
Hari ini Mars dan Jasa keluar untuk menyelesaikan salah satu pekerjaan yang sudah di setujui nya.
Seperti biasa, setelan hitam yang semakin menambah ketampanan Mars, semakin membuat wanita tergila gila dengan nya.
Setelah menyelesaikan pekerjaan nya, Mars dan Jasa langsung bergegas pulang, di tengah perjalanan, tiba tiba ada seoarang wanita yang berlari ke tengah jalan hingga hampir nyaris tertabrak oleh Jasa.
" Maaf Tuan, ada seorang wanita yang ingin melakukan bunuh diri " ucap Jasa yang tiba tiba nge rem mendadak
" Coba kamu periksa keluar, apa yang terjadi " ucap Mars yang tidak bisa melihat apa apa sama sekali dengan kekuatan gaib nya
Lalu Jasa pun keluar dari mobil, tampak lah seoarang gadis cantik, yang terbungkuk, di depan mobil Mars
" Permisi,, apa anda baik baik saja " tanya Jasa yang melihat gadis itu terbungkuk menyembunyikan wajah nya
Setelah mendengar pertanyaan Jasa, wanita ini pun menganggkat wajah nya, membuat Mars seakan tidak berkedip melihat kecantikan nya dari dalam mobil
" Saya minta maaf, saya tidak sengaja, tolong jangan tuntut saya ke polisi " ucap gadis itu yang merasa ketakutan karena salah nya sendiri
Lalu Mars pun keluar dari mobil nya, Mars sungguh sangat merasa penasaran dengan wanita itu, Mars sama sekali tidak bisa melihat masa lalu dan masa depan yang akan terjadi dengan wanita tersebut
Panggil wanita ini Chandini, seorang gadis remaja yang masih berusia 16 Tahun, Chandini merupakan seorang gadis remaja yang berparas jelita, hanya saja nasib nya tidak seindah wajah nya, Chandini tinggal di pinggiran jembatan kota itu, hidup miskin bersama ibu nya yang sudah sakit sakit tan.
Chandini sama sekali tidak seperti gadis umum nya, yang langsung merasa jatuh cinta ketika melihat ketampanan wajah Mars, Chandini hanya bersikap biasa dan tidak merasakan apa apa, mesti wajah Mars sudah tepat di hadapan wajah nya
" Apa yang kamu lakukan, Kenapa kamu berlari menghampiri mobil saya, apa kamu ingin bunuh diri " Tanya Mars yang masih merasa penasaran siapa Chandini sebenar nya
" Maaf kan saya, saya benar benar tidak sengaja, saya lagi mencari pertolongan, ibu saya lagi sakit, dan saya tidak tau harus berbuat apa " jawab Chandini yang lagi sangat mencemas kan keadaan ibu nya
" Kenapa kamu tidak membawa ibu mu berobat " Sambung Jasa yang mungkin pertanyaan sama yang ingin di ajukan oleh Mars
" Saya tidak punya uang sama sekali, untuk makan saja tidak bisa, saya mohon tuan, tolong bantu ibu saya, hanya ibu saya yang saya punya di dunia ini " jawab Chandini yang benar benar hidup menderita
Lalu Mars pun akhirnya memberi sebuah kode kepada Jasa untuk bersedia membantu Chandini dan ibu nya
" Dimana rumah kamu " tanya Jasa singkat
" Disana tuan " jawab Chandini lalu pergi membawa Mars dan Jasa untuk menjemput ibu nya
Setiba nya di rumah Chandini, Mars benar benar sangat merasa iba, ia langsung teringat dengan nasib nya sewaktu menjadi manusia dulu, hidup susah dan sangat miskin, tidak punya rumah, bahkan tidak memilili sepasang baju untuk ganti
" Tidak masalah, saya ingin langsung melihat ibu kamu ke dalam " ucap Mars dan Chandini pun langsung menyetujui nya
Setelah melihat Ibu Chandini yang terbaring lemas di tempat tidur nya yang sudah terlihat lapuk itu, Mars langsung bisa melihat bagai mana masa lalu ibu Chandini dan apa yang akan terjadi dengan nya beberapa hari ke depan
