayu
(Menghela nafas halus) "Huuhh aku sangat merindukan Elma Din.. apa dia masih sibuk hingga tak sempat memberi kabar? " ayu berbicara dengan nada yang sedikit memberat karna menahan agar tidak menangis
"Ayu tenangkan dirimu .. jangan berfikir macam macam .. aku tidak suka melihatmu murung seprti ini aku yakin Elma juga tidak akan suka melihatmu begini." cetus Dinar yang ingin ikut menagis juga
"Tapi tidak biasanya dia begini .. aku takut dia akan melupakan kita semua .. hiks hiks" tangisanya mulai pecah
"Sstt jangn bicara seperti itu mana mungkin Elma seperti itu .. sudah jangan berfikir begitu .. Elma hanya sedang sibuk saja nanti dia pasti akan memberi kabar jika sudah sempat .. sudah nee jangan nangis" jelas dinar yang langsung memeluk ayu untuk menghentikan tangisanya..
ayu hanya mengangguk kecil dan masih menangis .. tapi lama kelamaan tangisannya mulai reda
Elma POV (Korea cuy)
"Hyung kapan ponselku selesai di perbaiki dan akan segera kembali .. aku sudah merindukan kabar dari teman temanku .. mereka pasti sudah sangat marah padaku karna aku tak kunjung memberi kabar" rengek Elma pada kakaknya
π§:Nanti aku akan kesana untuk mengambil ponselmu .. makanya lain kali jangan ceroboh .. jika ingin berenang tidak usah membawa hp memang kau kira itu ikan yang bisa nafas di air" ucap kakak Elma mengejeknya
"Aku kan sudah bilang kalau aku tidak sengaja kenapa kau masih mengungkitnya bahkan itu sudah terjadi tiga hari lalu .. ya Hyung kau ini menyebalkan" gerutu Elma dengan wajah cemberutnya
π§:Kau terlihat cantik jika cemberut seperti itu hahahah" ledeknya
"Hyung kau ini ya awas saja kau" Elma kesal
π§:sudahlah aku akan pergi dulu aku sudah terlambat daa Elma sayang .. jaga diri baik baik dirumah tunggu eomma dan appa pulang ..sebentar lagi mereka pulang" mencium kening Elma sekilas lalu pergi
Keesokan harinya
"Dreett dreett dreettt" ponsel ayu bergetar tapi tidak dihiraukannya karna dia sedang berada dikelas sedang mengikuti pelajaran
*jam pelajaran selesai
"ayo kita ke kantin tadi kak dewina mengirim pesan padaku bahwa dia sudah menunggu kita disana dia akan mengatakan hal yang penting katanya" ajak Tria
"tunggu sebentar aku akan memeriksa ponselku tadi kayaknya ada yang menelfon (Melihat ok selnya dan betapa senangnya ayu melihat nama Elma tertera di layar ponselnya) .. Elma yang menelfon ku tadi" dia menunjukan ponselnya kepada sahabatnya yang lain
"benarkah .. syukurlah .. cepat ayu telvon dia lagi aku sudah sangat merindukannya*" ucap Ina
dan ayu langsung menelfon elma .. dia meluapkan rasa kehawatiranya kepada elma
"Maaf ayu ina dinar Tria aku sudah membuat kawatir kemaren ponselku basah karna aku tidak sengaja meninggalkan ya di kantongku dan aku bawa berenang jadi ini baru selesai di perbaiki'" jelas Elma
***mereka menelfon cukup lama karna sudah tiga hari Elma tidak ada kabar jadi mereka semua memuaskan diri mengobrol untuk mengobati rasa rindu kepada sahabatnya itu
Hingga mereka lupa bahwa dewina sudah menunggu kedatangan mereka di kantin
Dewina POV**
"yaa kemana mereka kenapa tidak datang juga ..? padahal lima menit lagi aku ada kelas " ucap dewina yang sedikit kecewa
"Heem baiklah aku akan mengirim pesan saja kepada mereka.. agar bertemu setelah aku selesai kelas karna ini hal yang sangat penting*" ujarnya yang langsung mengirimkan pesan kepada ina
***Dewina POV end
trring***.!!! ponsel Ina berbunyi dan langsung dibacanya pesan dari dewina
"Astaga..!! kita melupakan kak Dewina. dia pasti sudah menunggu lama tadi .." ucap Ina yang membuat ketiga sahabat nya terkejut
"oh iya kak Dewina tadi ingin berbicara penting kepada kita" lanjut Tria
"yasudah ayo kita kesana sekarang .. kita kan sudah tidak ada kelas setelah ini" ujar ayu yang sudah berdiri dari duduknya
"Tapi dia sudah dikelas sekarang .. dan dia meminta kita untuk menemuinya di taman setelah dia selesai."
jelas ina
"Aku jadi tidak enak denganya " ucap dinar yang merasa tidak enak hati
skip dewina udah kelar kelas yak dan mereka di taman
"Inaa ayuu triaa dinarr .." panggil dewina kepada keempat temanya itu sambil berlari menghampirinya
"Kak Dewina ..maaf kami tadi lupa jika harus menemuimu .. karna tadi teman kami menelfon" ucap ayu
"tidak apa apa aku mengerti .. huh baiklah biarkan aku istirahat sebentar aku capek berlari dari kelas " dewina duduk di samping Dinar
"Kak apa yang akan kau bicarakan pada kami? kau bilang sangat penting..?" tanya Tria
"Ohh itu .. emmm.." ucapnya ragu
"Ada apa kak bicaralah ' ujar Ina
"tapi kalian jangan terkejut ya.." Dewina berbicara agak gugup..
"iya bicaralah dulu kami siap dengarkan" sahut Dinar..
.
.
.
Eitsss kira kira apa yang akan dewina bicarakan kepada keempat temanya itu ..
oke lanjut episode berikutnya yak
stay tune ππ