
Akuma: "Heh! Senang bertemu denganmu, yang terhormat, yang mulia, Chunshin, raja dari Kage no ōkoku, dan adalah bayangan itu sendiri"
Chunshin : "Akuma? Apakah benar itu kau, Akuma?"
Akuma: "Heh! Sepertinya kau terkejut ya, yang mulia?"
Era: "Kalian sudah saling kenal ya?"
Akuma: "Heh! Aku adalah pengawal yang paling setia dan paling loyal di antara pengawalnya yang lain dari Chunshin. Tentu saja kami sudah saling kenal"
Era: "Sudah kuduga. Aku tidak salah dalam memilih rekan kejahatanku. Hahahaha! Baiklah, karena kalian sudah saling mengenal. Ayo, kita habisi mereka semua!"
Akuma & Chunshin: "Setuju!"
Era: "Jadi begini rencananya. Kalian akan berpencar kemanapun di sekitar planet ini. Dan aku akan mencari penjahat-penjahat yang berada di sekitar planet ini"
Chunshin : "Baiklah! Aku akan pergi ke bagian Utara, dan Akuma akan pergi ke bagian Selatan"
Akuma: "Boleh juga strategimu, yang mulia. Sekarang aku pergi terlebih dahulu ke bagian Selatan, Adios"
Kemudian Akuma langsung pergi meninggalkan tempat mereka berada dan langsung pergi menuju ke bagian Selatan dari planet itu.
...----------------...
Sementara itu di tempat Raphtfumi dan kawan-kawannya berada.
Raphtfumi: "Ok baiklah. Kita sudah berjalan begitu jauh dan kita sampai di tempat ini yang namanya "Kuroushiti (Crow City/Kota Gagak) dalam bahasa Jepang)""
Hakudan: "Kuroushiti? nama kota yang aneh sekali bagiku"
Yuro: "Siapa yang peduli tentang itu? Ayo, kita cek kasus kejahatan di sini"
Dan mereka mengelilingi kota itu untuk mencari apa saja kasus kejahatan yang pernah terjadi. Tapi, ada seseorang yang memiliki bentuk menyerupai manusia setengah gagak di situ, mengikuti kemana mereka pergi.
???: "Ada apa dengan mereka? Sejak kapan mereka berada di sini? Dan apa yang mereka lakukan di kota kelahiranku? Mereka sepertinya harus diberi pelajaran. Rasakanlah kalian, Howaitofaiasākuru!"
Dan orang itu mengeluarkan teknik serangannya yang bernama "Howaitofaiasākuru" yang membuat lingkaran api putih mengelilingi Raphtfumi dan kawan-kawannya.
Imu: "Hah?! Kenapa tiba-tiba ada lingkaran api putih?!"
Yuro: "Heh! Pasti trik dari si penjahat. Keluar kau di manapun kau berada dasar penjahat!"
Dan orang yang mengikuti mereka tadi muncul menunjukkan wajahnya di hadapan Raphtfumi dan kawan-kawannya.
???: "Siapa kalian? Dan apa yang kalian lakukan di sini?"
Raphtfumi : "Mohon maaf pak jika mengganggu ketenteraman di kotamu ini. Namaku Raphtfumi. Dan ini adalah kawan-kawanku, Yuro, Imu & Hakudan. Kami di sini untuk mengecek kasus kejahatan apa saja yang terjadi di sini, pak"
???: "Begitu ya? Baiklah, Keshite"
Setelah orang itu mengatakan "Keshite", lingkaran api putih yang mengelilingi mereka seketika padam.
???: "Ikuti aku. Akan kubawa kalian ke rumahku"
Dan orang itu membawa Raphtfumi dan kawan-kawannya pergi ke rumahnya. Di situ, mereka diberi makan dan minum oleh orang itu.
???: "Bagaimana? Lebih bagus begini bukan?"
Imu: "Ya! Terima kasih pak sudah berusaha payah memberi kami makan dan minum"
???: "Bukan masalah. Aku hanya merasa kalau aku bisa menghormati orang lain, hidupku akan jauh lebih baik"
Hakudan: "Memangnya ada apa, pak? Dan selain itu, nama bapak siapa ya?"
