Worlds Of Elements

Worlds Of Elements
Chapter 22: Si Pusat Bayangan



Sasori: "Bukan masalah. Sekarang ayo, kita akan mendiskusikan sesuatu dengan yang lainnya"


Gai: "Baiklah"


Lalu Sasori dan Gai-pun pergi untuk mendiskusikan sesuatu dengan rekan-rekan mereka yang lainnya dan mereka sampai di tempat di mana mereka akan berdiskusi itu dan mereka langsung duduk di tempat yang disediakan.


Gai: "Halo semua!"


Tagaki: "Kau datang tepat waktu ya, Gai. Bagaimana keadaanmu sekarang? sudah membaik bukan?"


Gai: "Ya. Jadi, apa yang mau kita diskusikan di sini?"


Sasori: "Jadi, kalian semua seharusnya sudah saling kenal. Maka aku dan Shizu memutuskan satu rencana yang akan kita lakukan dalam menjelajahi planet ini, atau yang dikenal sebagai "Jaakuna Wakusei (bahasa Jepang dari Evil Planet atau Planet Jahat)". Dan Shizu, punya rencana yang bagus"


Hakudan: "Aku tidak suka berlama-lama, jadi apa rencana yang dimaksud?"


Shizu: "Baiklah. Jadi rencananya adalah, kita akan berpencar lagi"


Yuro: "Bukankah itu rencana yang sama saja seperti yang kemarin?"


Shizu: "Ya. Dan kita akan menggunakan rencana itu lagi karena kalian berhasil dengan rencana itu. Meski ada satu yang terlalu marah karena dikata-katain sampai-sampai membuat "Blood Tempest" dan "Full Blood Moon" secara bersamaan"


Raphtfumi : "Eheheh, ya maaf"


Guritchi : "Berhasil? Pft.. Aku, Shin, Hakudan, dan Tagaki saja hampir mati malahan 2 anak baru ini mati oleh Senior Kairi untuk menguji mental kami saja asal kau!"


Shizu: "Heh. Kalian itu beruntung hanya itu saja pengujian mentalnya tahu. Aku, mengalami ujian yang lebih parah. Yaitu, menembak kakakku sendiri. Jadi, tidak usah protes. Dan kali ini, kita akan memilih tim-nya secara acak"


Gai: "Sepertinya itu adalah ide yang sangat bagus"


Lalu mereka memilih tim itu secara acak menggunakan teknologi "Team Generator" yang akan memilih tim secara acak. Dan dari "Team Generator" itu tadi, terbentuk 3 tim. Tim pertama beranggotakan Guritchi, Shin, Tagaki, dan Gai. Tim kedua beranggotakan Yuro, Raphtfumi, Imu, & Hakudan. Dan tim ketiga, yang beranggotakan Shizu, Sasori & True Fallen Creator.


Shizu: "Jadi, ini dia timnya. Tidak usah protes, ya. Baiklah, kalian semua sekarang boleh menjelajah planet ini bersama tim kalian"


Semua (kecuali Sasori): "Baiklah!"


Dan seluruh tim itupun pergi kecuali tim ketiga. Mereka tetap di tempat rapat dan belum pergi.


Sasori: "Entah kenapa aku mengingat seseorang"


Shizu: "Paling juga orang yang tidak penting. Sekarang ayo, kita pergi menjelajahi planet ini"


True Fallen Creator: "Heh! Baiklah"


Dan tim ketiga-pun akhirnya pergi menjelajah.


Sementara itu di sisi tim pertama.


Guritchi: "Baiklah, sepertinya kita sampai ke suatu tempat ya"


Tagaki: "Tapi, tempat macam apa ini?"


Gai: "Kage no ōkoku (bahasa Jepang dari The Shadow Kingdom atau Kerajaan Bayangan). Tempat di mana banyak pengguna kekuatan bayangan berada. Dan tempat yang sangat mematikan jika kau melanggar hukum-hukum di sini"


Shin: "Bagaimana kau tahu semua itu? Dan bagaimana kau tahu segala hal tentang hal ini?"


Gai: "Mudahnya aku sangat pintar dalam pelajaran Geografi dan tahu banyak tentang politik di seluruh tempat yang ada di Planet yang "JAHAT" ini"


Shin: "Begitu ya. Baiklah, mari kita lihat apa yang ada di sini"


Dan merekapun mulai mengelilingi kerajaan itu. Tidak ada yang janggal di sana. Tapi, semuanya berubah ketika ada satu orang.


NPC 1: "Hei, raja pemalas! Apa-apaan hukum di kerajaan ini. Tidak boleh berinteraksi dengan orang dari luar kerajaan ini?! Itu tidak adil!"


???: "Memangnya kenapa? Itu peraturan yang kubuat sesuai dengan kehendakku. Maka dengan begini, bersiaplah untuk penghukuman. Kage no kyūshū!"


NPC 1: "Hei ada apa ini? Kenapa bayanganku menyusut. Eh tunggu, ini bukan menyusut, tapi perlahan menghilang. Tidak....!"


