'Happy Ending In Seoul City'

'Happy Ending In Seoul City'
mengungkapkan



Dinar dan park Shin Yoo diperjalanan POV


"Oppa sebenarnya kau mau bicara apa kenapa harus pergi dari hotel?" tanya Dinar yang berjalan dibelakang park Shin Yoo dengan tangan yang masih digandeng..


"Nanti kau akan tau .. sudahlah ikuti saja aku " jawab park Shin Yoo yang masih menggandeng tangan Dinar


"Aishh.." gerutu Dinar kesal "Katakan dulu baru aku mau ikut denganmu" cetus Dinar yang menghentikan langkahnya


"Astaga anak ini .. kau mau cepat sampai tidak disini panas .. cepatlah aku tidak akan melakukan yang aneh aneh padamu .. percayalah" ujar park Shin Yoo yang mengeratkan genggamannya ..


"Aku bilang katakan dulu baru aku mau ikut denganmu!" paksa Dinar


"Apa kau mau aku gendong hah .. cepatlah jalan .. atau kau mau aku paksa " ujar park Shin Yoo menatap Dinar


"Tidak perlu aku bisa jalan sendiri cepatlah!!" ucap Dinar yang berjalan terlebih dahulu tanpa melepas genggaman tangan park Shin Yoo


"hey . kau ini .. " ujar park Shin Yoo yang tertarik oleh Dinar ..


Mereka berdua pergi ketaman .. yaa Dinar masih berada di depan menarik tangan park Shin Yoo


skip sampai taman


....


mereka duduk di sebuah kursi kecil bawah pohon yang hanya muat dua orang saja ..


"Katakan apa yang kau inginkan sekarang .." ucap Dinar yang baru saja mendudukkan dirinya di kursi namun tanganya masih menggandeng park Shin Yoo


"Hey apa kau nyaman menggandeng tanganku kenapa kau tidak mau melepaskannya .. tenang saja.aku selalu disini kok .. haha" ejek park Shin Yoo


"eh .. maaf maaf aku lupa .." Dinar langsung melepas genggaman tangannya itu dengan pipi yang merona ..


(aaa Dinar kau Pabo..!!!) gerutunya dalam hati


"Tidak papa kau juga boleh menggenggamnya setiap saat kau mau .. karna ini akan segera menjadi milikmu" ujar park Shin yoo dengan senyum manisnya itu


"Miliku?? apa maksudmu?" tanya Dinar yang tidak mengerti dengan ucapan park Shin Yoo


Park Shin Yoo menghela nafas panjang dan menggenggam tangan Dinar .. " aku jatuh cinta padamu sejak aku melihatmu .. apa kau merasakanya?" ucap park Shin Yoo memandang dinar dalam ..


"Aku?? tapi kenapa aku?" tanya Dinar yang Mandang mata park Shin Yoo


"Ya kau .. kau istimewa bagiku .. selain cantik kau gadis yang kuat . kau perhatian .. kau sangat menyayangi sahabat mu .. kau gadis yang baik dan hangat .. aku kagum padamu .. tapi rasa kagum ini sudah berubah menjadi cinta" tutur park Shin Yoo


Dinar yang tidak bisa menahan malu .. pipinya memerah .. Dinar hanya diam karena dibingungkan dengan apa jawaban yang akan dia beri


"Hey kanapa pipimu merah seperti ini .. kau tidak perlu malu " ujar park Shin Yoo yang mengelus lembut pipi Dinar


"Ah oppa jangan begitu aku malu" ucap Dinar mengalihkan tangan park Shin Yoo


"Jadi bagaimana apa kau mau menjalani hubungan denganku?" tatapanya mulai fokus .. park Shin yoo memandang mata bulat indah Dinar dalam dalam


"Oppa kita baru bertemu" ucap Dinar


"Ini sudah hampir satu bulan .. ini sudah cukup membuatku gila.. dan kau bilang kita baru saja bertemu .. kau ini " ujar park shin yoo mengacak acak pucuk kepala dinar


"Ahh oppa hentikan ..!!" rengek Dinar yang menyingkirkan tangan Park Shin Yoo


"Jawab aku . mau atau tidak aku sudah siapkan ini untukmu.." mengeluarkan sebuah cincin yang indah dari sakunya


"jika kau mau pakailah cincin ini... aku tidak melamarmu .. aku hanya memberikan cincin ini sebagai tanda dimulainya hubungan kita" tuturnya


"Wuah indah sekali .. kapan kau menyiapkannya??" kagum Dinar


"Aish kau ini fokuslah pada pembicaraan ..!" kesal park Shin Yoo


",Eoohh .. oke .. emm oppa bagaimana jika misalnya aku menolaknya?" ucap Dinar


"Tak apa .. tapi kau harus tetap menerima cincin ini sebagai tanda persahabatan.. tapi tidak mungkin kau pasti menerimaku kan?" ucap park Shin Yoo percaya diri


"emm tapi..." ucap Dinar terpotong oleh suara seseorang ...


