
...
"Kau lama sekali.." ujar ayu yang melihat Dinar baru saja kembali
"Heheh maaf .. aku bereskan ini dulu.." ucap Dinar yang Mengambil piring bekas makan
"Emm Dinar aku dengar kau seperti sedang berbicara di toilet.. kau berbicara dengan siapa?" tanya Tria
"Hah.. emm ti..tiidak aku tidak berbicara kepada siapapun" jawab Dinar mengelak
"Mungkin aku salah dengar.. baiklah aku bantu kau memberikan ini ya" ujar Tria yang membantu Dinar membuang bungkus makanannya ..
Sementara Dinar sedang merapihkan bekas makan mereka ..
Ayu dan Tria POV
"Aku senang Dinar sudah tidak menangis lagi ..Ya aku tau ini berat tapi Dinar adalah orang yang kuat .. aku yakin kita bisa melewati ini semua .. meski tanpa Ina .. dan Elma ." ujar ayu berbisik
"Jangan ada yang membahas Ina diantara kita .. aku tidak ingin Dinar sedih lagi karna itu .. beritahu oppa Shin Yoo " ucap Tria
"Aku akan beritahu nanti ..
emm Tria aku harap kita akan bersama terus ya .. aku tidak habis pikir dengan apa yang dilakukan Elma dan ina .. bisakah kita untuk tetap bersama?" tanya ayu
"Tentu ayu kita akan bersama ." sahut Tria
ayu yang melihat Dinar sekilas dan berbisik lagi kepada tria
"Tria aku tau Dinar sebenarnya belum baik sekarang .. tapi aku bangga padanya karena dia berusaha menutupi semuanya .." ucap ayu
"Benar ayu .. aku juga merasakan kau tau bagaimana dekatnya Dinar dan Ina bahkan sudah seperti saudara kembar .. maka dari itu hatiku sakit saat melihatnya seperti itu tadi .."jelas Tria
"Aku berharap semoga Dinar bisa segera tersenyum seperti biasa .." ujar ayu ..
"Aku baik baik saja ..aku sudah tidak mau memikirkannya.. berat memang ..tapi ada kalian yang membuatku senang setiap hari" ucap Dinar tiba tiba dibelakang ayu ..
"hah.. sejak kapan kau disana? apa kau mendengarkan semuanya?" tanya ayu kaget
"Iya aku dengar .. jangan kawatir nee aku memang tidak mungkin bisa melupakannya tapi aku berusaha untuk melupakan .." ucap Dinar lagi
"Jangan memaksakan dirimu" cetus Tria
"Aku dan Tria akan selalu bersamamu .. jadi jika ada apa apa bicaralah!" ujar ayu menyambung Tria
"Iya iya.. aku janji.. jangan membahas Ina didepanku nee .. aku sudah tidak ingin menangis lagi .. aku lelah menangis terus" ucap Dinar sedikit tersenyum
"Ahh kau ini Dinar .." ucap ayu
"Pelukkk..!!!!" ucap Tria yang sudah Membentangkan tanganya ..
ketiga gadis itu pun berpelukan ..
iya pertemanan mereka memang selalu hangat seperti ini .. kecuali ada kejadian Ina dan Elma loh yaa π
skip
malam hari
Dinar tengah sibuk dengan ponselnya ..
Ayu dan Tria yang sedang menonton film bersama di laptop ayu ..
"Tria perhatikan Dinar .. tidak biasanya dia sibuk seperti itu pada ponselnya.." ucap ayu
"Benar ayu .. apa Dinar sedang dekat dengan seseorang.. emm tidak tidak kan Dinar hanya membalas pesan lawan jenis itu oppa Shin Yoo saja .. bahkan nomor diponselya tidak ada nomor laki laki " ujar Tria ..
"Hey Dinar ..ada apa di dalam ponselmu itu ? kenapa kau sangat sibuk?" tanya ayu yang membuat Dinar terkejut. .
"Ohh hah!! tidak aku hanya sedang chat dengan teman lamaku di SMP dulu .." bohong Dinar .. iya Dinar sebenarnya sedang chat dengan Elma
"Benarkah? oh oke " jawab ayu
"Emm ayu Tria besok aku akan pergi sebentar aku ingin menenangkan hatiku melihat pemandangan indah Seoul... bolehkan?" tanya Dinar ..
"apa perlu kami temankanmu?" tanya ayu
"Emm tidak aku hanya pergi ke cafe depan sebentar.. jadi aku pergi sendiri saja" jawab Dinar
"Apa kau mau berkencan hah!! Dengan siapa?" tanya ayu Curiga
"Kencan .. apa kau gila hah .. sejak kapan aku mau berkencan " cetus Dinar
"Lalu kau pergi sendiri ingin bertemu siapa?" tanya Tria lagi
"Aku hanya ingin berjalan jalan Tria .. meminum latte panas memandang Seoul yang indah .. itu sangat nyaman" ujar Dinar
"Boleh dinar asal kalau ada apa apa segera kabari .. dan kau Tria kenapa kau sekarang menjadi detektif seperti ini?" tanya ayu
"Aku hanya kawatir karena kejadian tadi" ketus Tria
"Tria aku baik baik saja .. janagn kawatirkan aku . " jawab Dinar .
"Baiklah .. kau boleh pergi besok .. tapi belikan aku ice cream jika kau kembali .. okay .. sudah aku mau tidur dulu aku ngantuk" ujar Tria
"Emm terimaksih .. aku akan ingat pesananmu besok Tria .. mari tidur" ajak Dinar
"Ayo aku juga sudah mengantuk .." ujar ayu menutup layar laptop
.
"Good night" ucap ketiga gadis bersahutan ..
skip pagi ..
seprti biasa semua tengah sibuk mendandani diri ..
"Kau pergi jam berapa nanyi nar?" tanya ayu
"Nanti siang mungkin .." jawab Dinar
"Jangan lupa pesananku tadi malam nee" ucap Tria yang sedang menyisir rambut
"Iya aku ingat. oh kalian mau kemana .. tumben jam segini sudah rapi "tanya Dinar
"Tidak kemana mana .. nanti Shin Yoo oppa cs mau kesini .. siapa tau nanti Ahoo mengajaku pergi .. hahahah"ucap ayu tertawa
"Ahh jinjaa .. " ujar Tria meledek
"Apa masalahmu!!" kesal ayu
"Oh kapan mereka datang?" tanya Dinar
"Tidak tau mungkin nanti siang" jawab ayu
"Jika nnti aku pergi mereka datang sampaikan salamku pada mereka" ujar Dinar
"kau tidak mau menunggu mereka dulu?" tanya Tria
"Emm semoga mereka datang sebelum aku pergi" jawab Dinar
Dreettt Dreettt dering ponsel Dinar
"eohh .. aku angkat sebentar .." ujar Dinar yang pergi agak menjauh karena itu telfon dari Elma ..
Tria dan ayu melihat Dinar "Tumben dia mengangkat telfon menjauh dari kita" ujar ayu
'' iya tidak biasanya begitu .. sudahlah mungkin teman sepesialnya" jawab Tria
"Tidak mungkin Tria kau tau Dinar bagaimana.." sahut ayu lagi
"Berhentilah berfikir buruk dengan seseorang ayu" jawab Tria sekilas.
"Emm oke baiklah .." sahut ayu ..