Karasu: "Namaku Karasu. Seorang ahli ramuan dari ras Corvus. Dan soal ada apa yang terjadi, aku adalah anak durhaka yang tidak bisa menghormati orang tua dan saudara-saudaraku, dan paman yang buruk bagi keponakanku"
Imu: "Keponakan? Siapa keponakan bapak?"
Karasu: "Namanya Akuma. Ketika dia masih kecil dan melakukan kesalahan, aku biasanya selalu marah kepada dia. Aku tidak memperlakukannya dia dengan baik hanya karena menurutku, dia itu tidak layak menjadi keponakanku, karena dia adalah satu-satunya keponakanku yang merupakan ras manusia. Dan sekarang, dia sudah besar, pergi merantau untuk melakukan banyak kasus pembunuhan. Aku memanglah paman yang buruk. Yang membuat keponakannya sendiri menjadi pembunuh yang sangatlah kejam"
Raphtfumi: "Tunggu dulu, kemana saja orang tuanya sampai-sampai kau yang harus merawat dia?!"
Karasu: "Orang tuanya sudah mati semenjak dirinya baru lahir. Dan sebelum ibunya mati, dia memberikan pesan terakhir kepadaku: Raphtfumi "Jagalah anakku, rawat dia, seperti dia adalah anakmu sendiri, kakak" setelah itu, dia mati. Dan sejak itu, aku sudah membenci dia sejak kematian adikku, yang adalah ibunya. Karena aku menganggap, bahwa dirinyalah penyebab kematian adikku"
Yuro: "Heh! Kau menganggap dirimu adalah paman yang buruk karena itu? Sadarlah dari masa lalu, maju terus ke depan, lupakanlah masa lalumu, dan jadilah lebih baik, Karasu. Kau sudah buruk di masa lalu, maka jadilah lebih baik di masa ini, sebelum akhir riwayatmu, Karasu"
Karasu: "Terima kasih, Yuro. Tapi tetap saja, aku tetaplah paman yang buruk"
Di tengah pembicaraan mereka, tiba-tiba saja terjadi guncangan di kota itu.
Raphtfumi : "Aku merasakan adanya guncangan di sekitar sini"
Yuro: "Tunggu apalagi, ayo kita cari tau di mana sumber guncangan tersebut"
Dan merekapun pergi mencari sumber guncangan tersebut. Dan setelah terdeteksi, tiba-tiba Raphtfumi dan Hakudan tidak bisa bergerak.
Hakudan: "Hei ada apa ini? Kenapa aku tidak bisa bergerak?!"
Raphtfumi : "Aku juga tidak bisa bergerak"
Akuma: "Heh! Halo, Raphtfumi dan kawan-kawannya"
Akuma: "Kau tidak perlu tahu tentang namaku! Dan lihatlah kawanmu itu, tidak berdaya setelah kuserap darah mereka yang membuat mereka tidak bisa bergerak. Jadi, sudah mengerti bukan? Bahwa darah kalian itu penting. Tanpa darah, kalian tidak akan bisa apa-apa!"
Imu: "Hah? Darah? Sepertinya kau tidak tahu ya bahwa aku adalah ras Slime yang diubah menjadi manusia? Dan apakah kau tidak tahu bahwa ras Slime tidak memiliki darah? Sekarang rasakanlah, Daiyamondosuraimupanchi!"
Yuro: "Begitu juga dengan ras jiwa. Karena mereka hanyalah jiwa tanpa organ, tulang, daging dan hal semacam itu. Yang berarti kami bukan tidak memiliki darah. Rasakanlah, Maguma kazan panchi!"
Dan Yuro dan Imu langsung menggunakan teknik serangan yang adalah pukulan mereka yang bernama "Daiyamondosuraimupanchi" dan "Maguma kazan panchi" dan pukulan itu menimbulkan luka dan panas di saat yang bersamaan kepada Akuma.
Yuro: "Heh! Bagaimana rasanya? Kepanasan?"
Imu: "Terlalu mudah!"
Akuma: "Hahahaha! Kau pikir akan semudah itu ya? Baiklah, Chi no fuhai!"
Setelah Akuma mengatakan kata-kata itu tadi, Raphtfumi dan Hakudan langsung dapat bergerak, tapi mereka malah menyerang Imu dan Yuro.
Imu: "Ada apa ini?! Kenapa mereka berdua malah menyerang kita?!"