Dan bayangan orang tersebut hilang begitu saja. Dan setelah bayangan orang itu hilang, tiba-tiba saja dia pingsan di hadapan banyak penduduk di kerajaan tersebut.


Shin: "Jadi itu hukuman yang dimaksud yang katamu sangat mematikan? Tampaknya biasa saja"


Gai: "Mungkin begitu. Tapi, ada satu hal yang mematikan dari hal itu, alias teknik serangan yang dikeluarkan oleh sang raja di sini itu. Yaitu, "Kage no kyūshū". Jurus penyerap bayangan yang raja itu gunakan untuk menghukum para rakyat yang melanggar hukum-hukum di sini. Dan penduduk di sini, punya hal yang berbeda dari kita. Yaitu, rakyat di kerajaan ini tanpa bayangan, sama saja dengan kita tanpa organ dan sel penyusun"


Tagaki: "Tunggu dulu, Gai. Jadi maksudmu, setelah mereka kehilangan bayangan mereka, mereka akan-"


Gai: "Mati? Ya, tapi secara perlahan layaknya kita yang masih memiliki beberapa detik untuk hidup setelah terkena suatu hal yang bisa membunuh kita. Setelah bayangan mereka diambil, mereka akan pingsan terlebih dahulu dan beberapa detik kemudian barulah mereka mati"


Guritchi: "Jadi itu sebabnya untuk tidak melanggar hukum-hukum di sini?"


Gai: "Ya. Kalau kau memaksa untuk melanggar, bisa saja. Tapi, hal itu tadi yang akan terjadi"


Di tengah perbincangan mereka, tiba-tiba saja ada proyektil hitam yang datang menyerang mereka. Untungnya mereka masih dapat menghindari serangan itu.


Guritchi : "Itu tadi hampir saja. Untungnya kita masih bisa menghindarinya. Eh tunggu, tapi entah kenapa proyektil tampak aneh sekali"


Gai: "Proyektil hitam? Jangan-jangan... Portal: Damēji tensō!"


Dan firasat Gai benar. Bahwa proyektil hitam itu akan meledak dan ia langsung menggunakan teknik serangan "Portal: Damēji tensō" dan ledakan itu tidak memberikan efek apapun kepada mereka semua dan ada satu orang yang tiba-tiba kesakitan.


???: "Ouch! Tapi bagaimana dia bisa menyadari itu?"


Gai: "Keluarlah kau di manapun kau berada, Pusat Bayangan"


???: "Jadi kau tahu tentang aku ya? Baiklah, aku akan menunjukkan diriku di hadapan kalian berempat "


Dan orang yang dipanggil Gai sebagai "Pusat Bayangan" itupun menunjukkan dirnya di hadapan mereka berempat.


Shin: "Bayanganku, menghilang? Siapa kau?! Dan apa yang kau lakukan pada bayanganku?!"


Dan Chunshin-pun mengeluarkan teknik serangan yang bernama "Kage no wana (Shadow Trap)" dan serangan itu membuat mereka semua tidak bisa bergerak.


Tagaki: "Perangkap dari bayangan ya? Baiklah, Erasure Full Armor mode!"


Setelah masuk ke "Erasure Full Armor mode"nya, dia langsung terbang dan bisa terlepas dari perangkap bayangan yang dibuat oleh Chunshin dan langsung menembaknya dengan Erasure Desert Eagle-nya. Tapi serangan itu berhasil ditahan oleh Chunshin.


Chunshin: "Heh! Serangan yang lemah!"


Guritchi : "Begitu yang. Keberadaannya tidak bisa dihapus secara apapun. Baiklah, maka kita hapus informasi penyusun seluruh alam semesta. Maka, rasakanlah, Glitch: Konpon-tekina sokumen jōhō o kowase!"


Dan Guritchi mengeluarkan teknik serangannya yang bernama "Glitch: Konpon-tekina sokumen jōhō o kowase" itu dan seketika informasi penyusun seluruh alam semesta bahwa dia ada di dunia ini hilang.


Guritchi : "Yes!"


Chunshin: "Kage no kyūshū!"


Setelah Chunshin mengatakan hal itu, bayangan dari Tagaki dan Guritchi seketika menghilang begitu saja. Tetapi, bayangan Gai tidak menghilang, bayangannya masih ada di dirinya.


Gai: "Apa?! Dia masih ada meski informasi penyusun seluruh alam semesta dirusak sehingga membuatnya menjadi tidak ada? Dan dia masih sempat mengeluarkan teknik serangan penyerap bayangan?"


Chunshin: "Heh! Serangan murahan. Lagipula, aku sudah di luar informasi penyusun seluruh alam semesta yang ada. Jadi, kalaupun kau merusak informasiku yang berupa salah satu informasi penyusun seluruh alam semesta sekalipun. Aku akan tetap ada. Dan juga, aku adalah bayangan itu sendiri. Tidak secara metafora dan hal semacam itu. Aku benar-benar adalah bayangan itu sendiri. Aku tidak terikat kematian oleh karena aku adalah bayangan. Dan aku masih bisa ada, karena adanya keberadaan bayangan itu. Sekarang, kalian semua sudah tamat. Ayo, menyerah sajalah kalian para manusia-manusia lemah!"


