'Happy Ending In Seoul City'

'Happy Ending In Seoul City'
penjelasan part 1



ke esokan harinya ..


"Huaahhhhmmm..(menguap) selamat paa... .hah .. " ujar ayu yang terkejut melihat kasur Dinar yang sudah rapi


"Tria bangunlah .. triaaa" teriak ayu membangunkan Tria


"Ada apaa ayu kau berisik sekali" ujar Tria yang menutup mukanya pada bantal


"Dinar tidak ada " jawabnya


"Apa maksudmu?" jawab Tria yang terkejut dan langsung memposisikan dirinya duduk


"Iya lihatlah saat aku bangun di tidak ada. " jelas ayu


"Siapa yang tidak ada ..?" ucap Dinar tiba tiba yang baru keluar dari kamar mandi


"Hais ayu kau membuat ribut pagi pagi seperti ini.. kau ini" kesal Tria yang membaringkan badannya lagi


"Dinar kau darimana aku kira kau pergi tidak biasanya kamarmu rapi sepagi ini" tutur ayu


"Aku habis mandi .. hei aku tidak se paboo itu aku tidak akan pergi karena masalah ini" jelas Dinar yang berjalan ke meja rias untuk mengeringkan rambut


"Heheheh maafkan aku .. eh kau mau kemna tumben pagi pagi sudah mandi" tanya ayu Curiga


"yaa astaga aku tidak kemana mana .. semalam aku banyak terbangun jadi badanku agak tidak enak ..jadi aku pergi berendam agar aku tenang" jelas Dinar


"Ohh kalau begitu aku akan pesankan sarapan untuk kita .." ucap ayu yang langsung membuka ponselnya untuk memesan makanan ..


"Kau ayu .. pergilah mandi terlebih dulu .. nanti orang delivery ordernya pingsan mencium baumu" ujar Tria dengan suara agak malas


"hei kau menjengkelkan sekali Tria .. kau menyuruhku mandi tapi kau.. mata saja masih tertutup .. ya dasar pabo" ketus ayu kesal


Dinar hanya tertawa melihat tingkah keduanya dari cermin hiasnya ..


"Emm sudah... tunggu saja 20 menit lagi sampai .. aku akan mandi dulu sembari menunggu" ujar ayu berjalan mengambil handuk .. "Dan kau Tria bangunlah atau aku siram kau dengan air" ujar ayu yang berlari kecil ke kamar mandi


"Yaya Yaya Yaya .. baikalh aku akan mandi setelah kau" ujar Tria Dengan mata yang masih tertutup


skip skip


mereka sudah selesai mandi .. dan tak lama setelah ayu mandi makanan yang dia pesan sudah datang dan mereka sarapan bersama ..


"emm Dinar hari ini kami akan pergi apa kau mau ikut?" tanya ayu


"Tidak aku sedang malas keluar" ujar Dinar lesu


memang setelah kejadian kemarin Dinar menjadi banyak diam .. bahkan senyumannya jarang ditampakan ..


"Ayo kita jalan jalan Dinar .. kau ingat waktu itu kau bilang kau ingin membeli boneka TATA lagi .. Ayo kita membelinya sekarang" bujuk Tria


"Besok saja Tria aku malas keluar .." jawab Dinar dengan wajah datarnya


"tapi kenapa?" tanya ayu


"Kwenchana" jawab singkat Dinar


Dinar bangun dari duduknya dan membereskan sarapanya yang masih tersisa


"Dinar kau mau kemana makananmu belum habis .. sayang jika dibuang " tutur ayu


"Aku sudah kenyang ..lagi pula aku sudah makan lebih dari separuhnya" jawab Dinar yang berjalan ke tempat sampah membuang sisa makanannya


"Maaf jika karna ini kau jadi tidak nafsu makan Dinar maaf "ujar Tria meminta maaf karena ekspresi Dinar berubah setelah Tria dan ayu mengajak dia keluar


"Ini bukan salah kalian .. moodku saja yang sedang tidak bagus .. oh iya selesaikan sarapan kalian .. setelah itu pergilah nanti akan semakin panas jika sudah siang " tutur Dinar yang berlalu pergi ke kasurnya


tidak ada jawaban dari ayu dan Tria .. hanya ada tatapan sendu dari keduanya . melihat sahabatnya yang sedang tidak enak hati karena perkataan Steve


Skip


"kami akan pergi sekarang .. apa kau yakin tidak ingin ikut?" tanya ayu lagi


"Eoh pergilah aku akan menunggu disini saja" ujar Dinar


"Berjanjilah untuk baik baik saja sayang" ucap Tria mengelus pucuk kepala dinar


"Kalian tenang saja .. kalianlah yang harus menjaga diri " tutur Dinar


"Oke kami pergi .. ada apa apa kabari ." ujar ayu


"Berhati hatilah aku menunggu kalian kembali" ujar Dinar tersenyum


Dan pergilah ayu dan Tria dilihatnya oleh dinar kedua sahabatnya yang menjauh darinya


"Aku sangat beruntung memiliki sahabat sehangat mereka .. Bahkan aku tidak merasakan ini dari keluargaku.semoga ini tidak cepat berlalu," gerutu Dinar dengan senyum bahagianya ..


***


Terlihatlah seorang pria yang duduk sendirian di sebuah kursi sebuah taman .. dengan wajah gugup dan juga takut sedikit kawatir.. Tria dan Ayu mempercepat gerakan kakinya .. agar segera sampai pada pria itu .. dan sampainya Tria dan ayu di tempat itu ..