Yuro: "Teknik serangan "swap", yaitu teknik serangan yang dapat mengendalikan pikiran musuhnya dan membuatnya menjadi temannya"
Akuma: "Heh! Sepertinya kau tau ya? Ya sudah aku akan pergi terlebih dahulu ya, Adios!"
Karasu: "Howaitofaiasākuru!"
Sontak, lingkaran api putih mengelilingi daerah mereka semua untuk menghambat pergerakan Akuma.
Akuma: "Apa?! Api putih?!"
Karasu: "Karasu chūwa!"
Lalu, banyak gagak-gagak muncul oleh karena perkataan Karasu itu tadi dan gagak-gagak itu menyerang Raphtfumi dan Hakudan, lalu seketika Raphtfumi dan Hakudan berhenti menyerang Imu dan Yuro.
Raphtfumi: "Hah? Hei tunggu dulu apa yang barusan terjadi?!"
Akuma: "Tunggu dulu, gagak-gagak dan api putih itu terlihat tidak asing. Paman? Itukah kau?"
Karasu: "Jangan berpura-pura menjadi keponakanku!"
Akuma: "Jadi benar itu kau, paman?! Ini aku, Akuma. Keponakan yang tidak pernah kau rawat dengan baik"
Karasu: "Tunggu dulu, Akuma?! Itukah kau?!"
Akuma,: "Iya. Inilah aku paman"
Karasu: "Paman tidak menyangka, bahwa kau akan seperti ini. Maafkan paman ya, Akuma"
Akuma: "Tidak apa-apa, paman. Aku sudah memaafkanmu semenjak aku menjadi penjahat. Sekarang, aku ingin menjadi lebih baik dan mengikuti paman saj- *tertusuk sebuah pedang* Argh! *pingsan*"
Karasu: "Akuma? Kau masih sadarkan diri bukan? Tolong jangan tinggalkan paman di saat pamanmu belum bisa menjadi lebih baik!"
???: "Sayang sekali. Tapi penjahat tetaplah penjahat. Dan mereka semua harus mati tanpa ada yang tersisa. Sekarang, aku akan pergi dan membunuh penjahat-penjahat lainnya dulu ya, Bye-bye!"
Dan orang yang menusuk Akuma dengan pedangnya itu pergi meninggalkan mereka begitu saja.
Karasu: "Dasar! Tunggu saja kau, orang tak punya hati! Akan kubalaskan dendam Akuma!"
Yuro: "Aku mengerti. Tapi, aku punya cara untuk menghidupkan kembali Akuma, Karasu. Tapi, aku membutuhkanmu dalam melakukannya"
Karasu: "Baiklah, biarlah aku mengikuti kalian pergi"
Yuro: "Sudah kuduga kalau kau akan langsung mengerti. Sekarang ayo, kita lanjutkan perjalanan kita!"
Raphtfumi: "Baiklah"
Dan merekapun pergi meninggalkan kota itu untuk menjelajahi planet itu dan mencari cara untuk menghidupkan kembali Akuma. Di sisi lain, ada seseorang yang membawa Akuma pergi bersamanya ke suatu markas. Dan beberapa menit kemudian, Akuma pun tersadar.
Akuma: "Hah?! Di mana aku?! Hei tunggu dulu, siapa kau?!"
???: "Tenanglah Akuma. Aku sudah baik membawamu ke sini, Akuma"
Akuma: "Tunggu dulu, suara itu? Kak Emma, itukah kau kak?"
Emma: "Sepertinya kau sudah tahu ya, Akuma?"
Bersambung
Volume 2 Chapter 23 selesai
Selanjutnya di Chapter 24:
Akuma: "Maafkan aku kakak. Aku sudah merusak jabatan kita sebagai anak bangsawan"
Emma: "Tidak apa-apa, Akuma. Aku tahu, bahwa kau akan bisa memperbaikinya"
Shizu: "Emma? Kenapa kau melindungi seorang penjahat yang pernah membuat Sasori marah"
Sasori: "Apa-apaan kau ini, Emma. Kita adalah pahlawan, dan kau membela adikmu yang jahat ini"
Emma: "Tutup mulut kalian! Aku tidak ingin mendengarkan kata-kata itu keluar! Apapun yang terjadi, jika kalian ingin membunuh adikku, maka lewati dulu mayatku!"