Gai: "Lemah?! Kalau begitu, Rasakanlah! Portal: Dimensional Finish!"


Dan Gai-pun menggunakan teknik serangannya yang bernama "Portal: Dimensional Finish" yang membawa Chunshin ke dimensi buatan Gai dan dia langsung diikat oleh rantai yang terbuat dari portal.


Chunshin: "Apa ini? Rantai yang terbuat dari portal? *tertusuk oleh 100 pisau* Kya...! apa? Pisau-pisau yang terbuat dari portal? Dan jumlahnya 100?"


Gai: "Bagaimana rasanya, Chunshin? Kesakitan? Aku tahu. Dan itulah yang dirasakan oleh setiap rakyat termasuk teman-temanku yang kau serap bayangannya. Jadi, kembalikanlah bayangan mereka semua"


Chunshin: "Baiklah! Tapi pertama, lepaskan ikatan yang kau buat dulu dan juga keluarkan aku dari dimensi yang kau buat ini!"


Gai: "Baiklah"


Dan Gai melepaskan rantai yang dia buat untuk mengikat Chunshin dan mengembalikan ke dunia asli.


Chunshin: "Hah! Kau tertipu oleh diriku. Sekarang matilah kau! Kage no- *tertembak* Argh.. "


Gai: "Hah?!"


Dan setelah Chunshin mati karena tertembak, seluruh bayangan yang telah ia serap itu kembali ke asalnya.


Guritchi: "Apa?! Heh. Sepertinya Gai berhasil mengalahkannya"


Shin: "Hah? Bayanganku kembali?"


Gai: "Baiklah. Seluruh bayangan telah kembali ke tempatnya. Tapi, siapa yang menembak Chunshin?"


???: "Tidak usah khawatir kawan. Dia sudah kutembak, dan sekarang dia sudah mati. Dan akhirnya, Game Clear!"


Gai: "Hah? Siapa kau sebenarnya?"


???: "Aku hanyalah seorang perempuan yang memiliki kekuatan Game, kawanku. Aku percaya, kita akan bertemu lagi, jadi, bye-bye!"


Dan gadis itu pergi begitu saja. Gai masih terheran-heran akan gadis tersebut.


Gai: "Apa maksudnya itu tadi?"


Tagaki: "Hei, Gai. Kau sedang bicara dengan siapa?"


Gai: "Eh...., bukan siapa-siapa kok. Sekarang marilah kita melanjutkan perjalanan kita, kawan-kawan"


Guritchi : "Baiklah. Ayo!"


Dan mereka berempat pergi meninggalkan tempat itu. Dan merekapun melanjutkan perjalanan mereka. Setelah mereka pergi meninggalkan kerajaan itu, ada seorang yang datang lalu meneleportasikan Chunshin ke suatu bersamanya. Dan setelah Chunshin bangun, dia heran kenapa dia masih bisa hidup.


Chunshin : "Hah? Aku, masih hidup? Tapi bagaimana bisa?"


???: "Akulah yang menyelamatkanmu dari kematian itu tadi, Chunshin"


Chunshin : "Siapa kau?! Dan kenapa kau mau menyelamatkanku?"


Era: "Perkenalkan, namaku Era. Sang tengkorak hitam yang licik dan memiliki kekuatan Error. Aku menyelamatkanmu, karena aku ingin mengajakmu bekerja sama denganku dan rekanku, sebagai seorang penjahat. Hahaha!"


Chunshin: "Kalau begitu, aku akan menerimanya! Aku masih mau balas dendam dengan orang yang menembakku tadi. Ngomong-ngomong, siapa rekanmu itu?"


Era: "Dia adalah orang yang dikalahkan oleh orang yang kau temui itu. Dan dia adalah pengguna kekuatan darah. Perkenalkan, namanya adalah...... Akuma"


Akuma: "Heh! Senang bertemu denganmu, yang terhormat, yang mulia, Chunshin, raja dari Kage no ōkoku, dan adalah bayangan itu sendiri"


Bersambung...


Volume 2 Chapter 21 selesai


Selanjutnya di Chapter 23:


Era: "Baiklah, karena kalian sudah saling mengenal. Ayo, kita habisi mereka semua!"


Akuma: "Heh! Halo, Raphtfumi dan kawan-kawannya"


Yuro: "Siapa kau?! Dan untuk apa kau di sini?!"


Akuma: "Sudah mengerti bukan? Bahwa darah kalian itu penting. Tanpa darah, kalian tidak akan bisa apa-apa!"


Imu: "Dan apakah kau tidak tahu bahwa ras Slime tidak memiliki darah? Rasakanlah, Daiyamondosuraimupanchi!"


Yuro: "Begitu juga dengan ras jiwa. Karena mereka hanyalah jiwa tanpa organ, tulang, daging dan hal semacam itu. Yang berarti kami bukan tidak memiliki darah. Rasakanlah, Maguma kazan panchi!"