"Terima saja Dinar kami setuju" ujar seseorang itu ..


"Kalian..!! sejak kapan kalian disini hah?.. Dan kalian pasti sudah mendengar semua ya?" tanya Dinar curiga ..


"Apa kalian mengikuti kami?" lanjut park Shin Yoo


"Ya Dinar.. kau ini .. mana mungkin aku dan Tria membiarkanmu pergi bersama seorang lelaki sendirian seperti ini .. meskipun seseorang itu adalah oppa Shin Yoo .. tapi tetap saja kami kawatir .. kau ini sangat sensitif dengan laki laki.. " tutur ayu


"Aku sudah berubah sekarang" ujar Dinar sekilas


"Wah benarkah .. apa kau sudah siap jatuh cinta sekarang hah" ujar Tria terkekeh


"Tidak juga" jawab Dinar lagi


cetok!!!! "Awwww!!"


sebuah pukulan kecil mendarat di jidat Dinar


"Ayu apa apaan kau ini.. sakit tau!" ujar Dinar mengelus jidatnya


"Kau yang knapa .. tadi bilng berubah .. tapi pas ditanya jatuh cinta kau bilang tidak .. berubah seperti apa yang kau maksudkan sebenrnya.. aishhh kau ini!!" kesal ayu


"Iya aku sudah bisa membuka hati untuk seseorang" ujar Dinar ..


Ayu dan Tria membuatkan matanya dan saling beradu pandang namun tidak ada sepatah katapun keluar dari mulutnya


"Jadi kau mau menerimaku?" tanya park Shin Yoo antusias..


"Hah .. emm bukan.. tappi.." ucap Dinar terpotong


"Sudah terima saja .. bersyukurlah sudah ada yang mau menyayangimu seperti ini" dukung ayu


"Ayu benar .. terima saja .. kau harus bisa membiasakan dirimu terhadap laki laki" sahut Tria


"aish bukan itu.. Aku tidak tau sekarang .. beri aku waktu untuk berfikir . " ujar Dinar


"Berapa lama Dinar ?" tanya park Shin yoo yang menggenggam tangan Dinar lagi


"Mungkin aku akan menjawab saat kita pergi malam Minggu ini .. sabarlah itu hanya tiga hari lagi" jawab Dinar yang memandang balik park Shin Yoo


"Baiklah aku akan menunggu .. semoga aku bisa sabar" tutur park Shin Yoo ..


Dinar memandang ayu dan tria .. matanya mengisyaratkan bahwa dia butuh sebuah saran dari sahabat nya itu


Ayu tersenyum manis dan mengelus pundak Dinar .."Keputusan ada di tanganmu .. kami hanya mendukung yang terbaik bagimu .." ujarnya


"Fikirkaan baik baik .. jangan ada penyesalan kedepanya .. okay" tutur Tria dengan senyum di wajahnya


...


"Ehh .kalau Dinar dengan Shin Yoo kita kapan ayu??" ucap ahoo yang membuat semua orang terkekeh ..


"Oppa kau ini .. jangan merusak suasana .." kesal ayu


"aniya .. aku hanya bertanya" ujarnya lagi


"Wuah baru saja ada sebuah perpisahan .. sekarang akan ada sebuah hubungan baru.. hebat!!" ketus Steve yang memang sedari tadi dia hanya diam memandang drama ini..


"Apa maksudmu!" tanya Tria dengan tatapan intens


"maksudku ??.. tidak aku tidak bermaksud apa-apa aku hanya tidak habis fikir .. kemarin kau menagis sejadi jadinya .. dan sekarang kau terlihat sangat bahagia seprti ini .. satu orang memiliki dua kepribadian wuah hebat ..!'' ujar Steve dengan tatapan smirk nya


mendengar itu .. air mata Dinar langsung jatuh .. hatinya bagai dihantam Batu yang sangat besar .. Tidak ada kata yang bisa terucap .. Dinar langsung pergi meninggalkan taman .. dan disusul ayu dan Tria ..


"Dinar !! hey kau mau kemana?" ayu berlari mengejar Dinar


"Dinar tunggu aku .." ujar park Shin Yoo


"Jangan ada yang mengikuti kami .. pulanglah jangan ada yang datang malam ini .. dan kau (Menunjuk Steve) aku akan bicara padamu nanti" ujar Tria beremosi ..


Tria berlari mengejar ayu dan Dinar yang belum terlalu jauh ..