"apa yang ingin kau jelaskan" ujar Tria tanpa basa basi


"Duduklah Dulu aku akan jelaskan semuanya" ujar Steve menggeser posisi duduknya agar Tria dan ayu bisa duduk di sampingnya


"sudah tidak usah banyak bicara .. cepat katakan apa yang akan kau jelaskan " ketus Tria dengan wajah yang masih kesal


"Tria ayo duduk aku capek kalau mau berdiri terus" rengek ayu


"Kau duduklah aku akan berdiri saja" ketus Tria singkat


"Hhufhh (menghela nafas) jadi ini soal kemarin waktu aak.." ucap Steve terpotong


"Jangan bilang kau menyesali kejadian itu" potong ayu


"iya aku menyesal" jawab Steve


"Cckk menyesal .. drama apa lagi ini hah" kesal Tria


"Tolong dengarkan aku dulu .. jadi begini .. Aku ingin meminta maaf soal kejadian kemarin .. aku menyesal bahkan sangat menyesalkan tapi ini semua kemauan Ina" jelas Steve terpotong lagi


"Kenapa kau bawa bawa nama Ina ..kau tau kita pernah berjanji soal ini" ucap ayu yang sudah mulai kesal


"Iya aku tau tapi biarkan aku bicara dulu tolong ..


Aku ingin berkata jujur sekarang .. jadi Ina itu adalah sepupuku .. dia anak dari adik ayahku .. tapi Ina menyuruhku untuk tidak memberi tau kalian dari awal .. dan dia meminta agar aku berpura pura mencintainya .. agar Dinar dan Shin Yoo bisa bersama.. Tapi nyatanya semakin dia merelakan semakin sakit hati juga yang dia terima... maka dari itu dia memutuskan untuk pergi" jelasnya


Ayu dan Tria terkejut mendengar kata bahwa Ina adalah sepupunya .. Ayu hanya diam mencerna perkataan Steve dan berusaha untuk mempercayainya ..


"Ini tidak mungkin Ina tidak pernah bercerita tentang ini dia hanya pernah bercerita bahwa dia memiliki saudara laki laki yang sudah dianggap seperti kakak kandungnya" ujar Tria tidak percaya


"Itu aku " singkat Steve yang meyakinkan Tria dan ayu


"Dan ini permintaan terakhir Ina .. dia ingin temanya merasakan apa yng dia rasakan .. sungguh awalnya aku tidak mau tapi aku tidak tega melihat Ina saat itu "


jelasnya lagi


"Permintaan terakhir apa maksudmu?" tanya ayu heran


"Sebenarnya aku sudah berjanji bahwa aku akan menutup rapat-rapat rahasia ini .. tapi aku akan mengatakan pada kalian agar tidak salah paham .. " tutur Steve ...


"Katakan..!" pinta Tria dengan nada datar


"Ina sudah meninggal seminggu yang lalu .. dia terkena kangker otak stadium akhir yang harus menghilangkan nyawanya" ujar Steve yang mulai meneteskan air mata


perkataan Steve ini berhasil membuat kedua mata gadis itu bulat sempurna .. terkejut sudah pasti .. ayu dan Tria hanya bisa beradu pandang dengan mata yang mulai memerah ..


"Kau jangan mengatakan yang tidak tidak aku akan memukulmu nanti" ujar ayu dengan air mata yang mulai menetes


"Steve aku bersumpah aku akan membalas semua ini jika sampai kau berbohong.. ini tidak lucu .. " tutur Tria dengan nada penuh penekanan


"Aku berkata yang sesungguhnya besok aku akan mengantar kalian ke pemakaman Ina .. ajak Dinar juga aku ingin menjelaskan semuanya .." jelas Steve


"Jadi Ina tidak pergi ke London hah" tanya ayu yang tidak percaya


"Tentu tidak .. Ina menginap di rumahku dua hari sebel dia dirujuk ke RS dan akhirnya meninggal " jelas Steve lagi


"Aaarrrgggghhhh ini tidak mungkin Ina tidak mungkin mati .. dia hanya pergi ke London ini tidak mungkin" teriak Tria dengan isakan yang keras .. tanganya menangkup ke wajah imutnya itu ..


Ayu yang melihat temanya teriak frustasi dia memeluk Tria untuk menenangkan tangisanya


"Tria hentikan hentikan .. tolong hentikan" isakan ayu terdengar sangat kacau . bagaimana tidak Tria seorang yang tidak pernah menangis sampai seperti itu ..


Namun Tria masih setia dengan tangisanya itu ..


"Sebaiknya kita kembali saja ke hotel ayo Tria aku tidak bisa melihat kau seperti ini .." ajak ayu


Tria hanya mengangguk kecil menyetujui ayu


"Steve kau pulang saja .. terimakasih telah menjelaskan semuanya . besok temui kami disini jam 10 pagi dan buktikan semua perkataanmu itu benar atau tidak" tutur ayu


"Tapi apa kalian baik baik saja?" kawatir Steve pada ayu dan Tria


"kami baik pergilah" ucap ayu


"Emm oke kabari jika sesuatu terjadi " Steve pergi meninggalkan. ayu dan Tria


"Tria ayo pulang" ajak ayu menarik tangan tria


"Sebentar aku akan menghapus air mataku dulu .. aku tidak mau Dinar tau tentang ini .. besok biar dia tau sendiri aku tidak mau melihat dia menagis lagi" ujar Tria menghapus air matanya tanpa sisa


Setelah itu ayu dan Tria segera kembali ke hotel karena tidak ingin Dinar kawatir .. mereka sudah pergi terlalu lama sehingga Dinar banyak mengirim pesan kepada ayu dan Tria hanya ingin bertanya kapan mereka kembali


***