Ibu Chandini bernama Laksmi, Mars bisa melihat bahwa Chandini merupakan bukan anak kandung nya, Ibu Laksmi menemukan Chandini dari tempat sampah, lalu mengadopsi nya seperti anak kandung sendiri, Mesti ibu Laksmi tidak bisa memberi kehidupan layak untuk Chandini, tapi beliau sangat menyanyangi nya seperti putri kandung nya
" Terus siapa wanita ini sebenar nya " tanya Mars kembali setelah berhasil melihat masa lalu ibu Laksmi, kenapa aku tidak bisa melihat masa lalu nya begitu juga masa depan nya, tanya Mars kembali dalam hati nya
Dalam tiga hari kedepan Ibu laksmi akan kembali ke sang pencipta, itu yang terlihat jelas oleh Mars, namun Mars tidak ingin membuat Chandini bersedih, lalu mengangkat tubuh ibu laksmi ke mobil nya dan langsung membawa ke rumah sakit
" Tolong bertahan bu, sebentar lagi kita akan sampai di rumah sakit, ibu akan berobat dan ibu akan sembuh, jadi kita bisa mulung bersama lagi, Chandini sangat menyanyangi ibu " Ucap Chandini yang sudah berada di mobil Mars
Mars dan Jasa sungguh merasa bingung dengan Chandini, bagaimana bisa ia tidak terpana dengan ketampanan Mars, sementara jika wanita lain yang berada di posisi nya, mungkin mereka akan lebih memikirkan Mars daripada ibu nya.
Mereka pun sudah tiba di rumah sakit, ibu laksmi langsung di bawa ke UGD, Chandini, Mars dan Jasa pun menunggu di depan pintu UGD tersebut
" Apa yang akan terjadi Tuan " tanya Jasa yang duduk bersama dengan Mars dan jarak nya sedikit jauh dari Chandini
" Usaha nya akan sia sia, Ibu nya sudah menderita kanker stadium akhir, usia nya hanya hitungan hari, ibu nya merupakan wanita yang kuat, mampu menahan sakit nya bertahun tahun dan berhasil menyembunyikan dari Chandini " Jawab Mars yang sudah melihat semua masa lalu ibu laksmi, dan menyebut langsung untuk pertama kali nama seorang perempuan yaitu nama chandini yang tidak sengaja ia dengar sewaktu di dalam mobil nya
" Terus kenapa Tuan masih setuju untuk membawa nya kesini " tanya Jasa kembali
" Saya tidak tega melihat Chandini sedih, Chandini juga bukan anak kandung ibu lakshmi, dan aneh nya saya tidak bisa melihat masa lalu dan masa depan nya, jadi saya masih penasaran Siapa Chandini sebenar nya ? " jawab Mars membuat Jasa langsung mengerti
Ibu lakshmi pun di bawa ke ruang inap, mesti Mars sudah tau apa yang akan di katakan dr. itu, Mars masih menanyakan kondisi ibu laksmi untuk Chandini
" Bagaimana keadaan nya dr. apa dia baik baik saja " Tanya Mars ketika melihat dr. itu keluar dari UGD
" Saya ingin bicarakan ini serius di ruangan saya, untuk keluarga pasien bisa ikut dengan saya " jawab dr. itu Mars, Chandini dan Jasa pun pergi mengikuti langkah kaki dr. yang menangani ibu laksmi
" Apa yang terjadi dengan ibu saya dr." Tanya Chandini ketika sudah berada di ruangan dr.yang bernama dr.Arjuna itu
" Dengan berat hati saya harus mengatakan ini, keadaan ibu kamu benar benar sangat kritis, saya tidak bisa untuk menjamin keselematan nya, beliau sudah menderita kanker stadium akhir, dan kanker itu sudah menjalar keseluruh tubuh nya " jawab dr. Arjuna benar benar membuat Chandini bersedih dan menangisi ibu nya
" Apa yang akan saya lakukan, saya hanya memiliki ibu di dunia ini, tidak,, itu tidak mungkin " Ucap Chandini lalu berlari meninggalkan ruangan dr.Arjuna
Mars dan Jasa pun menyusul Chandini, Jasa sendiri merasa heran, kenapa Mars bisa peduli dengan Chandini, dimana ia sangat mengenal Mars yang sangat bersifat batu itu